Sadarkah sahabat bahwa waktu adalah modal pokok dari Allah Subhanahu Wa Ta’ala, Sang Pencipta, kepada para hambanya di dunia. Benar, waktu yang diberikan layaknya sebuah bekal atau bahan bakar selama perjalanan. Seperti itu juga dalam kehidupan, waktu menjadi modal seorang muslim untuk menyiapkan bekal sebanyak-banyaknya dan sebaik-baiknya untuk kehidupan di masa selanjutnya.
Ibnul Qayyim dalam kitab Al Jawaabul Kaafi menyebutkan bahwa Imam Syafi’i pernah mendapatkan pelajaran dari orang sufi. Inti nasehat tersebut terdiri dari dua penggalan kalimat berikut:
الوقت كالسيف فإن قطعته وإلا قطعك، ونفسك إن لم تشغلها بالحق وإلا شغلتك بالباطل
“Waktu laksana pedang. Jika engkau tidak menggunakannya, maka ia yang malah akan menebasmu. Dan dirimu jika tidak tersibukkan dalam kebaikan, pasti akan tersibukkan dalam hal yang sia-sia.”
Baca artikel lainnya: 10 Etika Berdoa Menurut Imam Al-Ghazali
Untuk itu seorang muslim diajarkan untuk pandai-pandai menggunakan waktu. Sebab waktu adalah nafas-nafas yang telah pergi dan tak pernah kembali selamanya. Namun yang telah pergi itu akan diperhitungkan dihadapan Allah Azza Wa Jalla. Maka seringkali diperumpamakan betapa bahagianya mereka yang pandai menggunakan waktu. Dari setiap waktu yang digunakan itulah, setiap manusia akan menerima akibat penggunaan waktunya, BAHAGIA atau SENGSARA.
Dikarenakan waktu, umur, dan kesempatan yang telah Allah Subhanahu Wa Ta’ala berikan. Maka Allah juga kelaklah yang akan mempertanyakan dengan modal waktu dan umur yang diberikan telah dipergunakan untuk apa saja.
Jadi, waktu itu laksana pedang. Bila seseorang tidak bisa menggunakannya dengan baik maka pedang tersebut akan menebas dirinya sendiri. Karenanya penting sekali bagi seorang muslim untuk tidak bermain-main dengan waktu, karena sejatinya waktu tak akan pernah kembali. Dia terus berputar dan usiapun juga akan terus bertambah. Selagi Allah Subhanahu Wa Ta’ala masih berikan kepada kita kesempatan dengan waktu yang ada, mari manfaatkan waktu dengan semaksimal mungkin untuk banyak beramal sholeh, seperti perbanyak sedekah, mengamalkan sunnah Nabi SAW, berdzikir, puasa, dsb.
Bismillah, sedekah hari ini mari kita niatkan lillahi Ta’ala sebagai tabungan untuk investasi akhirat. Sedekah mudah cukup dari rumah aja, klik di sini https://donasi.ucareindonesia.org/
Atau transfer ke UCare Indonesia melalui:
BSI (BSM) 7100 3000 14
Mandiri 167 000 2432 085
BNI Syariah 068 566 4701
BCA 066 327 1960
A.n Yayasan Ukhuwah Care Indonesia
Informasi dan konfirmasi melalui:
Telp. (021) 8896 0316
Hotline. +62 8222 3339 773
Informasi lengkap dan sapa kami melalui:
Instagram : @lazucare
FB : UCare Indonesia
Twitter : @ucareindonesia
You Tube : LAZ UCare
Telegram : https://t.me/UCareIndonesia
Website : https://www.ucareindonesia.org
Website Donasi : https://donasi.ucareindonesia.org/
Email : sapakami@ucareindonesia.org




