6 Hikmah Zakat dari Sisi Sosial
mengapa muslim perlu berzakat?

Date

Facebook
Twitter
WhatsApp
Telegram

Daftar Isi

Tahukah sahabat, apa saja hikmah zakat dari sisi sosial?

Zakat merupakan salah satu rukun Islam, bukan hanya sekadar kewajiban, tetapi juga merupakan ibadah yang membawa misi kebaikan untuk membentuk karakter sosial di tengah masyarakat. Lebih dari sekadar mengeluarkan harta, zakat mengandung hikmah mendalam sebagai fungsi untuk membangkitkan kepedulian dan kesejahteraan sosial.

Hikmah Zakat dari Sisi Sosial

Hikmah Zakat dari Sisi Sosial

Kali ini kita akan membahas seputar hikmah zakat yang menjadikannya sebagai ibadah luar biasa yang secara tak langsung menginspirasi kepedulian sosial.
Berikut adalah hikmah zakat dari segi kehidupan sosial, yaitu:

1. Hikmah Zakat dari Sisi Sosial Mengurangi Kesenjangan Sosial di Masyarakat

Zakat berperan penting dalam mengurangi kesenjangan sosial yang terjadi dalam masyarakat. Dengan mengumpulkan sebagian harta kekayaan dari yang mampu untuk diberikan kepada yang kurang mampu lagi membutuhkan, maka zakat menghadirkan distribusi yang lebih merata dalam perekonomian ummat. Ini membantu memastikan bahwa kebutuhan dasar setiap individu dapat terpenuhi, mengurangi pembatas antara kelompok yang berkecukupan dan yang kurang mampu.

2. Membangun Solidaritas Masyarakat

Zakat membangun solidaritas di antara anggota masyarakat. Proses untuk memberikan dan menerima zakat menciptakan ikatan kepedulian dan tanggung jawab sosial di antara individu dalam bermasyarakat. Solidaritas yang terbangun dari kepedulian ini dapat mendukung terbentuknya kerja sama dalam menghadapi tantangan, memberikan dasar untuk masyarakat yang lebih kokoh dan saling mendukung.

3. Mengajarkan Empati dan Keadilan

Hikmah Zakat dari Sisi Sosial

Proses menunaikan zakat tidak hanya melibatkan memberikan harta, tetapi juga melibatkan pemahaman mendalam tentang kondisi sesama. Ini membantu kokohnya rasa empati, di mana orang-orang yang memiliki dan berkepunyaan untuk memberikan hak-hak yang menjadi kebutuhan orang yang berhak menerimanya.

4. Menyucikan Hati dan Jiwa

Zakat bukan hanya tentang mengeluarkan materi, tetapi juga upaya untuk menyucikan hati dan jiwa. Proses berjalannya zakat membantu orang yang mengeluarkannya untuk membersihkan diri dari sifat serakah dan cinta berlebih pada dunia. Dengan mengeluarkan sebagian harta untuk kepentingan sosial, maka seorang muslim akan meraih ketenangan batin dan membebaskan diri dari keterikatan rasa memiliki dan serakah terhadap harta.

5. Menjadikan Harta Lebih Berkah

Salah satu hikmah besar zakat adalah menjadikan harta agar lebih berkah. Berkah artinya bertambahnya kebaikan. Dalam Islam, harta yang berkah adalah harta yang diperoleh, dikelola dan digunakan dengan jalan yang benar, termasuk di antaranya memberikan hak-hak saudara kita yang perlu menerima zakat. Dengan memberikan zakat, harta tersebut menjadi suci dan memberikan berkah bagi pemiliknya.

6. Membangun Kesejahteraan Ummat

Hikmah zakat selanjutnya adalah dapat mengantarkan umat untuk membangun kesejahteraan sosial bersama. Dengan mengalirkan zakat ke bidang-bidang seperti pendidikan, kesehatan, ekonomi, sosial, dakwah dan advokasi maka zakat menjadi pendorong kesejahteraan agar lebih merata. Sehingga akan mendukung terbentuknya lingkungan di mana setiap individu memiliki akses yang setara dalam mendapatkan peluang di segala bidang.

Baca juga: 3 Dalil Tentang Zakat dalam Al-Quran dan Hadist  

Hikmah Zakat dari Sisi Sosial

Selain sebagai ibadah, ia juga mengandung hikmah zakat dari sisi sosial yang besar dari segi kehidupan sosial di tengah masyarakat. Dengan mengurangi kesenjangan sosial, membangun solidaritas, mengajarkan empati, menyucikan hati, menjaga keberkahan pada harta, dan membangun kesejahteraan bersama, zakat tentu juga berkontribusi penting dalam membentuk masyarakat yang adil. Melalui zakat, Islam mengajarkan bahwa kesejahteraan individu juga berkaitan erat dengan nilai kepeduliaan sosial. Maka dengan ditunaikannya zakat diharapkan dapat mewujudkan masyarakat yang berkeadilan dan sejahtera

More
articles