Bacaan Doa Akhir dan Awal Tahun Baru Hijriah 1448 H: Arab, Latin, dan Artinya
doa akhir dan awal tahun baru Hijriah

Date

Facebook
Twitter
WhatsApp
Telegram

Daftar Isi

doa akhir dan awal tahun baru Hijriah

Umat Islam akan menyambut pergantian tahun baru Hijriah pada Senin (15/6/2026). Saat pergantian tahun baru Hijriah, umat Islam dianjurkan untuk membaca doa akhir dan awal tahun baru Hijriah sebagai bentuk permohon kepada Allah SWT. Simak bacaan doa akhir dan awal tahun baru Hijriah dalam artikel di bawah ini.

Doa Akhir dan Awal Tahun: Permohonan dan Wujud Syukur kepada Allah SWT

doa akhir dan awal tahun baru Hijriah

Sebelum mengetahui bacaan doa akhir dan awal tahun baru Hijriah, penting untuk mengetahui pentingnya membaca doa tersebut. Doa akhir tahun dibaca pada sore hari setelah shalat Ashar di tanggal akhir bulan Dzulhijjah hingga sebelum masuk waktu Maghrib yang menandai datangnya tanggal 1 Muharam. Sementara doa akhir tahun dibaca setelah waktu Maghrib.

Di dalam doa akhir tahun, terdapat ungkapan permohonan ampun kepada Allah atas segala dosa, kesalahan, dan kelalaian yang telah dilakukan sepanjang tahun.

Sementara doa awal tahun berisi harapan agar seluruh amal kebaikan yang telah dikerjakan diterima oleh Allah dan menjadi bekal keberuntungan di masa mendatang. Membaca doa akhir dan awal tahun baru Hijriah juga memiliki banyak keutamaan jika dibaca dengan penuh kesungguhan.

Baca Juga: Bantuan Pendidikan Yatim untuk Hafiyyah: Menjaga Mimpi dan Cita-cita Terus Menyala

Bacaan Doa Akhir Tahun

Doa akhir dan awal tahun baru Hijriah

Doa akhir dan awal tahun baru Hijriah diawali dengan membaca doa akhir tahun 1447 H. Berikut ini bacaannya melansir laman Majelis Ulama Indonesia (MUI):

بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيمِ وَصَلَّى اللَّهُ تَعَالَى عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ وَسَلَّمَ. اللَّهُمَّ مَا عَمِلْتُ مِنْ عَمَلٍ فِي السَّنَةِ الْمَاضِيَةِ مِمَّا نَهَيْتَنِي عَنْهُ فَلَمْ أَتُبْ مِنْهُ وَلَمْ تَرْضَهُ، وَنَسِيتُهُ وَلَمْ تَنْسَهُ، وَحَلُمْتَ عَنِّي مَعَ قُدْرَتِكَ عَلَى عُقُوبَتِي، وَدَعَوْتَنِي إِلَى التَّوْبَةِ بَعْدَ جَرَاءَتِي عَلَيْكَ. اللَّهُمَّ إِنِّي أَسْتَغْفِرُكَ مِنْهُ فَاغْفِرْ لِي. اللَّهُمَّ وَمَا عَمِلْتُ مِنْ عَمَلٍ تَرْضَاهُ وَوَعَدْتَنِي عَلَيْهِ الثَّوَابَ وَالْغُفْرَانَ فَتَقَبَّلْهُ مِنِّي، وَلَا تَقْطَعْ رَجَائِي مِنْكَ يَا كَرِيمُ يَا أَرْحَمَ الرَّاحِمِينَ، وَصَلَّى اللَّهُ تَعَالَى عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ وَسَلَّمَ

Bismillāhir-Raḥmānir-Raḥīm. Wa shallallāhu ta’ālā ‘alā sayyidinā Muḥammadin wa ‘alā ālihī wa shaḥbihī wa sallam. Allāhumma mā ‘amiltu min ‘amalin fī as-sanah al-mādliyah mimmā nahaitanī ‘anhu falam atub minhu wa lam tardlahu, wa nasītuhu wa lam tansahu, wa ḥalumta ‘annī ma’a qudratika ‘alā ‘uqūbatī, wa da’autanī ilā at-taubati ba‘da jarā’atī ‘alaika. Allāhumma innī astaghfiruka minhu faghfir lī. Allāhumma wa mā ‘amiltu min ‘amalin tardhāhu wa wa‘adtanī ‘alaihi ats-tsawāba wal-ghufrāna fataqabbalhu minnī, wa lā taqtha’ rajā’ī minka yā Karīmu yā Arḥamar-Rāḥimīn. Wa shallallāhu ta‘ālā ‘alā sayyidinā Muḥammadin wa ‘alā ālihī wa shaḥbihī wa sallam.

