
Ayat tentang anjuran sedekah Jumat kerap dicari oleh umat Islam yang ingin memperbanyak amal di hari yang penuh keberkahan ini. Hari Jumat sendiri dikenal sebagai sayyidul ayyam, penghulu segala hari, karena banyak keistimewaan yang Allah SWT sematkan padanya, dan salah satu amalan yang paling dianjurkan untuk diperbanyak pada hari ini adalah sedekah. Menariknya, meski Al-Qur’an tidak menyebut secara spesifik kata “Jumat” dalam ayat-ayat tentang sedekah, para ulama menjelaskan bahwa ayat-ayat umum tentang keutamaan sedekah tetap berlaku dan justru semakin dianjurkan pengamalannya di hari Jumat, diperkuat oleh hadis Rasulullah SAW.
Ayat-Ayat tentang Keutamaan Sedekah


Al-Qur’an memuat banyak ayat yang memuji dan menganjurkan sedekah secara umum, dan ayat-ayat inilah yang dijadikan rujukan saat membahas keutamaan sedekah di hari Jumat. Salah satu ayat tentang anjuran sedekah Jumat yang paling populer adalah QS. Al-Baqarah ayat 261:
مَثَلُ الَّذِيْنَ يُنْفِقُوْنَ اَمْوَالَهُمْ فِيْ سَبِيْلِ اللّٰهِ كَمَثَلِ حَبَّةٍ اَنْۢبَتَتْ سَبْعَ سَنَابِلَ فِيْ كُلِّ سُنْۢبُلَةٍ مِّائَةُ حَبَّةٍ ۗ وَاللّٰهُ يُضٰعِفُ لِمَنْ يَّشَاۤءُ ۗوَاللّٰهُ وَاسِعٌ عَلِيْمٌ
Artinya: “Perumpamaan (nafkah yang dikeluarkan oleh) orang-orang yang menafkahkan hartanya di jalan Allah adalah serupa dengan sebutir benih yang menumbuhkan tujuh bulir, pada tiap-tiap bulir seratus biji. Allah melipatgandakan (ganjaran) bagi siapa yang Dia kehendaki. Dan Allah Maha Luas (karunia-Nya) lagi Maha Mengetahui.” (QS. Al-Baqarah: 261)
Selain itu, Allah SWT juga memuji orang-orang beriman yang gemar menyedekahkan sebagian rezekinya dalam QS. Al-Baqarah ayat 3, yaitu mereka yang beriman kepada yang gaib, mendirikan salat, dan menafkahkan sebagian rezeki yang telah Allah anugerahkan kepada mereka. Ada pula QS. Al-Hadid ayat 18 yang menjanjikan pahala berlipat ganda bagi laki-laki maupun perempuan yang bersedekah dan meminjamkan hartanya di jalan Allah dengan pinjaman yang baik.
Ayat-ayat ini menegaskan bahwa sedekah bisa dan boleh dilakukan kapan saja, tanpa batasan waktu tertentu. Namun, semangat menafkahkan harta ini semakin dianjurkan untuk digalakkan pada momen-momen istimewa, salah satunya hari Jumat.
Baca Juga: Kumpulan Doa Hari Jumat yang Dianjurkan untuk Diamalkan Setiap Pekan
Mengapa Sedekah di Hari Jumat Lebih Diutamakan?


Karena tidak ada ayat tentang anjuran sedekah Jumat yang menjelaskan secara eksplisit, penguatan anjuran ini justru datang dari hadis Rasulullah SAW. Diriwayatkan dari Abdillah bin Abi Aufa, Rasulullah SAW bersabda bahwa hari Jumat adalah waktu ketika pahala sedekah dilipatgandakan (HR. Imam Syafi’i, dalam kitab al-Umm). Ibnul Qayyim rahimahullah juga menjelaskan bahwa salah satu petunjuk Nabi SAW adalah memuliakan hari Jumat dengan mengkhususkannya bagi ibadah-ibadah tertentu yang tidak dilakukan di hari lain.
Para ulama seperti Imam al-Adzra’i dan Imam al-Zarkasyi turut menegaskan bahwa meskipun seseorang tidak bisa bersedekah setiap hari, dianjurkan untuk mengutamakan hari Jumat di antara hari-hari lainnya, sebagaimana bulan Ramadhan diutamakan di antara bulan-bulan lainnya. Artinya, sedekah Jumat bukan berarti mengurangi keutamaan sedekah di hari lain, melainkan sebagai bentuk optimalisasi pahala pada waktu yang mulia.
Keistimewaan lain dari sedekah di hari Jumat, khususnya di pagi hari, adalah didoakan oleh malaikat. Dari Abu Hurairah RA, Rasulullah SAW bersabda bahwa setiap pagi ada dua malaikat turun, salah satunya mendoakan agar Allah memberikan ganti harta bagi orang yang gemar berinfak. Selain itu, disebutkan pula bahwa sedekah pada hari Jumat dapat menghapus dosa sebagaimana air memadamkan api.
Baca Juga: Sedekah untuk Korban Bencana Alam: Ikhtiar Ringankan Beban Sesama
Menjadikan Sedekah Jumat sebagai Kebiasaan


Memahami ayat tentang anjuran sedekah Jumat sekaligus hadis-hadis pendukungnya sepatutnya menjadi motivasi bagi kita untuk tidak menunda-nunda kebaikan. Sedekah tidak harus berupa uang dalam jumlah besar; makanan, pakaian layak pakai, atau bantuan kecil kepada tetangga yang membutuhkan pun termasuk sedekah yang bernilai di sisi Allah SWT. Yang terpenting adalah keikhlasan dan konsistensi dalam menjalankannya.
Menjadikan hari Jumat sebagai momen rutin untuk bersedekah, misalnya melalui program penyaluran zakat, infak, dan sedekah yang tepercaya, dapat membantu memastikan bantuan sampai kepada mereka yang benar-benar membutuhkan. Dengan begitu, keutamaan yang dijanjikan Allah SWT dalam ayat-ayat-Nya tentang sedekah bisa kita raih sekaligus turut meringankan beban saudara-saudara kita yang kurang mampu.




