Menyembelih hewan kurban bukan hanya soal teknik potong, tetapi bagian dari ibadah yang agung. Oleh karena itu, penting bagi setiap Muslim memahami cara menyembelih hewan kurban sesuai syariat, agar sah, berkah, dan bernilai pahala besar di sisi Allah SWT.
Niat dan Doa Menyembelih Hewan Kurban
Sebelum menyembelih, panitia atau shahibul qurban (orang yang berkurban) disunnahkan membaca:
Bismillahi Allahu Akbar, Allahumma hadza minka walaka, Allahumma taqabbal minni.
Artinya: “Dengan nama Allah, Allah Maha Besar. Ya Allah, ini adalah (kurban) dari-Mu dan untuk-Mu. Ya Allah, terimalah (kurban) ini dariku.”
Langkah-Langkah Cara Menyembelih Hewan Kurban Sesuai Syariat

Berikut ini tata cara penyembelihan yang sesuai dengan syariat Islam:
1. Menyiapkan Pisau dan Alat Sembelih
Gunakan pisau tajam untuk mempercepat proses penyembelihan dan mengurangi rasa sakit hewan. Jangan asah pisau di depan hewan agar tidak menakutinya atau bahkan membuatnya stres.
عَنْ أَبِي يَعْلَى شَدَّادِ بنِ أَوْسٍ رَضِيَ اللهُ تَعَالَى عَنْهُ عَنْ رَسُولِ اللهِ صلى الله عليه وسلّم قَالَ: (إِنَّ اللهَ كَتَبَ الإِحْسَانَ عَلَى كُلِّ شَيءٍ. فَإِذَا قَتَلْتُمْ فَأَحْسِنُوْا اْلقِتْلَةَ، وَإِذَا ذَبَحْتُمْ فَأَحْسِنُوْا الذِّبْحَةَ، وَلْيُحِدَّ أَحَدُكُمْ شَفْرَتَهُ، وَلْيُرِحْ ذَبِيْحَتَهُ) رَوَاهُ مُسْلِمٌ
Artinya; “Dari Abu Ya’la Syaddad bin Aus radhiyallahu ‘anhu, dari Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam, beliau bersabda: “Sesungguhnya Allah telah menetapkan ihsan pada segala sesuatu. Jika kalian membunuh, maka bunuhlah dengan cara yang baik. Jika kalian menyembelih, maka sembelihlah dengan cara yang baik. Hendaklah salah seorang di antara kalian menajamkan pisaunya dan memberi ketenangan kepada hewan sembelihannya.” (HR. Muslim).
2. Membaringkan dan Menghadapkan ke Kiblat
Baringkan hewan secara perlahan ke sisi kiri, lalu hadapkan ke arah kiblat. Ini merupakan sunnah Nabi Muhammad SAW dalam proses penyembelihan.
3. Menyembelih dengan Doa dan Takbir
Ucapkan “Bismillahi Allahu Akbar” sebelum memotong. Doa ini menjadi penanda bahwa penyembelihan dilakukan atas nama Allah SWT.
Seorang muslim, dianjurkan untuk membaca “Bismillaahi wallaahu akbar“, sebagaimana dalam hadits Anas bin Malik di atas. Adapun bacaan takbir – Allahu akbar – para ulama sepakat kalau hukum membaca takbir ketika menyembelih ini adalah sunnah dan bukan wajib. Kemudian diikuti bacaan:
- hadza minka wa laka.” (HR. Abu Dawud 2795) atau
- hadza minka wa laka ’anni atau ’an fulan (disebutkan nama shahibul qurban).” atau
- Berdoa agar Allah menerima qurbannya dengan doa, ”Allahumma taqabbal minni atau min fulan (disebutkan nama shahibul qurban)”
Baca juga: Kapan Waktu Penyembelihan Hewan Kurban yang Tepat? Ini Penjelasannya!
4. Memotong dengan Cepat dan Tepat
Pastikan saluran napas (hulqum), saluran makanan (mari’), dan dua pembuluh darah utama (wadajain) terpotong sempurna. Jangan mematahkan leher sebelum hewan benar-benar mati.
Adab dan Cara Menyembelih Hewan Kurban yang Wajib Diperhatikan


Islam sangat memperhatikan akhlak terhadap hewan. Maka dari itu, jangan menyeret hewan dengan kasar, jangan biarkan ia melihat hewan lain disembelih, dan perlakukan dengan lembut hingga akhir.
Bingung Kurban Sendiri? Serahkan Qurbanmu Bersama UCare Indonesia!


Kalau kamu belum terbiasa menyembelih sendiri, tenang saja. UCare Indonesia hadir untuk membantumu menunaikan ibadah kurban lewat program Power Qurban yaitu daging kurban jadi rendang. InsyaAllah, hewan qurban dipastikan sehat dan terjamin, disembelih sesuai syariat dan adab serta disalurkan langsung ke yang membutuhkan.
Yuk, wujudkan kurban terbaikmu tahun ini bersama UCare Indonesia!
Klik di sini untuk berkurban sekarang!




