Adalah Pak Samsul Rijal, penyintas erupsiĀ Semeru tinggal sekaligus bekerja di Kampung Renteng, Desa Sumberwuluh, Kecamatan Candipuro, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur. Sehari-hari beliau menjadi penambang pasir di daerah tersebut. Memang salah satu aliran sungai tersebut dijadikan masyarakat sekitar sebagai sumber penghasilan. Bukan tidak mungkin karena aliran sungai yang ada membawa pasir dari Gunung Semeru.
Tepatnya pada hari Sabtu (04/12/2021) pada saat kejadian, beliau sedang istirahat karena jam pulang sekitar pukul 15.00-16.00 WIB. Beliau menyampaikan, awalnya sudah ada pemberitahuan bahwa akan terjadi banjir karena hujan yang turun terus menerus. Di samping itu menurutnya, juga tidak ada tanda-tanda erupsi.

Saat beliau sedang istirahat, tiba-tiba terjadi awan hitam ditambah debu. Sehingga sekitar pukul 15.00 WIB sampai 16.00 WIB langit di daerahnya nampak seperti malam hari. Warga tahu ini kondisi darurat, akhirnya keluarlah mereka semua dari rumah, termasuk Pak Samsul. Ā Bahkan ia menceritakan sampai lupa mengenakan baju, tapi hanya mengenakan tas selempang.
Pekatnya abu sekaligus debu membuat jarak pandang hanya terlihat 1 meter. Semua warga berlarian ke daerah bawah untuk mencari tempat aman. Ketika, kondisi sudah dirasa aman, ia pun kembali ke rumah untuk memastikan. Sayangnya kondisi di luar dugaan. Rumahnya sudah tertimbun pasir 2,5 meter. Yang terlihat hanya atap saja. Selain itu, saat kejadian juga ada 2 truk yang salah satunya masih ada supirnya dan ia menyelamatkan diri di atas genteng rumah Pak Samsul.
Untuk saat ini, kebetuhan secara logistik terlihat aman karena sudah banyak yang bantu. Harapan saat ini untuk kebanyakan orang adalah agar memiliki kembali tempat tinggal yang nyaman. Kondisi sementara ini, Pak Samsul dan beberapa penyintas erupsi lainnya masih menumpang di rumah pinjaman dengan 7 Keluarga yang merupakan tetangganya.
Dulu, Pak samsul punya 1 truk engkol, 12 hewan ternak, dan 1 rumah. Namun kini rumahnya hancur dan hewan ternaknya hangus. Jadi sudah tidak punya apa-apa. Jadi harapan saat ini masih menunggu, rencana apa yang diambil ke depannya. Kondisi Pak Samsul sendiri masih mengalami trauma. Namun meski demikian ia bersyukur karena keluarganya selamat.


Mari bantu kebutuhan untuk dapur darurat di Semeru untuk saudara-saudara kita yang terdampak melalui https://bantusesama.or.id/dapurdaruratsemeru
Salurkan dana zakat, infaq, dan sedekah melalui layanan transfer antar bank ke:
Mandiri 167 000 2432 085
BSI 685 664 7010
BCA 066 327 1960
A.n Yayasan Ukhuwah Care Indonesia
Informasi dan konfirmasi melalui:
Telp. (021) 8896 0316
Hotline. +62 8222 3339 773
Informasi lengkap dan sapa kami melalui:
Instagram : @lazucare
FB : UCare Indonesia
Twitter : @ucareindonesia
You Tube : LAZ UCare
Telegram : https://t.me/UCareIndonesia
Website : https://www.ucareindonesia.org
Website Donasi : https://donasi.ucareindonesia.org/
Email : sapakami@ucareindonesia.org




