
Tidur merupakan salah satu kebutuhan manusia. Namun, ada waktu-waktu tidur yang sebaiknya dihindari salah satunya adalah tidur di sore hari. Lantas, bagaimana hukum tidur setelah Ashar dalam Islam? Simak penjelasannya dalam artikel di bawah ini.
Tidur yang Baik dalam Islam


Sebelum mengetahui hukum tidur setelah Ashar dalam Islam, penting untuk mengetahui anjuran tidur sebagai istirahat dalam Islam. Allah SWT menjelaskan dalam Al-Qur’an Surat Ar-Ruum ayat 23 bahwa siang hari digunakan untuk bekerja dan malam untuk istirahat.
“Dan di antara tanda-tanda kekuasaan-Nya ialah tidurmu di waktu malam dan siang hari dan usahamu mencari sebagian dari karunia-Nya. Sungguh, pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda bagi kaum yang mendengarkan” (QS Ar-Rum: 23).
Mengutip NU Online, porsi tidur ideal bagi manusia adalah sekitar enam hingga delapan jam, dengan menyeratakan qailulah atau tidur sebentar di siang hari.
Baca Juga: Lamine Yamal Cetak Sejarah Juara Piala Dunia di Usia 19 Tahun
Hukum Tidur Sore Setelah Ashar


Terdapat waktu-waktu yang tidak dianjurkan bagi seseorang untuk tidur, yakni setelah subuh sampai matahari terbit dan tidur setelah masuk waktu ashar.
Terdapat hadis mengenai risiko tidur setelah masuk waktu ashar:
“Barang siapa tidur setelah waktu Ashar, lalu hilang akalnya, maka jangan pernah salahkan kecuali pada dirinya sendiri” (HR Ad-Dailami).
Meski hadis ini tergolong dhaif (lemah), namun namun hadis di atas masih relevan dalam konteks fadla’il al-a’mal (perbuatan keutamaan). Dengan demikian, sebagian ulama sepakat bahwa hukum tidur setelah ashar adalah makruh meskipun secara fikih dasar hukumnya adalah mubah (boleh). Pasalnya, Rasulullah SAW tidak menyukai tidur atau mengobrol pada waktu tersebut, kecuali diisi dengan hal bermanfaat seperti belajar atau dzikir.
Secara kesehatan, tidur pada waktu sore hari juga tidak dianjurkan. Mengutip Harvard Health Publishing, tidur siang yang terlalu panjang hingga sore hari dapat mengganggu ritme sirkandian. Hal ini dapat menganggu jam tidur Anda di malam hari serta meningkatkan risiko serangan jantung, stroke, dan obesitas jika dilakukan dalam jangka panjang.
Baca Juga: 3 Olahraga Favorit Rasulullah SAW, Bikin Sehat dan Ikuti Sunah
Mudharat Tidur Setelah Ashar


Setelah mengetahui hukum tidur setelah ashar dalam Islam, penting untuk mengetahui mudharat tidur setelah ashar melansir laman Universitas Ahmad Dahlan:
- dapat mengganggu kualitas tidur malam
- mengurangi produktivitas dan kesempatan beribadah, seperti membaca Al-Qur’an dan berdzikir
- dapat menimbulkan rasa malas dan menurunkan semangat untuk beribadah
Demikian penjelasan tentang hukum tidur setelah ashar dalam Islam. Alih-alih tidur, lebih baik kita mengisi waktu sore hari dengan kegiatan yang manfaat, seperti bekerja, mengikuti kajian, membaca Al-Qur’an, dan berdzikir. Wallahu a’lam bisshowaab.






