5 Cara Menjaga Keikhlasan dalam Beramal, Luruskan Niat Karena Allah SWT
cara menjaga keikhlasan dalam beramal

Date

Facebook
Twitter
WhatsApp
Telegram

Daftar Isi

cara menjaga keikhlasan dalam beramal

Seorang Muslim wajib melakukan segala amal kebaikan hanya karena Allah Ta’ala. Simak cara menjaga keikhlasan dalam beramal berikut agar ibadah yang kita lakukan tak sia-sia dan bernilai pahala di sisi Allah SWT.

Ikhlas dalam Beramal

cara menjaga keikhlasan dalam beramal

Sebelum mengetahui cara menjaga keikhlasan dalam beramal, penting untuk mengetahui makna ikhlas dalam beramal. Mengutip laman Kemenag, ikhlas berarti memurnikan niat dan amal ibadah semata-mata karena Allah SWT, tanpa mengharapkan pujian, penghargaan, atau balasan dari manusia.

Hanya Allah yang mampu menilai kadar keikhlasan yang dilakukan oleh seorang hamba-Nya. Hal ini sesuai dengan sabda Nabi Muhammad SAW:

إنَّ اللهَ لاَ يَنْظُرُ اِلىَ اَجْسَامِكُمْ وَلاَ اِلىَ صُوَرِكُمْ وَ لٰكِنْ يَنْظُرُ اِلىَ قُلُوْبِكُمْ

Artinya: “Sesungguhnya Allah tidak melihat (menilai) jasadmu dan tidak pula menilai bentuk tubuhmu, tetapi Allah melihat (menilai) keikhlasan hatimu.” (HR Muslim).

Namun, ada kalanya hati manusia ingin dipuji, diakui, dan mendapatkan penghargaan saat beramal saleh. Lantas, adakah cara menjaga keikhlasan dalam beramal?

Baca Juga: Doa Meminta Hujan yang Dibaca Rasulullah: Arab, Latin, dan Artinya

Berdoa

cara menjaga keikhlasan dalam beramal

Hal paling utama agar kita bisa menjaga keikhlasan saat beramal adalah memohon doa kepada Allah SWT. Mintalah selalu keikhlasan dalam beribadah. Di antara doa yang sering dibaca oleh ‘Umar bin Khattab radhiyallahu ‘anhu adalah,

اللهمَّ اجعل عملي كُلّه صالحًا، واجعله لِوَجهِك خالصًا، ولا تجعل لأحد فيه شيئًا

“Ya Allah, jadikan seluruh amalku bernilai kebaikan, dan jadikanlah amal tersebut benar-benar ikhlas hanya untuk wajah-Mu, dan jangan jadikan sedikit pun dari amal tersebut untuk siapa pun (selain Engkau).” (Jaamiul Masail karya Ibnu Taimiyyah).

Baca Juga: 3 Keutamaan Sedekah Air: Amal Jariyah yang Tak Terputus Pahalanya

Biasakan Diri Menyembunyikan Amal Saleh

Salah satu cara menjaga keikhlasan dalam beramal adalah dengan membiasakan diri untuk menyembunyikan amal saleh dari orang lain. Ketika seseorang melakukan amal tanpa diketahui orang lain, ia sedang melatih hatinya agar tidak bergantung pada pujian manusia.

Menata Hati dengan Berdzikir

cara menjaga keikhlasan dalam beramal

Dzikir merupakan cara paling efektif untuk menata hati agar mampu beramal dengan ikhlas. Ketika hati sering mengingat Allah, ia menjadi lembut dan mudah diarahkan kepada kebaikan.

Selain itu, dzikir membersihkan hati dari penyakit riya, ujub, dan takabur yang dapat merusak amal. Dengan kondisi hati yang lebih tenang, seseorang dapat mengarahkan niatnya dengan lebih mudah.

Baca Juga: 5 Amalan yang Bisa Memperpanjang Umur, Hidup Penuh Keberkahan

Mengingat Pahala Ikhlas

Ikhlas adalah jalan menuju surga. Tanpa keikhlasan suatu amal tidak akan diterima, dan tanpanya juga seorang hamba akan terjerumus ke dalam neraka. Berusahalah untuk mengingat hal ini, terutama saat perasaaan tidak ikhlas itu kembali hadir. 

Tidak Terpengaruh Ucapan dan Pujian Manusia

cara menjaga keikhlasan dalam beramal

Ciri orang yang hatinya memiliki keikhlasan adalah tidak terpengaruh oleh pujian atau hinaan dari orang lain. Karena itu, salah satu tips menjaga keikhlasan dalam beramal adalah melatih diri untuk tidak terpengaruh ucapan baik pujian maupun pujian dari manusia saat kita beramal. Misalnya, menjaga hati dari pujian orang lain setelah sedekah kepada orang yang membutuhkan.

Hal ini lantaran pujian sering kali menjadi ujian terbesar dalam beramal, yang pelan-pelan dapat merusak kualitas amal dan mengurangi keikhlasan.

Itulah sejumlah cara menjaga keikhlasan dalam beramal. Coba praktikkan dan latihlah diri kita untuk tetap meluruskan niat saat beramal hanya karena Allah SWT semata.

More
articles

Scroll to Top