Kisah Khadijah RA yang Menginfakkan Seluruh Harta untuk Dakwah Rasulullah
kisah khadijah ra

Date

Facebook
Twitter
WhatsApp
Telegram

Daftar Isi

kisah khadijah ra

Nama Khadijah binti Khuwailid harum tak sekadar karena ialah isteri yang sangat dicintai Rasulullah Muhammad SAW. Kisah Khadijah RA yang menginfakkan seluruh hartanya untuk kepentingan dakwah Rasulullah menjadi teladan bagi umat Islam.

Khadijah RA: Istri Sekaligus Kekuatan Perjuangan Rasulullah

kisah khadijah ra

Di balik perjuangan luar biasa dari Rasulullah SAW menyebarkan agama Islam, terdapat sosok istri tercinta: Khadijah Radhiyallahu’anha. Khadijah bukanlah sekadar sosok istri, melainkan sosok pendukung dan sumber kekuatan bagi perjuangan berat Rasulullah SAW.

Khadijah lahir di Mekkah pada 555 M dari pasangan Khuwailid bin Asad dan Fatimah binti Zaidah. Ia tumbuh di lingkungan keluarga terpandang dan mewarisi bakat berdagang dari ayahnya. Khadijah mendapat julukan Thahirah yang artinya perempuan suci karena akhlaknya yang luhur. Kisah Khadijah RA selalu menggugah hati siapapun yang mendengarnya, karena beliau termasuk orang pertama yang beriman kepada Allah SWT.

Baca Juga: 5 Kebiasaan yang Bisa Membuka Pintu Rezeki, Jangan Lupa Bersyukur!

Pernikahan Khadijah dengan Rasulullah SAW

kisah khadijah ra

Sebelum menikah dengan Rasulullah, Khadijah merupakan seorang janda yang dihormati dan saudagar yang kaya raya. Khadijah tertarik dengan kejujuran dan akhlak mulia Nabi Muhammad hingga menyampaikan lamaran melalui sahabatnya, Nafisah.

Saat menikah, Sayyidah Khadijah berusia 40 tahun, sementara Nabi Muhammad berusia 25 tahun. Selama Khadijah hidup, Nabi Muhammad tidak pernah berpoligami. Khadijah menjadi pendukung setia dakwah Islam hingga akhir hayatnya di usia 65 tahun, setelah 25 tahun membina rumah tangga.

Baca Juga: Sedekah Daging UCare Indonesia: Peduli Kebutuhan Gizi Warga Pejuang Nafkah di Jalan

Khadijah Pendukung Utama Dakwah Rasulullah

kisah khadijah ra

Kisah Khadijah RA Ummul Mukminin bersama Nabi Muhammad SAW tak sekadar menjadi pendamping dalam rumah tangga. Khadijah yang seorang pedagang sukses dikisahkan menginfakkan seluruh hartanya untuk kepentingan dakwah Rasulullah, terutama di fase awal dakwah di Mekah.

Harta Khadijah digunakan untuk membiayai kebutuhan hidup keluarga. Beliau membebaskan Rasulullah dari beban mencari nafkah sehingga bisa fokus penuh pada dakwah. Khadijah juga dikenal senang memberi makan fakir miskin dan membantu mereka yang membutuhkan. Selain itu, harta Khadijah juga sangat berperan dalam membebaskan para budak yang baru masuk Islam dan disiksa oleh tuannya, seperti Bilal bin Rabah.

Khadijah juga menerima ujian terberat di tahun ketujuh kenabian. Beliau menghabiskan sisa kekayaannya untuk membeli makanan secara sembunyi-sembunyi dan membagikannya kepada kaum Muslimin yang terisolasi saat masa pemboikotan oleh kaum kafir Quraisy.

Baca Juga: Bolehkah Niat Puasa Senin Kamis di Pagi Hari? Ini Penjelasannya

Hadiah Istana di Surga untuk Khadijah

kisah khadijah ra

Kisah Khadijah RA yang mengorbannya seluruh hartanya di jalan Allah demi kepentingan dakwah Rasulullah SAW mendapatkan kemuliaan di sisi-Nya. Melalui Malaikat Jibril, Allah SWT menyampaikan salam khusus kepada Khadijah binti Khuwailid dan memberikan kabar gembira mengenai istana di surga yang dibangunkan khusus untuknya.

Istana itu terbuat dari mutiara yang di dalamnya tanpa kebisingan dan rasa lelah sebagai balasan atas pengorbanan dan kesetiaan Khadijah. Semoga kisah Khadijah RA dapat kita ambil hikmahnya dan membuat kita termotivasi untuk semakin rajin menunaikan zakat, infak, dan sedekah secara ikhlas karena Allah Ta’ala.

More
articles

Scroll to Top