Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular (P2P) Dinas Kesehatan Kota Bekasi, Vevi Herawati mengatakan, selama kurun waktu Januari-Agustus 2021, kasus DBD di Kota Bekasi tercatat ada 1.554 kasus. Belum lagi menjelang akhir tahun ini, tingginya tingkat curah hujan membuat potensi-potensi genangan air semakin banyak. Sehingga dikhawatirkan akan meningkatkan perkembang biakan nyamun yang dapat menambah kasus penyebaran Demam Berdarah Dengue (DBD) selama masa pandemi.
Masyarakat dihimbau untuk membiasakan pola hidup sehat dan lebih rutin untuk menjaga kebersihan area tempat tinggal dan lingkungan sekitarnya. Bahkan ajakan untuk bergotong royong sebaiknya dirutinkan demi mencegah terjadinya kasus DBD di tengah pandemi seperti sekarang ini. Oleh karena itu, kesadaran dan peranan masyarakat juga diperlukan untuk menangani pencegahan kasus DBD ini. Â
Untuk itu dihadirkan program Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) dengan cara 4M agar terus dilaksanakan secara berkelanjutan sepanjang tahun, terutama di saat musim penghujan saat ini.
Baca artikel lainnya: Amalkan Doa Nabi Yusuf AS Agar Diwafatkan dalam Keadaan Islam
4M sebagai langkah untuk mencegah terjadinya penyebaran kasus DBD, yaitu:
1) MENGURAS adalah membersihkan tempat yang sering dijadikan tempat penampungan air. Contoh tempat yang menjadi penampungan air di antaranya adalah bak mandi, ember air, tempat penampungan air minum seperti area galon, penampung air lemari es dan lain-lain.
2) MENUTUP adalah dengan menutup rapat-rapat tempat-tempat penampungan air. Contoh tempat penampungan air seperti drum, ban, pot, kendi, toren air, dan lainnya.
3) MEMANFAATKAN KEMBALI (mendaur ulang barang bekas) adalah kegiatan mendaur ulang atau memanfaatkan kembali barang-barang bekas agar bisa digunakan. Karena bila barang bekas menumpuk dikhawatirkan memiliki potensi untuk jadi tempat perkembangbiakan nyamuk penular Demam Berdarah.
4) MEMANTAU adalah mengamati, memantau dan memperhatikan bak/wadah penampungan air dan bak sampah agar tidak terjadinya genangan.
Karena kesehatan ini adalah hal berharga dan milik bersama, maka diharapkan seluruh elemen masyarakat untuk turut andil dalam pencegahan terjadinya Demam Berdarah. Selain itu, diharapkan agar setiap anggota keluarga untuk senantiasa memantau wadah, penampungan air dan saluran-saluran air. Juga dianjurkan untuk tidak menggantung pakaian bekas agar tidak membuat nyamuk bersarang.
Jangan tunggu fogging di sekitar rumah, karena fogging hanya membunuh nyamuk dewasa tapi tidak dengan jentik nyamuk. Mari lindungi diri dan keluarga dimulai dari langkah di atas!



