
Sedekah adalah amalan mulia yang sangat dianjurkan dalam Islam. Allah SWT juga menjanjikan pahala yang besar bagi hamba-Nya yang ikhlas bersedekah kepada orang yang membutuhkan. Meski bisa dilakukan kapan saja, namun ada waktu terbaik bersedekah yang dianjurkan Rasulullah SAW.
Sedekah: Amalan Sunah yang Banyak Keutamaan


Sebelum mengetahui waktu terbaik bersedekah, penting untuk mengetahui hukum sedekah.
Pada hakikatnya hukum bersedekah adalah sunah. Jika dikerjakan mendapat pahala, namun jika ditinggalkan tidak berdosa. Sedekah juga tidak selalu berbentuk materi, tapi juga dengan membantu orang lain dengan tenaga, berbuat baik pada orang yang kesulitan, bahkan sekadar senyum kepada orang yang kita kenal.
Sedekah merupakan amalan sunah yang memiliki banyak keutamaan. Banyak ayat Al-Qur’an dan hadis yang menjelaskan tentang keutamaan sedekah, salah satunya Surat Al-Baqarah ayat 261 yang berbunyi:
Artinya: Perumpamaan (nafkah yang dikeluarkan oleh) orang-orang yang menafkahkan hartanya di jalan Allah adalah serupa dengan sebutir benih yang menumbuhkan tujuh bulir, pada tiap-tiap bulir seratus biji. Allah melipat gandakan (ganjaran) bagi siapa yang Dia kehendaki. Dan Allah Maha Luas (karunia-Nya) lagi Maha Mengetahui.
Dalam sebuah hadis Rasulullah juga menjelaskan bahwa sedekah dapat menghapus dosa sebagaimana air memadamkan api.
Baca Juga: Lebaran Yatim dan Difabel 1448 H: Hadirkan Ruang Inklusi dan Setara
Waktu Terbaik untuk Sedekah


Sebenarnya, waktu terbaik bersedekah tidak terikat pada momen-momen tertentu. Meski begitu, ada waktu-waktu utama sedekah yang dianjurkan Rasulullah SAW. Berikut ini waktu terbaik bersedekah:
Sedekah Pagi Hari atau Subuh
Rasulullah SAW menjelaskan bahwa waktu subuh atau pagi hari adalah salah satu waktu terbaik untuk sedekah. Hal ini tercantum dalam sebuah hadis yang diriwayatkan oleh Imam Muslim yang artinya:
“Tidak ada satu hari pun ketika manusia memasuki pagi, kecuali ada dua malaikat turun. Salah satunya berkata: ‘Ya Allah, berikanlah ganti kepada orang yang berinfak.’ Dan malaikat yang lain berkata: ‘Ya Allah, timpakanlah kebinasaan kepada orang yang menahan hartanya’.” (HR Muslim)
Baca Juga: 3 Perbedaan Sedekah, Hadiah, dan Hibah: Jangan Sampai Tertukar!
Sedekah Ketika Sehat dan Takut Miskin


Bersedekah dalam kondisi sehat dan merasa takut kehilangan harta menunjukkan keikhlasan yang luar biasa. Dalam sebua hadis Rasululllah menjelaskan bahwa sedekah terbaik dilakukan saat seseorang tidak menunggu hingga ajal mendekat.
“Wahai Rasulullah, sedekah mana yang paling besar pahalanya?” Rasul menjawab, “Bersedekahlah ketika kamu dalam kondisi sehat lagi bakhil, takut miskin, dan sedang berharap kaya. Jangan menunggu sampai nyawa di tenggorokan, baru berkata, ‘Aku sedekahkan ini untuk si fulan,’ padahal itu sudah menjadi bagian ahli warisnya.” (HR Bukhari)
Baca Juga: Service AC Gratis untuk Guru: Bentuk Dukungan untuk Pahlawan Tanpa Tanda Jasa
Sedekah di Bulan Ramadhan


Ramadhan merupakan bulan yang penuh keberkahan, di mana semua amal kebaikan dilipatgandakan pahalanya termasuk sedekah. Karena itu salah satu waktu terbaik bersedekah adalah di bulan Ramadhan.
Sedekah di bulan ini juga menjadi bentuk rasa syukur atas nikmat yang telah diberikan Allah SWT dan wujud kepedulian kepada sesama. Dalam hadis Rasulullah bersabda yang artinya:
Artinya: “Wahai Rasulullah, sedekah mana yang paling utama?” Rasul menjawab, “Sedekah di bulan Ramadan.” (HR At-Tirmidzi)
Demikian penjelasan mengenai waktu terbaik bersedekah yang dianjurkan Rasullah SAW. Semoga bisa terus menjadi motivasi kita dalam berbuat kebaikan dan mencari keridhoan Allah SWT.



