Mengenal Bulan Safar, Sejarah, dan Maknanya dalam Islam
mengenal bulan safar

Date

Facebook
Twitter
WhatsApp
Telegram

Daftar Isi

mengenal bulan Safar

Umat Islam segera memasuki bulan Safar 1448 H. Safar memiliki sejarah tersendiri bahkan banyak mitos yang beredar terkait bulan ini. Simak artikel mengenai mengenal bulan Safar beserta sejarah dan maknanya dalam Islam.

Asal-Usul Penamaan Bulan Safar

mengenal bulan safar

Untuk mengenal bulan Safar, kita perlu mengetahui asal-usul penamaan bulan Safar. Safar merupakan bulan kedua dalam kalender Hijriyah.

Mengutip laman Majelis Ulama Indonesia (MUI), kata Safar memiliki dua arti di dalam bahasa Arab, yaitu Shafar yang berarti kosong dan Shufrah yang berarti kuning. Bulan ini dinamakan Safar karena erat kaitannya dengan kebiasaan masyarakat Arab zaman dulu yang suka meninggalkan rumah sehingga menjadi kosong untuk bepergian jauh atau berperang.

Baca Juga: Bulan Safar 2026 Jatuh Tanggal Berapa? Ini Prediksi dan Keutamaannya

Sejarah dan Mitos tentang Bulan Safar

mengenal bulan safar

Setelah mengetahui asal-usul penamaan bulan Safar, penting untuk mengenal bulan Safar terutama yang berkenaan dengan sejarah dan mitos yang meliputinya.

Pada masa jahiliyah, masyarakat Arab menganggap Safar sebagai bulan yang penuh kesialan dan keburukan. Mereka meyakini bahwa Safar merupakan salah satu jenis penyakit yang bersarang di dalam perut. Namun, Rasulullah SAW membantah mitos dan keyakinan tersebut dengan menjelaskannya dalam sebuah hadis:

عَنْ جَابِرٍ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لَا عَدْوَى وَلَا غُولَ وَلَا صَفَرَ

Artinya: “dari Jabir Rasulullah ﷺ bersabda, “Tidak ada penyakit yang menular secara sendirian tanpa izin Allah, tidak ada hantu bergentayangan dan tidak ada shafar (penyakit perut) yang terjadi dengan sendirinya.” (HR Muslim)

Baca Juga: 5 Kebiasaan yang Bisa Membuka Pintu Rezeki, Jangan Lupa Bersyukur!

Makna dan Hikmah Bulan Safar

mengenal bulan safar

Setelah mengenal bulan Safar melalui sejarah penamaan dan mitos yang menyertainya, umat Islam perlu merenungkan makna dan hikmah dari bulan ini.

Meski dikenal dengan ragam mitos keburukan, nyatanya bulan Safar memiliki hikmah yang bisa kita petik, terutama mengenai kelanjutan Hijrah Rasulullah SAW dan senantiasa memupuk keimanan kepada Allah SWT. Oleh karena itu, di bulan ini kita sebagai umat Islam dapat mengambil kesempatan dari bulan Safar untuk:

  • Menghapus takhayul dan memperkuat ketakwaan serta keimanan kita kepada Allah SWT
  • Sebagaimana bulan lainnya, Safar merupakan waktu yang tepat untuk bertobat dan mendekatkan diri kepada Allah SWT
  • Bulan Safar adalah bulan yang menyimpan banyak peristiwa penting dalam sejarah Islam. Di antaranya adalah peristiwa hijrahnya
  • Rasulullah SAW dari Mekah ke Madinah pada Muharram yang berlanjut di bulan Safar.
  • Untuk menghindari kepercayaan terhadap mitos dan takhayul, bulan Safar menjadi momen yang tepat untuk memperdalam ilmu agama.

Itulah penjelasan mengenai mengenai bulan Safar, lengkap dengan sejarah, mitos, dan hikmah yang bisa dipetik. Semoga di bulan ini, kita bisa semakin mendekatkan diri kepada Allah SWT.

More
articles

Scroll to Top