Baca Juga: 5 Peristiwa Penting di Bulan Muharram dalam Sejarah Islam

doa akhir dan awal tahun baru Hijriah

Artinya: “Dengan nama Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang. Semoga Allah mencurahkan rahmat dan salam kepada junjungan kami, Nabi Muhammad, beserta keluarga dan para sahabat beliau. Ya Allah, apa saja amalan yang telah aku lakukan sepanjang tahun yang lalu, yang Engkau larang aku melakukannya, namun aku belum bertobat darinya dan Engkau pun tidak meridhainya, dan aku telah melupakannya, tetapi Engkau tidak lupa, Engkau masih berlembut kepadaku meskipun Engkau mampu menghukumku, dan Engkau telah menyeruku untuk bertobat setelah aku berani melakukan maksiat kepada-Mu.​​​​​

Ya Allah, aku memohon ampun kepada-Mu darinya, maka ampunilah aku. Ya Allah, dan apa pun amal yang telah aku lakukan yang Engkau ridhai dan Engkau janjikan untukku pahala dan ampunan, maka terimalah amal itu dariku, dan jangan putuskan harapanku kepada-Mu, wahai Yang Maha Mulia, wahai Yang Maha Penyayang dari para penyayang. Semoga Allah mencurahkan rahmat dan keselamatan kepada junjungan kami Nabi Muhammad, serta keluarga dan sahabat beliau.”

Baca Juga: 5 Keutamaan Sedekah kepada Anak Yatim: Berlimpah Pahala dan Keberkahan

Doa Awal Tahun

doa akhir dan awal baru Hijriah

Mengamalkan doa akhir dan awal baru Hijriah harus dibaca dengan hati yang ikhlas dan penuh pengharapan kepada Allah SWT. Berikut ini bacaan doa awal tahun yang bisa diamalkan:

اَللّٰهُمَّ أَنْتَ الأَبَدِيُّ القَدِيمُ الأَوَّلُ وَعَلَى فَضْلِكَ العَظِيْمِ وَكَرِيْمِ جُوْدِكَ المُعَوَّلُ، وَهٰذَا عَامٌ جَدِيْدٌ قَدْ أَقْبَلَ، أَسْأَلُكَ العِصْمَةَ فِيْهِ مِنَ الشَّيْطَانِ وَأَوْلِيَائِهِ، وَالعَوْنَ عَلَى هٰذِهِ النَّفْسِ الأَمَّارَةِ بِالسُّوْءِ، وَالاِشْتِغَالَ بِمَا يُقَرِّبُنِيْ إِلَيْكَ زُلْفَى يَا ذَا الجَلَالِ وَالإِكْرَامِ

Arab latin: Allâhumma antal abadiyyul qadîmul awwal. Wa ‘alâ fadhlikal ‘azhîmi wa karîmi jûdikal mu’awwal. Hâdzâ ‘âmun jadîdun qad aqbal. As’alukal ‘ishmata fîhi minas syaithâni wa auliyâ’ih, wal ‘auna ‘alâ hâdzihin nafsil ammârati bis sû’I, wal isytighâla bimâ yuqarribunî ilaika zulfâ, yâ dzal jalâli wal ikrâm.

Artinya: Tuhanku, Kau yang Abadi, Qadim, dan Awal. Atas karunia-Mu yang besar dan kemurahan-Mu yang mulia, Kau menjadi pintu harapan. Tahun baru ini sudah tiba. Aku berlindung kepada-Mu dari bujukan Iblis dan para walinya di tahun ini. Aku pun mengharap pertolongan-Mu dalam mengatasi nafsu yang kerap mendorongku berlaku jahat. Kepada-Mu, aku memohon bimbingan agar aktivitas keseharian mendekatkanku pada rahmat-Mu. Wahai Tuhan Pemilik Kebesaran dan Kemuliaan.

Demikian bacaan doa akhir dan awal tahun baru Hijriah yang bisa diamalkan umat Islam. Semoga Allah senantiasa melindungi kita semua di tahun yang akan datang. Aamiin.

More
articles

Scroll to Top