
Bekasi – UCare Indonesia menyalurkan paket fidyah ke Kampung Pemulung Sumur Batu, Bantar Gebang, Bekasi, pada Kamis (29/1/2026). Paket fidyah yang disalurkan kali ini berupa 75 paket nasi berkah.
Disalurkan untuk Anak-anak TPA dan Warga Sekitar


Penyaluran paket fidyah ke Kampung Pemulung ini diberikan kepada anak-anak Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPA) KPBS serta warga sekitar, yang sebagian besar berprofesi sebagai pemulung sampah di kawasan Bulog Bantar Gebang.
Warga di wilayah ini tinggal di rumah-rumah bedeng dengan kondisi ekonomi terbatas dan penghasilan yang tidak menentu, bergantung pada hasil memulung setiap harinya.
Baca Juga: Pelatihan Pengembangan Diri Penerima Beasiswa SEMASA UCare Indonesia
Tim UCare Susuri Rumah Warga


Dalam pelaksanaan penyaluran paket fidyah ke Kampung Pemulung, tim Ucare Indonesia menyusuri rumah-rumah bedeng yang ditempati warga. Hal ini dilakukan untuk memastikan paket nasi berkah dapat diterima secara langsung dan merata oleh setiap keluarga yang membutuhkan.
Anak-anak TPA KPBS juga turut menerima paket fidyah sebagai bagian dari upaya menghadirkan manfaat nyata bagi generasi penerus di lingkungan tersebut.
Baca Juga: 5 Amalan Nisfu Syaban yang Dianjurkan bagi Umat Islam, Momen Raih Keberkahan
Amanah dari Para Insan Dermawan


Paket fidyah ke Kampung Pemulung ini merupakan amanah dari para donatur atau insan dermawan yang tidak mampu menjalankan ibadah puasa karena udzur syar’i, seperti sakit menahun atau usia lanjut.
Sesuai dengan ketentuan syariat Islam, fidyah diberikan kepada orang-orang yang tidak mampu sebagai bentuk pengganti kewajiban puasa, sekaligus menjadi sarana berbagi kebaikan dan kepedulian sosial.
Baca Juga: Kapan Malam Nisfu Syaban 2026? Simak Jadwal, Amalan, dan Keutamaannya
Membantu Penuhi Kebutuhan Makan Harian Warga


Alhamdulillah, bantuan paket fidyah ke Kampung Pemulung ini sangat dirasakan manfaatnya oleh para penerima, khususnya dalam membantu memenuhi kebutuhan makan harian mereka.
Kegiatan ini diharapkan tidak hanya menjadi pemenuhan kewajiban ibadah, tetapi juga menghadirkan kehangatan, kepedulian, dan harapan bagi masyarakat yang hidup dalam keterbatasan.





