
Sedekah subuh merupakan salah satu waktu bersedekah yang sangat dianjurkan bagi umat Islam. Tidak semua orang berhak menerima sedekah tersebut. Simak penjelasan artikel di bawah ini mengenai 7 golongan yang berhak menerima sedekah subuh.
Apa Itu Sedekah Subuh?

Sebelum mengetahui golongan yang berhak menerima sedekah subuh, penting untuk mengetahui apa itu sedekah subuh. Amalan ini adalah sedekah yang dilakukan pada waktu setelah sholat subuh hingga sebelum terbitnya matahari.
Umumnya praktik sedekah ini sama dengan sedekah lainnya, yaitu memberikan sesuatu baik dalam bentuk harta maupun nonharta, kepada orang yang membutuhkan dan berhak menerimanya.
Waktu Subuh memiliki keistimewaan, sebagaimana Allah SWT dan Rasulullah sering menyebutnya dalam Al-Qur’an dan hadis. Ketika seseorang bersedekah di waktu Subuh, ia telah memulai harinya dengan kebaikan, yang akan membuka pintu keberkahan dan rezeki sepanjang hari.
Baca Juga: Sedekah Subuh untuk Lansia dan Janda Dhuafa: Ringankan Beban, Penuhi Kebutuhan Harian
Golongan yang Berhak Menerima Sedekah Subuh

Berikut ini daftar golongan yang berhak menerima sedekah subuh yang perlu kamu ketahui:
Anak-anaknya
Dalam Fiqh Sunnah kitab Sayyid Sabiq disebutkan bahwa anak merupakan pihak yang paling layak menerimanya. Kemudian barulah keluarga dan kerabat. Jadi orang tua diperbolehkan untuk memberikan sedekah subuh ke anak sendiri.
Selain itu, Rasulullah SAW turut bersabda dalam hadis riwayat Muslim dan Abu Daud. Rasul bersabda, “Cukup besar dosa seseorang jika dia menyia-nyiakan tanggungannya.” Dalam hal ini yang dimaksud adalah anak, yang menjadi tanggungan setiap orang tua.
Baca Juga: Bacaan Niat dan Doa Sedekah Subuh: Lengkap Arab, Latin, dan Artinya
Keluarga
Saat ingin bersedekah, seseorang sebaiknya mengutamakan keluarga terlebih dahulu. Alasannya karena mereka adalah orang yang paling dekat dan mudah kita jangkau.
Oleh karena itu, sebelum bersedekah kepada orang lain, pastikan keluarga terdekat kita sudah tercukupi kebutuhannya. Pasalnya, sedekah ke keluarga sendiri ini termasuk nafkah yang harus dipenuhi.
Kerabat

Kerabat juga termasuk dari golongan yang berhak menerima sedekah subuh. Mereka adalah orang yang memiliki ikatan darah, seperti sepupu, paman, dan bibi.
Rasulullah SAW juga menyarankan kita untuk memberikan sedekah kepada kerabat, seperti sebuah hadis yang berbunyi:
“Sedekah yang paling utama yaitu sedekah kepada kaum kerabat yang memendam permusuhan.” (HR Thabrani)
Baca Juga: Catat! Cara Sedekah Subuh, Keutamaan, dan Niatnya
Tetangga
Sebagai Muslim kita diajarkan untuk selalu menjaga silaturahmi dan berbuat baik kepada tetangga. Tengoklah ke kanan dan kiri rumah kita apakah masih ada yang kurang mampu. Jika iya, lebih baik untuk bersedekah ke tetangga.
Orang yang Membutuhkan
Golongan ini mencakup fakir miskin, anak yatim, musafir, janda, duda, atau siapa pun yang sedang mengalami kesulitan finansial.
Baca Juga: 5 Keutamaan Sedekah Subuh: Raih Keberkahan dan Pahala Berlipat Ganda
Fakir Miskin

Fakir adalah orang yang sama sekali tidak bisa bekerja atau mencari nafkah karena sakit parah atau kondisi fisik lainnya. Sementara miskin adalah orang yang bekerja serabutan dengan penghasilan tidak menentu, atau memiliki penghasilan yang cukup untuk kebutuhan sehari-hari tetapi tidak mampu menabung untuk kebutuhan mendesak atau masa depan.
Lembaga Penyalur ZIS

Saat ini sudah banyak lembaga penyalur zakat, infak, dan sedekah yang dapat kita manfaatkan untuk menyalurkan sedekah subuh. Lembaga-lembaga ini merupakan sarana dan wadah yang cepat juga efisien.
Lembaga ini yang akan membantu kita menyalurkan sebagian rezeki kita ke orang yang membutuhkan, yang mungkin belum bisa kita jangkau sendiri secara langsung.
Itulah 7 golongan yang berhak menerima sedekah subuh. Kamu bisa menyalurkan sedekah subuh melalui LAZ UCare Indonesia di sini.


