Tahukah sahabat, waktu mustajab berdoa di bulan Ramadan begitu banyak di depan mata!
Bulan Ramadan adalah waktu yang penuh dengan berkah dan kesempatan emas untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT. Selain meningkatkan ibadah, salah satu amalan yang sangat dianjurkan di bulan suci adalah berdoa.
Namun, tidak semua waktu di bulan Ramadan sama dalam hal keutamaan berdoa. Ada beberapa waktu mustajab yang dipercaya dapat meningkatkan keberkahan doa dan kemudahan terkabulnya permohonan. Mengetahui waktu-waktu ini sangat penting agar doa kita menjadi lebih efektif dan penuh makna.
9 Waktu Mustajab Berdoa di Bulan Ramadan

1.Waktu Sahur Menjelang Subuh
Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam yang bersabda,
”Rabb kita turun ke langit dunia pada setiap malam yaitu ketika sepertiga malam terakhir. Allah berfirman, ’Barangsiapa yang berdoa kepada-Ku, niscaya Aku kabulkan. Barangsiapa yang meminta kepada-Ku, niscaya Aku penuhi. Dan barangsiapa yang memohon ampun kepada-Ku, niscaya Aku ampuni.” (HR. Bukhari no. 1145 dan Muslim no. 1808)
Ibnu Hajar Al-Asqalani menjelaskan bahwa berdoa di waktu itu mustajab, beliau berkata:
“Berdoa di waktu sahur tersebut mustajab.” (Fathul Bari Libni Hajar)
2. Sepertiga Malam Terakhir
Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam yang bersabda,
”Rabb kita turun ke langit dunia pada setiap malam yaitu ketika sepertiga malam terakhir. Allah berfirman, ’Barangsiapa yang berdoa kepada-Ku, niscaya Aku kabulkan. Barangsiapa yang meminta kepada-Ku, niscaya Aku penuhi. Dan barangsiapa yang memohon ampun kepada-Ku, niscaya Aku ampuni.” (HR. Bukhari no. 1145 dan Muslim no. 1808)
3. Sepanjang Hari Ketika Berpuasa
Dari Abu Hurairah RA, Rasulullah SAW bersabda, “Tiga orang yang doanya tidak tertolak: pemimpin yang adil, orang yang berpuasa sampai ia berbuka, dan doa orang yang terzalimi, Allah akan mengangkatnya di bawah naungan awan pada hari kiamat, pintu-pintu langit akan dibukakan untuknya seraya berfirman: Demi keagungan-Ku, sungguh Aku akan menolongmu meski setelah beberapa saat.” (Hadis Hasan diriwayatkan oleh Tirmidzi, Ibnu Majah, dan Ahmad)
Kata Imam Nawawi, “Disunnahkan orang yang berpuasa berdoa saat berpuasa dalam urusan akhirat dan dunianya, juga doa yang ia sukai, begitu pula doa kebaikan untuk kaum muslimin.”(Al Majmu’, 6: 273)
4. Sebelum Berbuka Puasa

Rasulullah SAW bersabda: “Sesungguhnya orang yang berpuasa memiliki doa yang tidak akan ditolak saat berbuka.” (HR. Ibn Majah).
Ketika berbuka adalah waktu terkabulnya doa karena saat itu orang yang berpuasa telah menyelesaikan ibadahnya dalam keadaan tunduk dan merendahkan diri. (Lihat Tuhfatul Ahwadzi, 7:194)
5. Malam Lailatul Qadar
Dari ‘Aisyah –radhiyallahu ‘anha-, ia berkata, “Aku pernah bertanya pada Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam, yaitu jika saja ada suatu hari yang aku tahu bahwa malam tersebut adalah lailatul qadar, lantas apa do’a yang mesti kuucapkan?” Jawab Rasul shallallahu ‘alaihi wa sallam, “Berdo’alah: Allahumma innaka ‘afuwwun tuhibbul ‘afwa fa’fu’anni (artinya: Ya Allah, Engkau Maha Memberikan Maaf dan Engkau suka memberikan maaf—menghapus kesalahan–, karenanya maafkanlah aku—hapuslah dosa-dosaku–).” (HR. Tirmidzi no. 3513 dan Ibnu Majah no. 3850. Abu ‘Isa At Tirmidzi mengatakan bahwa hadits ini hasan shahih.
6. Ketika Adzan Serta Antara Adzan & Iqamah
Dari Anas bin Malik radhiyallahu ‘anhu, ia berkata bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
“Sesungguhnya do’a yang tidak tertolak adalah do’a antara adzan dan iqomah, maka berdo’alah (kala itu).” (HR. Ahmad 3/155. Syaikh Syu’aib Al Arnauth mengatakan bahwa sanad hadits ini shahih)
7. Ketika Sujud dalam Shalat

Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Keadaan seorang hamba paling dekat dengan Rabbnya adalah ketika ia sedang bersujud, maka perbanyaklah berdoa saat itu.” (HR. Muslim)
Hadist ini mengajarkan kepada kita untuk meningkatkan doa ketika sujud. Sebab, dalam kondisi sujudlah seorang hamba paling dekat kepada Rabbnya.
8. Ketika Hujan Turun
Rasulullah shallallahu ’alaihi wa sallam bersabda,
“Dua do’a yang tidak akan ditolak: [1] do’a ketika adzan dan [2] do’a ketika ketika turunnya hujan.” HR. Al Hakim dan Al Baihaqi. Syaikh Al Albani mengatakan bahwa hadits ini hasan. Lihat Shohihul Jaami’ no. 3078.
9. Di Hari Jumat Ba’da Asar Sebelum Magrib
Nabi shallallahu ‘alahi wa sallam,
‘Pada hari Jum’at terdapat dua belas jam (pada siang hari), di antara waktu itu ada waktu yang tidak ada seorang hamba muslim pun memohon sesuatu kepada Allah melainkan Dia akan mengabulkan permintaannya. Oleh karena itu, carilah ia di akhir waktu setelah ‘Ashar.’[HR. Abu Dawud]
Baca juga: 5 Keutamaan Sedekah Jumat: Berbagi Kebaikan dalam Hari Penuh Berkah
Mari perbanyak doa dibulan Ramadhan, dan kita manfaatkan waktu-waktu tertentu yang dijanjikan oleh Allah bahwa doa ketika waktu-waktu tersebut dikabulkan.
Allah SWT berfirman, artinya: “Tuhanmu berfirman, “Berdoalah kepada-Ku, niscaya akan Aku perkenankan bagimu (apa yang kamu harapkan)…” (QS. Ghafir: 60)
Semoga Allah memperkenankan doa-doa kita di bulan Ramadhan. Lengkapi doa dengan sedekah terbaik di bulan Ramadan!
https://bantusesama.co/InfaqSedekah


