Yuk, Cek Keutamaan & Amalan di Sepuluh Hari Pertama Dzulhijjah 1446 H!
amalan di sepuluh hari pertama bulan dzulhijjah

Date

Facebook
Twitter
WhatsApp
Telegram

Daftar Isi

Marhaban Ya Dzulhijjah! Sudah tau amalan di sepuluh hari pertama Dzulhijjah?

Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Agama (Kemenag) telah menetapkan bahwa 1 Dzulhijjah 1446 H jatuh pada hari Rabu, 28 Mei 2025. Penetapan ini diumumkan dalam konferensi pers oleh Menteri Agama Nasaruddin Umar setelah sidang isbat yang digelar pada Selasa, 27 Mei 2025. Sidang isbat tersebut didasarkan pada hasil pengamatan hilal di 114 titik lokasi di seluruh Indonesia, di mana hilal telah terlihat di Aceh Jaya oleh Bapak Nabil yang telah disumpah. Dengan demikian, Hari Raya Idul Adha 1446 H akan diperingati pada hari Jumat, 6 Juni 2025.

Keutamaan Sepuluh Hari Pertama Dzulhijjah

Di antara nikmat besar yang Allah berikan kepada umat Islam adalah dijadikannya sepuluh hari pertama Dzulhijjah sebagai waktu yang sangat utama untuk beramal saleh. Hari-hari ini adalah waktu terbaik dalam setahun untuk mendekatkan diri kepada Allah dengan amal ibadah sebanyak mungkin.

Keistimewaannya bahkan disebutkan dalam hadis-hadis sahih. Salah satunya dari Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam yang bersabda:
“Tidak ada amalan yang lebih mulia daripada amalan yang dilakukan pada sepuluh hari pertama Dzulhijjah.”

Para sahabat bertanya, “Tidak pula bisa ditandingi dengan jihad, wahai Rasulullah?” Beliau menjawab, “Walaupun dengan jihad, kecuali jika seseorang keluar berjihad dengan jiwa dan hartanya lalu tidak kembali dengan apa-apa.” (HR. Bukhari no. 969).

Hadis ini menunjukkan bahwa amalan di sepuluh hari pertama Dzulhijjah bahkan lebih utama dari jihad, kecuali jihad yang benar-benar total.

Amalan di Sepuluh Hari Pertama Dzulhijjah

Amalan di Sepuluh Hari Pertama Dzulhijjah
Ilustrasi Amalan di Sepuluh Hari Pertama Dzulhijjah

Amalan Utama: Puasa Dzulhijjah dan Puasa Arafah

Salah satu amalan utama di awal Dzulhijjah adalah puasa sunnah, terutama puasa Arafah yang jatuh pada 9 Dzulhijjah. Puasa Arafah sangat dianjurkan bagi umat Islam yang tidak sedang berhaji. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:
“Puasa Arafah dapat menghapus dosa setahun yang lalu dan setahun yang akan datang.” (HR. Muslim)

Selain puasa Arafah, dianjurkan juga untuk berpuasa sejak tanggal 1 hingga 8 Dzulhijjah sebagai bentuk ibadah yang sangat dicintai Allah. Puasa Dzulhijjah adalah cara ringan namun penuh pahala untuk mengisi waktu-waktu yang mulia ini.

Amalan Saleh Lainnya di Sepuluh Hari Pertama Dzulhijjah

Tak hanya puasa, masih banyak amalan di sepuluh hari pertama Dzulhijjah yang bisa kita lakukan, antara lain:

  • Sholat sunnah seperti tahajud, dhuha, dan rawatib.
  • Bersedekah sebanyak mungkin, karena sedekah adalah penolak bala dan pembuka rezeki.
  • Bertakbir, bertahlil, dan bertahmid, menghidupkan syiar Islam dengan dzikir.
  • Membaca Al-Qur’an dan memperbanyak istighfar.
  • Berkurban pada hari Idul Adha bagi yang mampu, sebagai bentuk ketaatan kepada Allah.
  • Meningkatkan amal sosial, seperti menyambung silaturahmi dan membantu sesama.

Amalan-amalan ini ringan untuk dilakukan, namun besar nilainya di sisi Allah, terutama bila dilakukan dengan ikhlas dan rutin.

Pandangan Ulama Tentang Keutamaan dan Amalan di Sepuluh Hari Pertama Dzulhijjah

amalan di sepuluh hari pertama dzulhijjah
Ilustrasi amalan di sepuluh hari pertama dzulhijjah

Ibnu Rajab Al Hambali berkata, “Hadis tadi menunjukkan bahwa amalan di sepuluh hari pertama Dzulhijjah di sisi Allah lebih disukai oleh Allah dibanding hari-hari lainnya tanpa ada pengecualian. Jika dikatakan Allah itu cinta, maka menunjukkan hari-hari tersebut dinilai mulia di sisi-Nya.” (Lathoif Al Ma’arif, 458).

Para ulama terdahulu seperti Imam Nawawi, Ibnu Hajar, hingga Imam Ahmad sangat menekankan pentingnya menghidupkan hari-hari ini dengan amal yang ikhlas dan penuh semangat.

Baca juga: Jangan Terlewat! Keutamaan 10 Hari Pertama Bulan Dzulhijjah, Waktu Emas untuk Ibadah Terbaik

Jangan Lewatkan Waktu Terbaik Sepanjang Tahun

amalan di sepuluh hari pertama bulan dzulhijjah
Memaksimalkan Waktu Terbaik di Sepuluh Hari Pertama Bulan Dzulhijjah

Sepuluh hari pertama Dzulhijjah adalah waktu emas yang Allah hadiahkan bagi hamba-Nya. Momen ini hanya datang setahun sekali, dan nilainya tak bisa ditukar dengan harta dunia. Jangan sia-siakan kesempatan ini dengan aktivitas yang lalai. Perbanyaklah ibadah, amal saleh, dan doa-doa terbaik.

Semoga kita termasuk hamba-hamba yang memanfaatkan hari-hari ini dengan penuh kesungguhan dan meraih pahala yang melimpah dari Allah Subhanahu wa Ta’ala. Aamiin.

More
articles

Scroll to Top