
Zakat merupakan rukun Islam ketiga yang menjadi kewajiban setiap Muslim yang telah memenuhi syarat. Sejumlah ayat tentang kewajiban zakat tercantum dalam Al-Qur’an sebagai pengingat bagi umat Islam. Simak penjelasannya dalam artikel di bawah ini.
Pengertian Zakat


Sebelum mengatahui ayat tentang kewajiban zakat dalam Al-Qur’an, penting untuk memahami pengertian zakat dalam Islam.
Secara bahasa, zakat berasal dari kata ‘zakaa-yazkuu-zakaatan’ yang bermakna bersih, baik, tumbuh dan berkembang. Sementara secara istilah, melansir laman BPKH, zakat merupakan harta yang wajib dikeluarkan dari seseorang untuk diberikan kepada orang yang berhak menerimanya, dan pelaksanaannya terikat pada aturan-aturan yang telah ditentukan syariat.
Sedangkan dalam Islam secara umum, zakat artinya sebagian harta yang wajib diberikan kepada orang-orang tertentu dengan syarat-syarat tertentu. Secara umum, zakat terbagi menjadi dua yakni zakat fitrah dan zakat mal yang meliputi zakat emas dan perak, zakat penghasilan, zakat perdagangan, dan hasil pertanian.
Baca Juga: Jadi Teladan Kebaikan, Dokter di Cianjur Obati Pasien dengan “Ijab Kabul”
Ayat tentang Kewajiban Zakat


Sejumlah ayat tentang kewajiban zakat dijelaskan dalam Al-Qur’an. Apa saja ayatnya?
Surat Al-Baqarah ayat 43
“Dan dirikanlah shalat, tunaikanlah zakat, dan ruku’lah beserta orang-orang yang ruku’.” (QS. Al-Baqarah: 43)
Ayat ini menjelaskan bahwa zakat adalah bagian penting dalam ibadah, sejalan dengan pentingnya ibadah sholat. Allah SWT memerintahkan kaum Muslimin untuk mendirikan shalat dan menunaikan zakat sebagai bentuk kepatuhan dan pengabdian kepada-Nya.
Baca Juga: MUI Minta Zakat Jadi Pengurang Langsung Pajak, Hapus Double Tax
Surat Al-Baqarah ayat 110
Selanjutnya, dalam Al-Qur’an Surat Al-Baqarah ayat 110 ditegaskan bahwa zakat bukan hanya kewajiban sosial, tetapi juga amalan yang akan mendapat balasan pahala dari Allah. Menunaikan zakat adalah salah satu cara untuk mencari keridhaan Allah dan meraih kebahagiaan dunia dan akhirat. Berikut ini bunyi ayatnya:
“Dan laksanakanlah salat dan tunaikanlah zakat. Dan segala kebaikan yang kamu kerjakan untuk dirimu, kamu akan mendapatkannya (pahala) di sisi Allah. Sungguh, Allah Maha Melihat apa yang kamu kerjakan.” (QS. Al-Baqarah: 110)
Baca Juga: Siapa Saja yang Wajib Membayar Zakat Penghasilan? Ini Rinciannya
Surat At-Taubah ayat 103


Salah satu ayat tentang kewajiban zakat terdapat dalam Surat At-Taubah ayat 103, yang artinya:
“Ambillah zakat dari sebagian harta mereka, dengan zakat itu kamu membersihkan dan mensucikan mereka serta berdoalah untuk mereka. Sesungguhnya doamu itu (menjadi) ketenteraman jiwa bagi mereka. Dan Allah Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui.” (QS. At-Taubah: 103)
Ayat ini menunjukkan fungsi zakat sebagai pembersih dan penyucian harta. Dengan membayar zakat, seorang Muslim membersihkan hartanya dari sifat kikir dan tamak serta memberikan ketenangan jiwa sebab kewajiban sudah dilaksanakan.
Baca Juga: Cara Menghitung Zakat Emas Berdasarkan Harga Hari Ini
Surat An-Nuur ayat 56
Ayat 56 dalam Surat An-Nuur menjelaskan bahwa menunaikan zakat adalah salah satu syarat untuk mendapatkan rahmat dari Allah.
Dengan menunaikan zakat dan mengikuti ajaran Rasulullah, seorang muslim berpeluang besar untuk mendapatkan keberkahan dan rahmat Allah. Berikut ini bunyi ayatnya:
“Dan laksanakanlah salat, tunaikanlah zakat, dan taatlah kepada Rasul (Muhammad), agar kamu diberi rahmat.” (QS. An-Nur: 56)
Surat Al-Mu’minun ayat 4


Dalam ayat ini disebutkan bahwa orang-orang yang menunaikan zakat sebagai salah satu ciri-ciri orang yang beriman dan mendapatkan keberuntungan. Hal ini menekankan bahwa zakat adalah bagian dari karakteristik mukmin yang taat terhadap perintah Allah SWT.
“Dan orang-orang yang menunaikan zakat.” (QS. Al-Mu’minun: 4)
Demikian penjelasan mengenai sejumlah ayat tentang kewajiban zakat yang perlu diketahui. Dengan menunaikan zakat, kita tidak hanya menggugurkan kewajiban, tetapi juga menyucikan harta dan jiwa untuk lebih dekat kepada Allah SWT.


