Viral Challenge Hafalan Surat Ad-Dhuha Demi Miras, MUI Kecam Keras
challenge surat Ad-Dhuha demi miras

Date

Facebook
Twitter
WhatsApp
Telegram

Daftar Isi

challenge hafalan Surat Ad-Dhuha Demi Miras

Majelis Ulama Indonesia (MUI) mengecam keras aksi promosi minuman keras (miras) berkedok tantangan hafalan Al-Qur’an Surat Ad-Dhua yang baru-baru ini viral di media sosial. MUI menilai aksi tersebut tidak dapat dibenarkan, baik dari sisi agama, hukum, maupun etika moral.

Challenge hafalan Surat Ad-Dhuha Demi Miras

“Tindakan tersebut tidak bisa dibenarkan, baik secara keagamaan, moral etika, maupun secara hukum. Pelaku harus mempertanggungjawabkan perbuatannya,” ujar Ketua MUI Bidang Fatwa, KH Asrorun Niam Sholeh, dalam keterangan MUI, pada Senin (10/8/2026).

Ia menjelaskan bahwa Al-Qur’an adalah Kalamullah yang sangat disucikan. Kegiatan membaca Al-Qur’an adalah bentuk ibadah bernilai tinggi. Sebaliknya, minuman keras merupakan jenis minuman yang secara tegas diharamkan dalam Al-Qur’an.

Baca Juga: 3 Doa Memohon Ampunan dan Taubat kepada Allah SWT

challenge hafalan surat Ad-Dhuha demi miras

Karena itu, menurut dia, menyandingkan ibadah membaca Al-Qur’an sebagai syarat mendapatkan hadiah miras merupakan tindakan yang merendakan martabat agama.

“Membuat gimik membaca Al-Qur’an dengan iming-iming hadiah minuman keras adalah bentuk perendahan kesucian Alquran,” lanjutnya.

Baca Juga: Apa Hukum Uang Pendaftaran Lomba 17 Agustus Dijadikan Hadiah?

Kronologi

challenge hafalan surat Ad-Dhuha demi miras

Kasus aksi challenge hafalan surat Ad-Dhuha demi miras mencuat setelah akun Threads @JARRKOJARR membagikan pengalamannya saat menghadiri festival musik The Sound Project.

Dalam unggahannya, ia memperlihatkan sebuah booth produk miras New Port yang menggelar challenge hafalan Surah Ad-Duha dengan imbalan sebotol minuman beralkohol.

“Lagi selingan nunggu Hindia manggung, booth sebelah bikin challange “siapa yang hafal surah Ad-Duha dapet satu botol”. Kalian becanda? Menurut gua kalian ga punya etika dan adab, lo jualan minuman tapi Al Qur’an lo jadiin challenge, dan dikasih 1 botol lagi. Sakit,” katanya.

Unggahan soal aksi challenge hafalan surat Ad-Dhuha demi miras tersebut menuai gelombang kritik netizen yang menilai aksi pemasaran tersebut sama sekali tidak memiliki etika dan adab.

More
articles

Scroll to Top