3 Amalan Bulan Syawal yang Bisa Dikerjakan, Salah Satunya Menikah
peristiwa penting di bulan Syawal

Date

Facebook
Twitter
WhatsApp
Telegram

Daftar Isi

amalan bulan Syawal

Umat Islam saat ini telah memasuki bulan Syawal. Bulan ini terasa istimewa karena terdapat Hari Raya Idul Fitri. Agar mendapatkan keutamaannya, apa saja amalan bulan Syawal yang bisa umat Islam kerjakan? Simak penjelasannya dalam artikel di bawah ini.

Bulan Syawal: Bulan Istimewa bagi Umat Islam

amalan bulan Syawal

Sebelum mengetahui amalan bulan Syawal yang bisa dikerjakan, penting untuk mengetahui keistimewaan bulan ini.

Dalam kalender Islam, bulan Syawal merupakan bulan kesepuluh, hadir tepat setelah bulan Ramadhan. Selain Ramadhan, bulan Syawal juga memiliki keistimewaan yang sayang untuk dilewatkan. Bahkan, umat Islam dianjurkan berpuasa sunah enam hari sebagai penyempurna ibadah Ramadhan.

Berdasarkan Kalender Hijriah Indonesia Tahun 2026 yang diterbitkan oleh Kementerian Agama (Kemenag) dan penetapan 1 Syawal 1447 H melalui sidang Isbat, bulan Syawal 2026 berlangsung sampai Sabtu, 18 April 2026. Sedangkan merujuk pada Kalender Hijriah Global Tunggal (KHGT) 1447, bulan Syawal 2026 Muhammadiyah sampai Jumat, 17 April 2026.

Baca Juga: Bacaan Niat Puasa Syawal 1447 H: Arab, Latin, dan Artinya

Amalan Bulan Syawal

amalan bulan Syawal

Berikut ini sejumlah amalan bulan Syawal yang bisa dikerjakan umat Islam, melansir laman Majelis Ulama Indonesia (MUI):

Puasa Sunah 6 Hari

Umat Islam disunahkan berpuasa selama 6 hari di bulan Syawal. Hal ini dijelaskan dalam sebuah hadis Rasulullah SAW yang berbunyi:

مَنْ صَامَ رَمَضَانَ ثُمَّ أَتْبَعَهُ سِتًّا مِنْ شَوَّالٍ كَانَ كَصِيَامِ الدَّهْرِ

Artinya: “Siapa saja yang berpuasa Ramadhan, kemudian dilanjutkan dengan enam hari di bulan Syawal, maka seperti pahala berpuasa setahun.” (HR Muslim).

Puasa sunah 6 hari di bulan Syawal juga menjadi salah satu tanda diterimanya ibadah seseorang di bulan Ramadhan.

Baca Juga: Bantuan Kebencanaan untuk Ibu Eti Rachmawati: Dukung Majelis Taklim Ziyadatul Khair Kembali Berdiri

Itikaf

Amalan bulan Syawal yang bisa dikerjakan selanjutnya adalah beritikaf. Umat Islam yang tidak sempat beritikaf di bulan Ramadhan disunahkan untuk menggantinya di bulan Syawal. Hal ini dijelaskan dalam sebuah hadis Rasulullah SAW yang berbunyi:

فَتَرَكَ الِاعْتِكَافَ ذَلِكَ الشَّهْرَ ثُمَّ اعْتَكَفَ عَشْرًا مِنْ شَوَّالٍ.

“Kemudian Nabi tidak beri’tikaf pada bulan Ramadhan tersebut dan beri’tikaf sepuluh hari di bulan Syawal.” (HR. Bukhari)

Baca Juga: Penyaluran Hygiene Kit UCare Indonesia x ASKLIN Kota Bekasi ke Kampung Pemulung

Menikah

amalan bulan Syawal

Menikah juga termasuk amalan bulan Syawal yang bisa dikerjakan. Sebuah riwayat menjelaskan bahwa Rasulullah SAW menikahi Sayyidah Aisyah pada bulan Syawal.

Itulah penjelasan mengenai amalan bulan Syawal yang bisa umat Islam kerjakan. Semoga Allah melimpahkan pahala yang sempurna setelah beribadah penuh di bulan Ramadhan hingga Syawal. Aamiin yaa robbal ‘alamiin.

More
articles

Scroll to Top