
Panduan lengkap sholat hajat dibutuhkan bagi Muslim yang ingin menunaikannya. Sholat hajat merupakan sholat sunah yang dilakukan untuk memohon agar Allah SWT mengabulkan keinginan atau hajat kita. Simak panduannya lengkap dengan niat, tata cara, dan doanya dalam artikel di bawah ini.
Apa Itu Sholat Hajat?


Sebelum mengetahui panduan sholat hajat, penting untuk mengetahui pengertiannya. Sholat hajat merupakan sholat sunah yang dilakukan untuk memohon agar Allah SWT mengabulkan keinginan atau hajat seorang Muslim.
Dalam hal ini, istilah hajat merujuk pada keinginan atau kehendak. Sholat hajat dilaksanakan minimal 2 rakaat dan maksimal 12 rakaat baik sendiri maupun berjemaah. Umat Muslim bisa melaksanakan sholat hajat kapan saja, kecuali saat waktu yang dilarang untuk sholat. Salah satu anjuran sholat hajat terdapat dalam sebuah hadis Rasulullah SAW yang berbunyi:
“Dari Usman bin Hunaif (diriwayatkan) bahwasannya seorang lelaki buta datang kepada Nabi saw seraya berkata: Doakanlah aku agar Allah menyembuhkanku. Beliau bersabda: Jika kamu mau, maka aku tangguhkan bagimu dan itu lebih baik, dan jika kamu mau, maka aku akan doakan kamu. Lelaki itu berkata, Doakanlah. Kemudian beliau saw menyuruhnya agar berwudu dan membaguskan wudunya, lalu shalat dua rakaat dan berdoa: Ya Allah, sesungguhnya aku meminta dan menghadap kepada-Mu dengan perantaraan Muhammad, Nabi pembawa rahmat. Ya Muhammad, aku telah menghadap dengan perantaraanmu kepada Rabb-ku di dalam hajatku ini agar terpenuhi. Ya Allah, berilah syafaat kepadanya bagi diriku” [H.R. Ibnu Majah].
Baca Juga: Benarkah Sedekah Menolak Bala? Ini Penjelasannya
Niat Sholat Hajat


Panduan lengkap sholat hajat diawali dengan mengetahui niat sholatnya. Adapun niat sholat hajat adalah sebagai berikut melansir laman Kementerian Agama:
أصَلَّى سُنَّةَ الْحَاجَةِ رَكْعَتَيْنِ لِلَّهِ تَعَالَى
Ushalli sunnata al-haajati rak’ataini lillahi ta’aalaa.
Artinya: “Aku niat sholat sunnah Hajat dua rakaat karena Allah Taala.”
Baca Juga: 3 Doa agar Anak Saleh dan Salehah, Orang Tua Wajib Tahu!
Tata Cara Sholat Hajat


Panduan lengkap sholat hajat juga termasuk di dalamnya tata cara mengerjakan sholat tersebut. Berikut ini tata cara sholat hajat yang dapat diamalkan:
- Berwudhu
- Takbiratul ihram sambil berniat dalam hati
- Mengerjakan dua rakaat seperti sholat fardhu pada umumnya, namun dianjurkan membaca Ayat Kursi atau surat Al-Ikhlas setelah Al-Fatihah.
- Melakukan salam pada setiap dua rakaat
- Membaca doa setelah sholat hajat
Baca Juga: 5 Keutamaan Dzikir Pagi dan Petang, Salah Satunya Membuka Pintu Rezeki
Doa Sholat Hajat


Setelah mengetahui panduan lengkap sholat hajat, penting juga mengetahui doanya. Setelah selesai salam, kita dianjurkan membaca doa berikut ini.
- Istighfar 33-100 kali
- Shalawat 330-100 kali
- Membaca doa sebagai berikut:
لا إلهَ إِلَّا اللهُ الْحَلِيمُ الْكَرِيمُ سُبْحَانَ اللهِ رَبِّ الْعَرْشِ الْعَظِيمِ الْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّالْعَالَمِينَ أَسْأَلُكَ مُوْجِبَاتِ رَحْمَتِكَ وَعَزَائِمَ مَغْفِرَتِكَ وَالْغَنِيمَةَ مِنْ كُلِّ بِرْوَالسَّلَامَةَ مِنْ كُلِّ إِثْمِ لَا تَدَعْ لِي ذَنْبًا إِلَّا غَفَرْتَهُ وَلَا هَمَّا إِلَّا فَرَّجْتَهُ وَلَا حَاجَةًإِلَّا هِيَ لَكَ رِضًا إِلَّا قَضَيْتَهَا يَا أَرْحَمَ الرَّاحِمِينَ
La ilaha illallah al-Halim al-Karim. Subhanallah Rabbi al-‘Arshi al-‘Azim. Alhamdulillahi Rabbi al-‘Alamin. As’aluka mujibat rahmatika wa ‘aza’ima maghfiratika wal ghaneemata min kulli bir, wa as-salamat min kulli ithm. La tad’a li dhanbin illa ghafartahu wa la hamma illa farrajtahu wa la hajatan illa hiya laka rida illa qadaytaha. Ya arhamar-rahimin.
Artinya: “Tidak ada Tuhan melainkan Allah yang Maha Lembut dan Maha Penyantun, Maha Suci Allah Tuhan Pemelihara Arsy’ yang Mahaagung. Segala puji bagi Allah Tuhan seru sekalian alam. Kepada-Mu-lah aku memohon sesuatu yang mewajibkan rahmat-Mudan sesuatu yang mendatangkan ampunan-Mu, serta memperoleh keuntungan pada tiap-tiap kebaikan dan keselamatan dari segala dosa. Janganlah Engkau biarkan dosa pada diriku melainkan Engkau ampuni, dan tidak ada suatu kesulitan melainkan Engkau memberi jalan keluar, dan tidak pula suatu hajat/keinginan yang mendapat kerelaan-Mu melainkan Engkau kabulkan. Wahai Tuhan yang Maha Pengasih dan Penyayang.” (HR Tirmidzi dan Ibnu Abu Aufa).
Umat Muslim juga dianjurkan untuk memanjatkan permohonan atau keinginan secara khusus kepada Allah SWT, terutama saat posisi sujud terakhir.
Itulah panduan lengkap sholat hajat, mulai dari niat, tata cara, dan doanya. Semoga Allah SWT memudahkan segala urusan kita dan mengabulkan hajat kita. Aamiin yaa robbal ‘alamiin.




