5 Kelompok Rentan saat Bencana: dari Lansia hingga Penyandang Disabilitas
Bantuan bencana ke Sumatera Utara

Date

Facebook
Twitter
WhatsApp
Telegram

Daftar Isi

Kelompok rentan saat bencana
Kondisi pascabanjir wilayah di Desa Hotagodang , Batangtoru, Tapanuli Selatan pada Minggu (30/11).

Indonesia tengah berduka akibat bencana yang terjadi di sejumlah daerah, salah satunya banjir dan tanah longsor di Sumatera. Di situasi genting seperti di sana, terdapat beberapa kelompok rentan saat bencana yang paling butuh perhatian dari sesama. Siapa saja mereka?

Apa Itu Kelompok Rentan?

Kelompok rentan saat bencana
Kondisi pascabanjir wilayah di Desa Hotagodang , Batangtoru, Tapanuli Selatan pada Minggu (30/11/2025). Sumber: BNPB

Menukil situs BPBD Bandung, kelompok rentan saat bencana adalah individu atau kelompok masyarakat yang memiliki keterbatasan, baik fisik, sosial, ekonimi, maupun psikologis, sehingga lebih berisiko mengalami dampak buruk saat dan setelah terjadi bencana.

Bencana alam, seperti gempa bumi, banjir, tanah longsor, atau kebakaran hutan bisa terjadi kapan saja, dan dampaknya bisa sangat merugikan, baik secara fisik, psikologis, maupun sosial.

Meski begitu, dalam situasi bencana tidak semua orang memiliki kapasitas yang sama untuk bertahan atau menyelamatkan diri. Di sinilah pentingnya memahami dan memberi perhatian khusus kepada kelompok rentan.

Baca Juga: 11 Peraih Beasiswa Pionir Resmi Menyandang Gelar Sarjana di Wisuda STIU Darul Hikmah

Siapa saja yang Termasuk Kelompok Rentan?

Kelompok rentan saat bencana

Kebutuhan khusus kelompok rentan saat bencana, seperti aksesibilitas, nutrisi, layanan medis, dan perlindungan sering terabaikan dalam penanganan bencana, sehingga memerlukan perhatian khusus. Siapa saja yang termasuk kelompok rentan dalam bencana?

1. Anak-anak

Anak-anak masih memiliki keterbatasan secara fisik dan psikologis dalam memahami atau merespons bahaya. Kondisi inilah yang membuat tubuh anak menjadi lebih mudah cedera dan sakit, cepat dehidrasi, dan malnutrisi.

Anak-anak juga lebih rentan terhadap trauma dan kehilangan pengasuh saat bencana tiba dan merenggut orang-orang terkasih.

Baca Juga: LAZ UCare Indonesia Salurkan Bantuan untuk Korban Bencana Gunung Semeru

2. Penyandang Disabilitas

Kelompok rentan saat bencana lainnya adalah penyandang disabilitas. Mereka memiliki hambatan fisik, sensorik, atau mental yang mengurangi kemampuan menyelamatkan diri atau menerima informasi. Penyandang disabilitas juga membutuhkan fasilitas evakuasi dan komunikasi yang inklusif saat terjadi bencana.

3. Lansia

Kelompok rentan saat bencana

Banyak dari lansia memiliki penyakit kronis yang menyebabkan turunnya kekuatan fisik dan daya tahan tubuh. Selain itu, mereka memiliki keterbatasan mobilitas, mudah stres, dan trauma.

4. Ibu Hamil

Salah satu kelompok rentan saat bencana yang butuh perhatian khusus adalah perempuan hamil. Di situasi genting, risiko medis meningkat, serta kehilangan rekam medis dan obat.

Tak hanya itu, ibu hamil dan menyusui juga rentan terhadap kekerasan, pelecehan, dan kehilangan akses pada layanan kesehatan dan reproduksi.

Baca Juga: Korban Banjir dan Tanah Longsor di Sumatera: 442 Orang Meninggal Dunia, 402 Hilang

5. Orang dengan Kondisi Medis Khusus

Kelompok orang dengan penyakit kronis atau kondisi medis khusus memiliki ketergantungan pada peralatan medis atau obat-obatan, sehinggga membuat mereka berisiko tinggi jika terjadi gangguan layanan.

Ayo Bantu Saudara-saudara Kita di Sumatera

Kelompok rentan saat bencana

Itulah beberapa kelompok rentan saat bencana yang butuh perhatian khusus. Banjir bandang dan tanah longsor di Sumatera pada 25 November 2025 lalu membuat masyarakat di sana terisolir. Situasi pasca bencana membuat masyarakat di sana, tak terkecuali kolompok rentan saat bencana kelaparan, kekurangan air bersih, dan mengungsi karena tempat tinggal mereka hancur disapu banjir dan tanah longsor.

Akses jalan dan komunikasi terputus, listrik pun masih padam. Mereka sangat membutuhkan makanan siap saji, popok, air bersih, dan pakaian layak pakai. Saatnya kita saling menjaga dan siaga. Mari dukung saudara-saudara kita yang tengah bertahan di tengah ujian dengan berdonasi di sini.



More
articles

Scroll to Top