Zakat Akhir Tahun Bisa Mengurangi Pajak Anda Lho!

Date

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on whatsapp
WhatsApp
Share on telegram
Telegram

UCAREINDONESIA.ORG – Dalam zakat bila harta yang berada di tangan kita sudah sampai haul atau satu tahun. Di zaman Nabi SAW, hitungan satu haul itu dalam tahun hijriah.

Para sahabat menghitung satu haul itu adalah dari Iedul Fitri ke Iedul Fitri berikutnya. Atau kalau dimulainya Ramadhan, berarti nanti membayar zakatnya pada bulan Ramadhan, jika bulan Muharram berarti juga bulan Muharram.

Berbeda dengan sekarang, yang memakai kalender masehi, bahwa anggapan satu haul itu dari Januari sampai Desember 2019. Begitu juga dengan perusahaan yang memakai pembukuan dari kalender masehi.

Karena berkaitan dengan pembagian deviden dan penghitungan pajak setahun perusahaan tersebut. Sehingga ada sebagian ulama membolehkan untuk membayar

Adapun jenis-jenis zakat yang dihitung dengan haul adalah sebagai berikut:

Sebagian ulama berpendapat menambahkan 0,075 persen dari 2,5 persen tiap penghitungan zakat.

Ini berdasarkan jumlah hari di tahun masehi lebih banyak dibanding dengan tahun hijriyah, yakni beda sepuluh atau sebelas hari. Ini akan sangat memudahkan orang yang memiliki usaha yang mengikuti tahun bukunya masehi maka di akhir tahun zakatnya dihitung kemudian dibagikan.

Namun, bagaimana jika sudah membayar zakat penghasilan bulanan, apakah perlu membayar zakat tahunan?

Perlu, apabila ada emas, perak atau jenis perdagangan seperti penjualan online yang belum ditunaikan zakatnya, maka harus dihitung dan dibayar zakatnya.

Bagi yang bingung bagaimana menghitung zakat akhir tahun, bisa mengklik kalkulator zakat di bawah ini: https://www.ucareindonesia.org/ziswaf/kalkulator-zakat/

More
articles

Kontak Kami

Jl. Rajawali Raya No.73 RT.009/RW.002, Kel. Kayuringin Jaya, Kec. Bekasi Selatan, Kota Bekasi, Jawa Barat 17144

+62-822-2333-9773

(021) 88960316