
Salah satu puasa sunah yang dianjurkan bagi umat Islam adalah puasa Senin dan Kamis. Lantas, kenapa hari Senin Kamis dianjurkan berpuasa? Simak penjelasannya dalam artikel di bawah ini.
Puasa Senin Kamis: Puasa Sunah yang Banyak Keutamaan


Alasan kenapa hari Senin Kamis dianjurkan berpuasa sangat erat kaitannya dengan kedudukan dua puasa ini dalam Islam. Mengutip laman Majelis Ulama Indonesia (MUI), puasa Senin Kamis termasuk puasa sunah yang sangat dianjurkan oleh para ulama, khususnya dalam mazhab Syafi’i.
Rasulullah SAW bersabda dalam sebuah hadis yang berbunyi:
عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ تُعْرَضُ الْأَعْمَالُ يَوْمَ الِاثْنَيْنِ وَالْخَمِيسِ فَأُحِبُّ أَنْ يُعْرَضَ عَمَلِي وَأَنَا صَائِمٌ
Artinya: Dari Abu Hurairah, sesungguhnya Rasulullah bersabda, seluruh amal hamba itu dilaporkan di hadapan Allah pada hari Senin dan hari Kamis. Aku senang sekali jika amalku diperlihatkan di saat aku sedang berpuasa. (HR Turmudzi).
Baca Juga: Tata Cara Sholat Taubat Lengkap: Niat, Waktu Pelaksanaan, dan Doanya
Keistimewaan Hari Senin dan Kamis Lainnya


Masih banyak keistimewaan hari Senin dan Kamis dalam Islam yang menjadi alasan kenapa hari Senin Kamis dianjurkan berpuasa. Di antaranya:
Hari Kelahiran dan Kerasulan Nabi
Rasulullah SAW lahir pada hari Senin, 12 Rabiul Awal atau sekitar tahun 570/571 Masehi di Kota Mekkah. Berpuasa pada Senin adalah wujud syukur atas nikmat kelahiran dan kerasulan Nabi Muhammad SAW. Hal ini sesuai dengan sebuah hadis yang berbunyi:
“Hari Senin adalah hari aku dilahirkan, dan hari aku diutus atau diturunkannya wahyu kepadaku.” (HR. Muslim no. 1162)
Baca Juga: Bolehkah Niat Puasa Senin Kamis di Pagi Hari? Ini Penjelasannya
Amalan yang Rutin Dikerjakan Rasulullah
Puasa Senin dan Kamis disunahkan karena Rasulullah SAW membiasakan diri berpuasa pada kedua hari tersebut. Hal ini sebagaimana hadis yang diriwayatkan Sayyidah Aisyah ra yang berbunyi:
وَيُسْتَحَبُّ صَوْمُ الِاثْنَيْنِ وَالْخَمِيسِ؛ لِمَا رُوِيَ عَنْ عَائِشَةَ قَالَتْ: كَانَ النَّبِيُّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَتَحَرَّى صَوْمَ الِاثْنَيْنِ وَالْخَمِيسِ
“Disunahkan berpuasa pada hari Senin dan Kamis, berdasarkan riwayat dari Aisyah binti Abu Bakar yang berkata: Nabi SAW senantiasa memperhatikan dan memilih untuk berpuasa pada hari Senin dan Kamis.
Dibukanya Pintu-pintu Surga


Kenapa hari Senin Kamis dianjurkan berpuasa? Salah satu jawabannya adalah karena pada kedua hari tersebut Allah membuka pintu surga.
Dalam hadis riwayat Imam Muslim disebutkan bahwa di hari itu, Allah memberi ampunan kepada hamba-hamba-Nya yang tidak menyekutukan-Nya, kecuali orang yang masih menyimpan permusuhan dengan saudaranya.
Demikian penjelasan mengenai kenapa hari Senin Kamis dianjurkan berpuasa. Dengan menunaikan puasa sunah pada dua hari itu, kita bisa semakin mendekatkan diri kepada Allah dan mengikuti sunah Rasulullah SWT.




