
Mengumandangkan takbir adalah amalan yang sangat dianjurkan pada Hari Raya Idul Adha sampai tiga Hari Tasyrik. Yang menjadi pertanyaan, waktu mengumandangkan takbir Idul Adha dilakukan sampai kapan? Simak penjelasannya dalam artikel di bawah ini.
Hukum Membaca Takbir Idul Adha


Sebelum mengetahui waktu mengumandangkan takbir Idul Adha, penting untuk memahami hukum membaca takbir. Melansir NU Online, hukum membaca takbir adalah sunah muakkadah atau sangat dianjurkan sebagai bagian dari semarak Idul Adha.
Takbir Idul Adha bisa dibaca mulai tanggal 9 Dzulhijjah malam hingga akhir hari Tasyrik yakni 13 Dzulhijjah. Salah satu keutamaan membaca takbir dijelaskan dalam Al-Qur’an Surat Al-Hajj ayat 28 yang berbunyi:
لِّيَشْهَدُوْا مَنَافِعَ لَهُمْ وَيَذْكُرُوا اسْمَ اللّٰهِ فِيْٓ اَيَّامٍ مَّعْلُوْمٰتٍ عَلٰى مَا رَزَقَهُمْ مِّنْۢ بَهِيْمَةِ الْاَنْعَامِۚ فَكُلُوْا مِنْهَا وَاَطْعِمُوا الْبَاۤىِٕسَ الْفَقِيْرَ ۖ
Artinya: “Agar mereka menyaksikan berbagai manfaat untuk mereka dan agar mereka menyebut nama Allah (berdzikir) pada beberapa hari yang telah ditentukan atas rezeki yang diberikan Dia kepada mereka berupa hewan ternak. Maka makanlah sebagian darinya dan (sebagian lagi) berikanlah untuk dimakan orang-orang yang sengsara dan fakir.”
Baca Juga: Lafal Takbir Idul Adha 2026: Lengkap Arab, Latin, dan Artinya
Waktu Mengumandangkan Takbir Idul Adha


Takbiran berarti mengucapkan kalimat-kalimat Allah Swt yang berbunyi “Allahu akbar, Allahu akbar, laa ilaha illallah wallahu akbar, Allahu akbar, walillahil hamd”.
Menurut pendapat sejumlah ulama, waktu mengumandangkan Takbir Idul Adha bisa dimulai setelah sholat Subuh pada hari Arafah (9 Dzulhijjah) hingga waktu Ashar di hari terakhir Tasyrik yakni 13 Dzulhijjah. Dengan demikian, takbir Idul Adha bisa dilaksanakan atau dikumandangkan usai sholat dalam rentang waktu 5 hari mulai tanggal 9-13 Zulhijah.
Takbir yang dikumandangkan pada Idul Adha dinamakan takbir muqayyad, yaitu takbir yang pelaksanaannya memiliki waktu khusus, mengiringi sholat, dibaca setelah sholat fardu maupun sunah.
Baca Juga: Bantuan Advokasi Kesehatan dan Modal Usaha untuk Keluarga Ibu Rita: Harapan di Tengah Kesulitan
Lafal Takbir Idul Adha


Setelah mengetahui kapan waktu mengumandangkan takbir Idul Adha, berikut ini lafal takbir Idul Adha yang bisa dibaca sampai tanggal 13 Dzulhijjah:
اللهُ اكبَرْ, اللهُ اكبَرْ اللهُ اكبَرْ لاالٰهَ اِلاالله وَاللهُ اَكبر, اللهُ اكبَرُوَِللهِ الحَمْد
اللهُ اكبَرْ كبيْرًا والحَمدُ للهِ كثِيرًا وَسُبحَانَ اللهِ بُكرَةً واَصِيلا، لااله اِلااللهُ ولانعْبدُ الاإيّاه، مُخلِصِينَ لَه الدّ يْن، وَلَو كَرِهَ الكَا فِرُون، وَلَو كرِهَ المُنَافِقوْن، وَلَوكرِهَ المُشْرِكوْن، لاالهَ اِلا اللهَ وَحدَه، صَدَق ُوَعْدَه، وَنَصَرَ عبْدَه، وَأعَزّجُندَهُ وَهَزَمَ الاحْزَابَ وَاحْدَه، لاالٰهَ اِلاالله وَاللهُ اَكبر، اللهُ اكبَرُ وَِللهِ الحَمْ
Allaahu akbar allaahu akbar allaahu akbar. laa ilaaha illallaahu wallaahu akbar. Allaahu akbar wa lillaahilhamd. Allaahu akbar kabiiraa walhamdulillaahi katsiiraa, wasubhaanallaahi bukrataw wa ashillaa. Laailaaha illallallahu walaa na’budu illaa iyyaahu. Mukhlishiina lahuddiin walau karihal kaafiruun. Walau karihal munafiqun. Walau karihal musyrikuun.
Laailaahaillallaahu wahdah, shadaqa wa’dah, wanashara ‘abdah wa a’azza jundah, wahazamal ahzaaba wahdah. Laailaahaillallaahu wallaahu akbar. Allaahu akbar walillaahilhamd.
Baca Juga: Panduan Lengkap Kurban: Waktu, Syarat, dan Tata Cara Penyembelihan


Artinya: “Allah maha besar Allah maha besar Allah maha besar. Tidak ada tuhan melainkan Allah, dan Allah maha besar, Allah maha besar dan segala puji bagi Allah.
Allah Maha Besar dengan segala kebesaran, segala puji bagi Allah dengan sebanyak-sebanyak puji, dan Maha suci Allah sepanjang pagi dan sore. Tiada Tuhan (yang wajib disembah) kecuali Allah dan kami tidak menyembah selain kepada-Nya dengan memurnikan agama Islam, meskipun orang-orang kafir, orang-orang munafik, orang-orang musyrik membencinya.
Tiada Tuhan (yang wajib disembah) kecuali Allah dengan ke Esaan-Nya, Dia zat yang menepati janji, zat yang menolong hamba-Nya dan memuliakan bala tentara-Nya dan menyiksa musuh dengan ke-Esa-anNya. Tiada Tuhan (yang wajib disembah) kecuali Allah dan Allah Maha Besar, Allah Maha Besar, dan segala puji hanya untuk Allah.”
Demikian penjelasan mengenai waktu mengumandangkan takbir Idul Adha. Semoga kita senantiasa dapat mengagungkan kebesaran Allah SWT dengan mengumandangkan takbir.




