8 Doa Para Nabi yang Diabadikan dalam Al-Quran
doa setelah sholat tahajud

Date

Facebook
Twitter
WhatsApp
Telegram

Daftar Isi

Apakah kamu sedang mencari solusi atas masalah hidup, ketenangan batin, atau ingin lebih dekat kepada Allah SWT? Salah satu cara yang diajarkan dalam Islam adalah dengan mengamalkan doa para nabi. Doa-doa yang pernah dipanjatkan oleh para nabi dan rasul ini bukan sekadar rangkaian kata, melainkan kalimat yang penuh makna, keimanan, dan pengharapan kepada Sang Pencipta.

Banyak Doa Para Nabi dalam Al-Quran yang Diabadikan

doa para nabi
Ilustrasi kumpulan doa para nabi dalam Al-Quran

Doa para nabi di dalam Al-Quran adalah permohonan atau pengaduan yang dipanjatkan oleh para utusan Allah kepada-Nya dalam menghadapi berbagai ujian hidup yang kemudian doa tersebut diabadikan dalam Al-Quran. Karena doa-doa ini langsung berasal dari orang-orang saleh pilihan Allah, maka sudah sepantasnya kita melanjutkan dan mengamalkan doa-doa tersebut dalam kehidupan kita.

Manfaat Mengamalkan Doa dalam Keseharian

Mengamalkan doa para nabi memberikan banyak manfaat spiritual dan emosional, di antaranya:

  • Menenangkan hati yang gelisah
  • Menambah keimanan dan ketakwaan
  • Mendekatkan diri kepada Allah SWT
  • Menjadi pengingat akan kelemahan diri dan kebutuhan kita kepada pertolongan-Nya
  • Menjadi bagian dari dzikir dan ibadah harian

8 Kumpulan Doa Para Nabi dalam Al-Qur’an

doa para nabi
Ilustrasi mengamalkan doa para nabi yang terabadikan dalam Al-Quran

Berikut beberapa doa para nabi yang dapat kamu amalkan setiap hari:

1. Doa Nabi Yunus Alaihissalam Memohon Pertolongan

لَّآ اِلٰهَ اِلَّآ اَنْتَ سُبْحٰنَكَ اِنِّيْ كُنْتُ مِنَ الظّٰلِمِيْنَۚ

Laa ilaaha illa anta, subhaanaka inni kuntu minaz-zhaalimiin.
Artinya: “Tidak ada Tuhan selain Engkau, Maha Suci Engkau, sesungguhnya aku termasuk orang-orang yang zalim.” (QS. Al-Anbiya: 87)

2. Doa Nabi Ayyub Alaihissalam Memohon Kesembuhan

اَنِّيْ مَسَّنِيَ الضُّرُّ وَاَنْتَ اَرْحَمُ الرّٰحِمِيْنَۚ

“(Ya Tuhanku,) sesungguhnya aku telah ditimpa penyakit, padahal Engkau Tuhan Yang Maha Penyayang dari semua yang penyayang.” (QS. Al-Anbiya: 83)

Doa ini sangat baik diamalkan saat menghadapi kesulitan hidup atau merasa terjebak dalam masalah yang tak kunjung usai.

3. Doa Nabi Musa Alaihissalam Agar Dimudahkan Urusan

رَبِّ اشۡرَحۡ لِىۡ صَدۡرِىْ ۙ‏

وَيَسِّرۡ لِىۡۤ اَمۡرِىْ ۙ‏

وَاحۡلُلۡ عُقۡدَةً مِّنۡ لِّسَانِیْ ۙ‏

يَفۡقَهُوۡا قَوۡلِیْ

Rabbi syrah li shadri, wa yassir li amri, wahlul ‘uqdatan min lisani, yafqahu qawli.
Artinya: “Ya Tuhanku, lapangkanlah dadaku, mudahkanlah urusanku, dan lepaskanlah kekakuan dari lidahku agar mereka memahami perkataanku.” (QS. Thaha: 25–28)

Pas sekali dibaca sebelum berbicara di depan umum, menghadapi ujian, atau saat membutuhkan kelancaran komunikasi.

