Bukan Cuma Makan dan Minum, Apa Saja yang Membatalkan Puasa Ramadhan?
peristiwa penting di bulan Syawal

Date

Facebook
Twitter
WhatsApp
Telegram

Daftar Isi

Apa saja yang membatalkan puasa Ramadhan

Umat Islam diwajibkan menahan lapar dan haus dari Subuh hingga waktu Maghrib saat berpuasa di bulan Ramadhan. Meski begitu, ternyata bukan cuma makan dan minum saja yang bisa membatalkan ibadah puasa. Apa saja yang membatalkan puasa Ramadhan?

Perintah Berpuasa dalam Islam

apa saja yang membatalkan puasa Ramadhan

Sebelum mengetahui apa saja yang membatalkan puasa Ramadhan, penting untuk mengetahui penjelasan mengenai perintah berpuasa dalam Islam.

Bulan Ramadhan merupakan bulan yang istimewa bagi umat muslim di seluruh dunia. Bulan yang mulia ini memiliki banyak keutamaan di dalamnya sebagaimana disebutkan dalam Al-Qur’an dan hadis.

Di bulan ini, Allah SWT memerintahkan umat Islam untuk berpuasa selama satu bulan lamanya, yang dijelaskan dalam Al-Qur’an Surat Al-Baqarah Ayat 183 yang berbunyi:

يٰٓاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوْا كُتِبَ عَلَيْكُمُ الصِّيَامُ كَمَا كُتِبَ عَلَى الَّذِيْنَ مِنْ قَبْلِكُمْ لَععَلَّكُمْ تَتَّقُوْنَۙ

Artinya: “Wahai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertakwa.”

Baca Juga: 7 Golongan yang Diperbolehkan Tidak Berpuasa Ramadhan, Siapa Saja?

Hal-hal yang Membatalkan Puasa

Apa saja yang membatalkan puasa Ramadhan

Agar bisa beribadah secara maksimal, simak sejumlah hal yang membatalkan puasa Ramadhan. Apa saja yang membatalkan puasa Ramadhan?

Makan dan Minum dengan Sengaja

Melansir BAZNAS, jika seseorang makan atau minum dengan sengaja di siang hari pada bulan Ramadhan, maka puasanya batal. Namun jika lupa, lalu teringat dan segera berhenti, puasanya tetap sah.

Allah SWT berfirman dalam Al-Qur’an Surat Al-Baqarah ayat 187 yang artinya:

“Makan dan minumlah hingga jelas bagimu (perbedaan) antara benang putih dan benang hitam, yaitu fajar. Kemudian sempurnakanlah puasa sampai (datang) malam.”

Baca Juga: Doa Setelah Sholat Tarawih Ramadhan 2026: Arab, Latin, dan Artinya

Berhubungan Suami-Istri di Siang Hari

Apa saja yang membatalkan puasa Ramadhan selanjutnya? Salah satunya adalah berhubungan suami-istri di siang hari.

Jika suami-istri melakukan hal ini, maka selain wajib mengqadha puasa, maka mereka harus membayar denda kafarat. Kafaratnya adalah dengan memerdekakan budak, atau jika tidak mampu maka berpuasa dua bulan berturut-turut, atau memberi makan 60 orang miskin.

Muntah dengan Sengaja

Apa saja yang membatalkan puasa Ramadhan

Muntah dengan sengaja juga bisa membatalkan puasa Ramadhan. Maksudnya seseorang melakukan kegiatan dengan tujuan agar dirinya muntah.

Seperti memasukkan tangan ke mulut sampai ke bagian dalam, putar-putar sampai pusing, berolahraga terus-menerus hingga kelelahan dan akhirnya bisa muntah, maka hal tersebut bisa membatalkan puasa.

Keluar Air Mani dengan Sengaja

Jika mani keluar karena perbuatan yang disengaja seperti onani atau rangsangan fisik yang dilakukan sendiri, maka puasa batal. Namun jika keluar karena mimpi (ihtilam), puasa tetap sah karena terjadi di luar kendali.

Baca Juga: 5 Keutamaan Bulan Ramadhan: Bulan Penuh Berkah dan Turunnya Al-Qur’an

Haid dan Nifas

Hal apa saja yang membatalkan puasa Ramadhan selanjutnya adalah haid dan nifas. Seorang perempuan yang haid maupun nifas pada bulan Ramadhan maka puasanya batal dan wajib menggantinya di hari lains setelah Ramadhan.

Murtad

Keluar dari Islam, baik melalui perkataan maupun perbuatan, otomatis membatalkan seluruh ibadah, termasuk puasa. Jika seseorang mengingkari keesaan Allah saat berpuasa, maka puasanya batal.

Baca Juga: Bantuan Modal Usaha untuk Pak Rahman: Wujudkan Kolaborasi dan Tingkatkan Kualitas Produksi

Hilang Akal

apa saja yang membatalkan puasa Ramadhan

Jika seseorang kehilangan kesadaran sepanjang hari sejak fajar hingga maghrib, maka puasanya tidak sah. Namun jika masih sadar walau hanya sebagian waktu, puasanya tetap sah.

Itulah penjelasan mengenai hal-hal apa saja yang membatalkan puasa Ramadhan. Semoga kita semua bisa menjaga puasa kita dengan baik untuk mencapai derajat takwa di mata Allah Ta’ala. Aamiin yaa robbal ‘alamiin.

More
articles

Scroll to Top