
Wali Kota New York, Zohran Mamdani mendesak pemerintah Amerika Serikat (AS) untuk bergabung dengan Mahkamah Pidana Internasional (ICC) dan menangkap Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu. Hal tersebut dinyatakan Mamdani dalam Instagram pribadinya @zohrankmamdani, pada Rabu (22/7/2026).
Desak Tangkap Netanyahu Jika Masuk AS


Zohran Mamdani mendesak pemerintah AS untuk menegakkan surat perintah penangkapan Netanyahu jika memasuki AS. Mamdani menyebut Netanyahu sebagai penjahat perang, arsitek genosida mengerikan yang mengakibatkan krisis kemanusiaan yang menimpa rakyat Palestina.
”Saya setuju dengan ICC, bahwa Benjamin Netanyahu harus ditangkap dan diadili atas kejahatannya. Begitu pula bagi siapa pun yang didakwa oleh ICC,” kata Mamdani dalam postingan video di akun Instagramnya.
Lebih lanjut ia menyebut Netanyahu bertanggung jawab atas genosida yang menewaskan 73.000 orang, penargetan rumah sakit, dan penghambatan pengiriman makanan dan bantuan kemanusiaan ke Jalur Gaza Zohran Mamdani mengatakan bahwa AS memikul tanggung jawab karena, katanya, “kita, sebagai warga Amerika, membayar bom yang menyebabkan kematian.”
“Ada alasan mengapa Mahkamah Pidana Internasional mengeluarkan surat perintah penangkapan terhadapnya,” katanya. “Siapa pun yang memiliki mata, hati, dan nurani, seharusnya menyadari kehancuran yang telah ia timbulkan dan memahami bahwa ia pantas diadili di pengadilan.”
Baca Juga: UCare Indonesia Salurkan Hotmeals dan Jaket Musim Dingin ke Warga Gaza
“Netanyahu Tak Diterima di New York”


Dalam video yang diunggahnya, Mamdani mengatakan bahwa pemerintahannya memang tidak memiliki kewenangan hukum independen untuk menegakkan surat perintah ICC.
“Namun, pemerintah federal memilikinya, dan saya menyerukan kepada mereka untuk bergabung dengan ICC dan melaksanakan surat perintah ini. Dan saya ingin menegaskan dengan jelas: Benjamin Netanyahu tidak diterima di Kota New York, begitu pula penjahat perang lainnya yang masih bebas,” tegas Zohran Mamdani.
Dia menambahkan bahwa meskipun Kota New York tidak dapat mengakhiri konflik, kota itu dapat memilih bagaimana cara meresponsnya.
“Meskipun kita tidak dapat mengakhiri genosida sendirian, kita dapat memutuskan apakah keheningan kita akan menjadi senjata lain,” katanya. “Kita dapat meneliti setiap alat yang kita miliki untuk membela kemanusiaan dan martabat semua orang.”
Baca Juga: Gaza Terkini: Serangan Masuk ke Pusat Kota, Layanan Telepon dan Internet Diputus
Terus Langitkan Doa dan Lanjutkan Dukunganmu untuk Saudara Kita di Gaza


Kecaman Wali Kota New York Zohran Mamdani bukanlah tanpa alasan. Mengutip Anadolu, sejak 7 Oktober 2023, jumlah korban tewas warga Gaza akibat serangan brutal tentara Israel mencapai 73.305, dengan 173.918 orang terluka.
Menurut kementerian setempat, banyak korban masih terjebak di bawah reruntuhan dan jalan karena tim ambulans dan pertahanan sipil masih belum dapat menjangkau mereka. Di antara para korban, banyak anak-anak dan perempuan, mereka mengalami krisis kelaparan, tak punya akses air bersih, bahkan rumah mereka hancur dan kehilangan keluarga tercinta.
Mari kita terus langitkan doa dan lanjutkan dukungan kita dengan berdonasi untuk Palestina. Setiap doa dan dukungan kita adalah kekuatan bagi mereka untuk bertahan.






