
Bulan Ramadhan yang dinanti-nanti umat Muslim di seluruh dunia tinggal menghitung hari. Salah satu cara yang dapat dilakukan memasuki Ramadhan adalah memperbanyak doa. Seperti apa doa menyambut Ramadhan sesuai sunah Rasulullah SAW?
Ramadhan: Bulan Penuh Keberkahan dan Limpahan Rahmat


Sebelum mengetahui doa menyambut Ramadhan, ketahuilah keistimewaan bulan ini terlebih dahulu.
Ramadhan bukan sekadar bulan ibadah, melainkan bulan penuh keberkahan dan limpahan rahmat, ketika pintu-pintu surga dibuka dan pintu-pintu neraka ditutup. Di bulan inilah umat Islam dianjurkan untuk memaksimalkan setiap waktu dengan amal kebaikan dan ibadah terbaik.
Agar mampu meraih keutamaan Ramadan secara optimal, diperlukan persiapan yang matang. Salah satu teladan terbaik yang dapat kita ikuti adalah kebiasaan para sahabat Nabi Muhammad SAW dalam menyambut datangnya bulan suci ini. Mereka tidak menunggu Ramadhan datang begitu saja, melainkan mempersiapkannya jauh hari dengan kesungguhan hati.
Baca Juga: BIDIK UCare Indonesia untuk Ibrahim: Bukti ZIS Penuhi Kebutuhan Mendesak bagi Dhuafa
Doa Menyambut Ramadhan


Salah satu doa yang dapat dipanjatkan untuk menyambut bulan Ramadhan adalah yang diriwayatkan dari ‘Ubadah bin ash-Shamith RA. Doa ini diajarkan oleh Rasulullah SAW kepada para sahabatnya.
Kandungan doa ini merupakan permohonan kepada Allah SWT agar diberi kesempatan untuk menjalani bulan Ramadhan dengan penuh keberkahan dan diterima segala amal ibadah kita selama bulan suci. Berikut bacaan doanya:
أللهمَّ سَلِّمْنِي مِنْ رَمَضَانَ، وَسَلِّمْ رَمَضَانَ لِي، وَتَسَلَّمْهُ مِنِّي مُتَقَبَّلًا
Latin: Allahumma salimni min ramadhana wa sallim ramadhana li wa tasallamhu minni mutaqabbalan
Artinya: “Ya Allah, sampaikan aku (dengan selamat menuju bulan) Ramadan. Sampaikanlah Ramadhan kepadaku, dan terimalah amal ibadahku (di bulan) Ramadhan.”
Baca Juga: 7 Cara Terbaik Mempersiapkan Ramadhan yang Diajarkan Rasulullah, Apa Saja?
Doa Ketika Melihat Hilal Ramadhan


Doa menyambut Ramadhan selanjutnya adalah doa yang bisa kita baca ketika melihat hilal. Hilal ini menandakan awal bulan baru. Berikut ini doa yang dibaca Rasulullah SAW ketika melihat hilal:
اللَّهُ أَكْبَرُ، اللَّهُمَّ أَهِلَّهُ عَلَيْنَا بِالْأَمْنِ وَالْإِيمَانِ، وَالسَّلَامَةِ وَالْإِسْلَامِ، وَالتَّوْفِيقِ لِمَا تُحِبُّ وَتَرْضَى، رَبُّنَا وَرَبُّكَ اللَّهُ
Latin: Allahu akbar, Allahumma ahillahu ‘alaina bil amni wal imaani, wassalaamati wal islaami, wattaufiii limaa tuhibbu wa tardha, rabbunaa wa rabbukallahu.
Artinya: “Allah Mahabesar, Ya Allah tampakkan hilal itu kepada kami dengan membawa keamanan dan keimanan, keselamatan dan Islam, serta taufiq yang membimbing kami menuju apa yang Engkau cintai dan Engkau ridhai. Tuhan kami dan Tuhan kamu (wahai bulan), adalah Allah.” (HR ad-Darimi no 1729, hadits serupa dengan sedikit perbedaan redaksi juga diriwayatkan Ahmad dan at-Tirmidzi)
Baca Juga: Pelatihan Pemulasaran Jenazah PRa Salimah Jatiwarna x UCare Indonesia
Doa Menyambut Ramadhan 3


Dari Abu ‘Utsman an-Nahdi, ia menceritakan bahwa ketika bulan Ramadhan tiba, Aisyah RA bertanya kepada Nabi Muhammad SAW, “Ya Rasulullah, Ramadhan telah datang, maka apa yang harus aku ucapkan?” Rasulullah SAW menjawab, “ucapkanlah”:
اللهمَّ إنَّكَ عَفُوٌّ تُحِبُّ الْعَفْوَ فَاعْفُ عَنِّي
Latin: Allahumma innaka ‘afuwwun tuhibbul ‘afwa fa’fu ‘annii
Artinya: “Ya Allah, sesungguhnya Engkau Maha Memaafkan, mencintai ‘maaf’, maka maafkanlah diriku.” (Sulaiman bin Ahmad Ath-Thabarani, Kitab ad-Du’aa, hal 1226-1227)
Itulah sejumlah doa menyambut Ramadhan yang bisa umat Islam amalkan. Selain memperbanyak doa, menyambut dan mempersiapkan Ramadhann bisa dilakukan dengan memperbanyak amalan sunah, seperti sholat, puasa, dan sedekah. Semoga kita semua bertemu kembali dengan Ramadhan yang penuh Rahmah dan keberkahan. Aamiin.