4. Doa Nabi Sulaiman Alaihissalam Menjadi Hamba Bersyukur dan Istiqomah Beramal Saleh

رَبِّ اَوْزِعْنِيْٓ اَنْ اَشْكُرَ نِعْمَتَكَ الَّتِيْٓ اَنْعَمْتَ عَلَيَّ وَعَلٰى وَالِدَيَّ وَاَنْ اَعْمَلَ صَالِحًا تَرْضٰىهُ وَاَدْخِلْنِيْ بِرَحْمَتِكَ فِيْ عِبَادِكَ الصّٰلِحِيْنَ

rabbi auzi‘nî an asykura ni‘matakallatî an‘amta ‘alayya wa ‘alâ wâlidayya wa an a‘mala shâliḫan tardlâhu wa adkhilnî biraḫmatika fî ‘ibâdikash-shâliḫîn

“Ya Tuhanku, anugerahkanlah aku (ilham dan kemampuan) untuk tetap mensyukuri nikmat-Mu yang telah Engkau anugerahkan kepadaku dan kepada kedua orang tuaku dan untuk tetap mengerjakan kebajikan yang Engkau ridai. (Aku memohon pula) masukkanlah aku dengan rahmat-Mu ke dalam golongan hamba-hamba-Mu yang saleh.” (QS. An-Naml: 19)

Baca juga: Doa Agar Cepat Naik Haji: Menggapai Panggilan ke Tanah Suci

5. Doa Nabi Adam Alaihissalam Memohon Ampunan dan Taubat

رَبَّنَا ظَلَمْنَآ أَنفُسَنَا وَإِن لَّمْ تَغْفِرْ لَنَا وَتَرْحَمْنَا لَنَكُونَنَّ مِنَ ٱلْخَٰسِرِينَ

“Ya Tuhan kami, kami telah menganiaya diri kami sendiri, dan jika Engkau tidak mengampuni kami dan memberi rahmat kepada kami, niscaya pastilah kami termasuk orang-orang yang merugi.” (QS. Al-‘Araf: 23)

6. Doa Nabi Nuh Alaihissalam Memohon Tempat Tinggal Terbaik

رَّبِّ أَنزِلْنِى مُنزَلًا مُّبَارَكًا وَأَنتَ خَيْرُ ٱلْمُنزِلِينَ

Artinya: “Ya Tuhanku, tempatkanlah aku pada tempat yang diberkati, dan Engkau adalah sebaik-baik Yang memberi tempat”. (QS. Al-Mu’minun: 29)

7. Doa Nabi Ibrahim Alaihissalam Agar Istiqomah dalam Shalat

رَبِّ ٱجْعَلْنِى مُقِيمَ ٱلصَّلَوٰةِ وَمِن ذُرِّيَّتِى ۚ رَبَّنَا وَتَقَبَّلْ دُعَآءِ
Rabbi habli hukman wa alhiqni bish-shalihiin.
Rabbij’alnī muqīmaṣ-ṣalāti wa min żurriyyatī rabbanā wa taqabbal du’ā`

Artinya: “Ya Tuhanku, jadikanlah aku dan anak cucuku orang-orang yang tetap mendirikan shalat, ya Tuhan kami, perkenankanlah doaku.” (QS. Ibrahim: 40)

Doa ini bagus untuk kamu yang ingin selalu diberi kebijaksanaan dan menjadi bagian dari orang-orang saleh.

8. Doa Nabi Yusuf Alaihissalam Agar Wafat Husnul Khatimah

تَوَفَّنِى مُسْلِمًا وَأَلْحِقْنِى بِٱلصَّٰلِحِينَ

tawaffanī muslimaw wa al-ḥiqnī biṣ-ṣāliḥīn

Artinya: “…wafatkanlah aku dalam keadaan Islam dan gabungkanlah aku dengan orang-orang yang saleh.” (QS. Yusuf: 101)

Tips Agar Istiqomah Mengamalkan Doa Para Nabi

Agar doa para nabi lebih terasa manfaatnya dalam hidupmu, coba praktikkan dengan cara berikut:

  • Baca setiap pagi dan malam hari
  • Sertakan dalam doa setelah salat wajib
  • Baca dengan penuh penghayatan dan pemahaman
  • Konsisten dan sabar dalam mengamalkan

Mengamalkan doa para nabi bukan sebatas amal ibadah, tetapi juga sarana untuk mendapatkan kekuatan ruhiyah dalam menghadapi tantangan hidup. Dengan meneladani kisah dan perjuangan para nabi melalui doa-doanya, InsyaAllah dapat menumbuhkan keimanan, ketenangan, dan harapan.

Jangan lupa untuk menyimpan dan membagikan artikel ini agar semakin banyak orang yang terinspirasi mengamalkan doa para nabi dalam kehidupan sehari-hari.

More
articles

Scroll to Top