Tata Cara Sholat Hajat: Lengkap dengan Niat dan Doanya
tata cara sholat hajat

Date

Facebook
Twitter
WhatsApp
Telegram

Daftar Isi

tata cara sholat hajat

Sholat hajat adalah sholat sunah yang ditunaikan saat seorang Muslim ingin meminta sesuatu. Simak penjelasan mengenai tata cara sholat hajat lengkap dengan niat dan doanya dalam artikel berikut ini.

Pengertian Sholat Hajat

tata cara sholat hajat

Sebelum mengetahui tata cara sholat hajat, penting untuk mengetahui pengertiannya. Sholat hajat adalah sholat yang dilakukan untuk memohon agar Allah SWT mengabulkan hajat atau keinginannya.

Hukum sholat hajat adalah sunah dan dilakukan sebanyak dua rakaat hingga dua belas rakaat. Sebagian besar ulama dan orang saleh umumnya melaksanakan sholat Hajat sebanyak 12 rakaat ketika memiliki kebutuhan atau permintaan khusus kepada Allah.

Anjuran menunaikan sholat hajat dijelaskan dalam sebuah hadis yang diriwayatkan Imam At-Tirmidzi yang berbunyi:

“Seseorang yang memiliki hajat (keinginan) kepada Allah atau kepada manusia, hendaklah dia berwudhu dengan menyempurnakan wudhunya, lalu melaksanakan sholat dua rakaat, memuji kepada Allah, membaca shalawat kepada Nabi Muhammad SAW,” (HR. Tirmidzi).

Baca Juga: 5 Golongan yang Berhak Menerima Daging Kurban, Siapa Saja?

Niat Sholat Hajat

tata cara sholat hajat

Sebelum mengetahui tata cara sholat hajat, berikut ini bacaan niat sholat hajat yang bisa diamalkan:

أُصَلِّيْ سُنَّةَ الحَاجَةِ رَكْعَتَيْنِ أَدَاءً لِلهِ تَعَالَى

Ushallî sunnatal ḫâjati rak‘ataini adâ‘an lillâhi ta‘âlâ

Artinya: Aku menyengaja sholat sunah hajat dua rakaat tunai karena Allah SWT.”

Sholat hajat bisa dilaksanakan pada malam hari setelah sholat Isya hingga sebelum waktu subuh. Namun, waktu yang dianjurkan adalah sepertiga malam terakhir. Waktu ini dianggap waktu terbaik karena pada saat itu banyak doa yang mustajab.

Baca Juga: Bolehkah Kurban untuk Orang yang Sudah Meninggal? Ini Hukumnya

Tata Cara Sholat Hajat

tata cara sholat hajat

Tata cara sholat hajat hampir sama dengan melaksanakan sholat sunah lainnya. Berikut ini tata caranya melansir laman Kemenag:

  1. Membaca niat
  2. Membaca Surat Al Fatihah yang dilanjutkan dengan membaca surat-surat pendek (dianjurkan untuk membaca surat Al-Ikhlas dan ayat kursi).
  3. Rukuk
  4. Sujud
  5. Ulangi pada rakaat kedua
  6. Setelah selesai sholat, lanjutkan dengan membaca doa khusus yang dianjurkan dalam sholat hajat. Doa ini memohon agar Allah mengabulkan hajat atau kebutuhan yang diinginkan.

Baca Juga: Apa Hukum Kurban Online dalam Islam? Ini Penjelasannya

Doa Sholat Hajat

tata cara sholat hajat

Setelah mengetahui tata cara sholat hajat, berikut ini bacaan doa setelah sholat hajat:

سُبْحَانَ الَّذِي لَبِسَ العِزَّ وَقَالَ بِهِ، سُبْحَانَ الَّذِي تَعَطَّفَ بِالمَجْدِ وَتَكَرَّمَ بِهِ، سُبْحَانَ ذِي العِزِّ وَالكَرَمِ، سُبْحَانَ ذِي الطَوْلِ أَسْأَلُكَ بِمَعَاقِدِ العِزِّ مِنْ عَرْشِكَ وَمُنْتَهَى الرَّحْمَةِ مِنْ كِتَابِكَ وَبِاسْمِكَ الأَعْظَمِ وَجَدِّكَ الأَعْلَى وَكَلِمَاتِكَ التَّامَّاتِ العَامَّاتِ الَّتِي لَا يُجَاوِزُهُنَّ بِرٌّ وَلَا فَاجِرٌ أَنْ تُصَلِّيَ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ 

Subḫânal-ladzî labisal-‘izza wa qâla bihi. Subḫânal-ladzî ta‘aththafa bil-majdi wa takarrama bihi. Subḫâna dzil-‘izzi wal-kirami, subḫâna dzith-thauli as’aluka bimu‘âqidil-‘izzi min ‘arsyika wa muntahar-raḫmati min kitâbika wa bismikal-a‘dhami wa jaddikal-a‘la wa kalimâtikat-tâmmâtil-‘âmmâtil-latî lâ yujâwizuhunna birrun wa lâ fâjirun an tushalliya ‘ala sayyidinâ Muḫammadin wa ‘ala âli sayyidinâ Muḫammadin.

