
Ihram merupakan kondisi yang harus dipenuhi seorang Muslim ketika memulai ibadah haji maupun umrah. Kondisi ini ditandai dengan membaca niat, memakai pakaian ihram, serta mematuhi hal-hal yang dilarang dan dibolehkan saat ihram. Apa saja?
Ihram: Rukun Haji yang Harus Dilaksanakan


Sebelum mengetahui hal yang dilarang dan dibolehkan saat ihram, penting untuk mengetahui makna ihram dalam ibadah haji. Ihram adalah salah satu rukun dalam ibadah haji. Mengutip laman BPKH, secara bahasa, kata ihram berasal dari bahasa Arab yaitu “haram” yang artinya suci atau terlarang/tercegah.
Dalam konteks ibadah haji dan umrah, ihram berarti masuk (mengerjakan) ibadah haji dengan mengharamkan hal-hal yang dilarang selama berihram. Misalnya, jimak, menikah, berkata kotor, bertengkar, melakukan maksiat dan perbuatan tercela, dan sebagainya. Dengan mengucapkan niat ihram haji atau umrah, seseorang berarti telah mulai melaksanakan haji atau umrah.
Baca Juga: 5 Amalan yang Setara Haji dan Umrah, Salah Satunya Membantu Sesama
Larangan Ihram


Jamaah haji harus memperhatikan hal yang dilarang dan dibolehkan saat ihram. Berikut ini sejumlah larangan saat ihram. Larangan ini tidak boleh dilakukan ketika telah masuk manasik, berniat untuk mengerjakan rangkaian ibadah haji atau umrah.
- Mencabut atau mencukur rambut yang ada di badan, seperti rambut kepala, bulu kemaluan, kumis, dan jenggot
- Memotong kuku atau mengelupasi kulit dari badan
- Memakai parfum atau minyak wangi, baik langsung di badan maupun pakaian ihramnya
- Menutup kepala dan wajah dengan sesuatu yang langsung menempel di wajahnya
- Memakai pakaian berjahit seperti celana, kaus, kaus kaki, dan. Sebagainya
- Membunuh binatang darat yang halal dimakan
- Khitbah dan menikah
- Bercumbu
- Jimak atau berhubungan badan
Baca Juga: Kapan Waktu Pelaksanaan Kurban? Ini Batas Akhirnya Sesuai Syariat
Hal yang Dibolehkan saat Ihram


Mengetahui hal yang dilarang dan dibolehkan saat ihram perlu diperhatikan agar ibadah saat haji tetap optimal. Berikut hal-hal yang dibolehkan saat ihram:
- Membunuh binatang buas atau yang membahayakan, misalnya kalajengking, tikus, ular, anjing buas, gagak, nyamuk, lalat
- Mandi
- Menyikat gigi
- Berbekam
- Memakai minyak angin, balsem, yang dimaksudkan untuk pengobatan
- Memakai kacamata, jam tangan, cincin, ikat pinggang
- Bernaung di bawah payung, mobil, tenda dan pohon
- Membuka tangan dan kaki bagi wanita ketika berwudhu di tempat wudhu perempuan
- Mencuci dan mengganti kain ihram
- Menggaruk kepala dan badan
- Menyembelih binatang ternak yang jinak dan binatang buruan laut
- Memakai perhiasan bagi wanita.
Baca Juga: Umat Islam Wajib Tahu, Ini Hukum dan 3 Keutamaan Berkurban


Selain itu, jemaah haji juga diperbolehkan menggunakan produk kebersihan atau kesehatan kulit seperti sabun, pasta gigi, pelembap bibir, hingga lotion dengan tujuan untuk melindungi kulit.
Demikian penjelasan mengenai hal-hal yang dilarang dan dibolehkan saat ihram dalam melaksanakan ibadah haji. Semoga bermanfaat dan menambah semangat kita selama menjalankan ibadah di Tanah Suci. Aamiin yaa robbal ‘alamiin.