Artinya: “Mahasuci Zat yang mengenakan keagungan dan berkata dengannya. Mahasuci Zat yang menaruh iba dan menjadi mulia karenanya. Mahasuci Zat pemilik keagungan dan kemuliaan. Mahasuci Zat pemilik karunia. Aku memohon kepada-Mu agar bershalawat untuk Sayyidina Muhammad dan keluarganya dengan garis-garis luar mulia Arasy-Mu, puncak rahmat kitab-Mu, dan dengan nama-Mu yang sangat agung, kemuliaan-Mu yang tinggi, kalimat-kalimat-Mu yang sempurna dan umum yang tidak dapat dilampaui oleh hamba yang taat dan durjana,” 

Baca Juga: 3 Amalan di Hari Tasyrik: Perbanyak Takbir dan Zikir

tata cara sholat hajat

Setelah itu, dalam tata cara sholat hajat dianjurkan juga untuk membaca doa Rasulullah saw sebagaimana riwayat Imam Bukhari dan Imam Muslim.   

لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللهُ الحَلِيمُ الكَرِيْمُ، لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللهُ العَلِيُّ العَظِيْمُ سُبْحَانَ اللهِ رَبِّ العَرْشِ العَظِيْمِ والحَمْدُ لِلهِ رَبِّ العَالَمِيْنَ   

Lâ ilaha illallâhul-ḫalîmul-karîmu, lâ ilaha illallâhul-‘aliyyul-adhîmu subḫânallâhi rabbil-‘arsyil-‘adhîmi wal-ḫamdulillâhi rabbil-‘alamîna.

 “Tiada Tuhan selain Allah yang santun dan pemurah. Tiada Tuhan selain Allah yang maha tinggi dan agung. Mahasuci Allah, Tuhan Arasy yang megah. Segala puji bagi Allah, Tuhan sekalian alam,” 

tata cara sholat hajat

Tata cara sholat hajat selanjutnya, orang yang sedang memiliki hajat tertentu bisa melanjutkan bacaan doa Rasulullah saw riwayat Imam At-Tirmidzi sebagaimana berikut:

اَللَّهُمَّ إِنِّيْ أَسْأَلُكَ مُوْجِبَاتِ رَحْمَتِكَ، وَعَزَائِمَ مَغْفِرَتِكَ، وَالغَنِيْمَةَ مِنْ كُلِّ بِرٍّ، وَالسَلَامَةَ مِنْ كُلِّ إِثْمٍ، لَا تَدَعْ لِيْ ذَنْبًا إِلَّا غَفَرْتَهُ، وَلَا هَمًّا إِلَّا فَرَّجْتَهُ، وَلَا حَاجَةً هِيَ لَكَ رِضىً إِلَّا قَضَيْتَهَا يَا أَرْحَمَ الرَّاحِمِيْنَ

Allâḫumma innî as’aluka mûjibâti raḫmatika, wa ‘azâ’ima maghfiratika, wal-ghanîmata min kulli birrin, was-salâmata min kulli itsmin lâ tada‘ lî dzanban illâ ghafartahu, wa lâ hamman illâ farrajtahu, wa lâ ḫâjatan hiya laka ridlan illâ qadlaitahâ yâ arḫamar-râḫimîna.

“Tiada Tuhan selain Allah yang maha lembut dan maha mulia. Maha suci Allah, penjaga Arasy yang agung. Segala puji bagi Allah, Tuhan alam semesta. Aku mohon kepada-Mu bimbingan amal sesuai rahmat-Mu, ketetapan ampunan-Mu, kesempatan meraih sebanyak kebaikan, dan perlindungan dari segala dosa. Janganlah Kau biarkan satu dosa tersisa padaku, tetapi ampunilah. Jangan juga Kau tinggalkanku dalam keadaan bimbang, karenanya bebaskanlah. Jangan pula Kau telantarkanku yang sedang berhajat sesuai ridha-Mu karena itu penuhilah hajatku. Hai Tuhan yang maha pengasih,”. 

Terakhir adalah memanjatkan doa dengan khusyuk memohon kepada Allah agar urusan atau hajat khususnya itu bisa dikabulkan.

Demikian penjelasan mengenai tata cara sholat hajat lengkap dengan bacaan niat dan doanya. Semoga Allah SWT memudahkan urusan kita dan mengabulkan setiap hajat kita. Aamiin.

More
articles

Scroll to Top