Perjuangan Hidup Perempuan Penarik Odong-odong di Masa Pandemi

Date

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on whatsapp
WhatsApp
Share on telegram
Telegram

[vc_row][vc_column][vc_single_image image=”10448″ img_size=”full” alignment=”center”][/vc_column][/vc_row][vc_row][vc_column][vc_column_text] 

Ada beban yang bisa dilihat dengan kasat mata. Ada juga yang tidak terlihat dengan mata, tapi bisa dirasakan dengan hati. Seperti beban hidup yang dirasakan oleh saudara-saudara kita di luar sana. Saat ini, tidak sedikit yang memikul beban hidup lebih dari biasanya. Keadaan pandemi, membuat banyak orang bersusah payah berjuang di masa ini. Ada yang merosot pendapatannya, ada yang kehilangan pekerjaannya bahkan ada yang tidak makan nasi lantaran sudah tidak ada lagi uang untuk membeli beras.

 

Hati mana yang rela melihat mereka disana harus berjuang menghidupi kebutuhannya sendirian? Sungguh hati manapun tidak mau melihat ini terjadi, apalagi sampai berlarut-larut dan memakan korban.

 

Di hari dan bulan yang berkah ini, LAZ UCare Indonesia turun ke tengah masyarakat untuk memberikan bantuan berupa 56 paket beras untuk mereka yang membutuhkan. Distribusi ini dilakukan pada Jumat, 01 Mei 2020 M/ 8 Ramadhan 1441 H yang berlokasi di Bekasi Jaya, Bekasi Timur, Kota Bekasi. Sejak pukul 09.00 WIB, tim LAZ Ucare Indonesia sudah berkunjung ke rumah-rumah masyarakat yang terdampak untuk memberikan bantuan berupa beras demi tercukupinya kebutuhan pokok selama Ramadhan ini.

 

Seperti biasanya, pemberian beras ini merupakan SPBU (Sedekah Pangan Buat Umat) yang menjadi program berbagi dari LAZ Ucare Indonesia. Pendistribusian ini menargetkan masyarakat yang pendapatannya berkurang atau bahkan kehilangan pekerjaan di masa pandemi Covid-19 ini.  Jauh sebelum pandemi ini pun, UCare telah merutinkan program ini. Apalagi di masa sulit ini, LAZ UCare Indonesia terus berbagi untuk mereka yang membutuhkan, terutama bagi masyarakat pra sejahtera di Kota Bekasi.

 

Dari sekian banyak penerima, ada ibu Fatrichah (45) yang berbagi ceritanya kepada Kami. Perempuan tangguh ini berprofesi sebagai penarik odong-odong. Di tengah wabah ini, pendapatan beliau turun drastis. Di hari biasa, ia bisa mendapatkan puluhan ribu rupiah dari menarik odong-odong. Kini, setelah pandemi menyerang, jangankan puluhan ribu. Belasan ribu pun tidak sampai. Alih-alih, justru beliau pernah mendapatkan hanya Rp 5.000 dalam sehari.

 

Bayangkan, lima ribu sehari? Mau beli apa ibu Fatrichah untuk keluarganya? Sedangkan ibu Fatrichah harus menghidupi 6 orang anaknya yang juga sudah putus sekolah. Belum lagi pendapatan suaminya yang bekerja serabutan pun tidak bisa memenuhi kebutuhan keluarga. Harapan ibu Fatrichah saat ini hanya 1 yaitu agar kondisi kembali normal dan beliau bisa bekerja seperti biasa.

 

Sahabat Ucare, hari Jumat ini adalah hari terbaik dimana nilai dan juga segala macam pahala akan dilipat gandakan. Apalagi di bulan Ramadhan yang mulia ini semua pahala akan dilipat gandakan. Sehingga melakukan sedekah di hari Jumat  bulan Ramadhan akan memperoleh pahala yang berlipat-lipat. MasyaAllah. Sayang sekali bukan jika kita melewatkan kesempatan emas ini?

 

Yuk, kita raih keberkahan di hari Jumat ini meski #dirumahaja.

 

Sedekah Sekarang melalui transfer ke:

 

BSM 7100 3000 14

Mandiri 167 000 2432 085

BNI Syariah 068 566 4701

A.n Yayasan Ukhuwah Care Indonesia

 

 

Tambahkan infaq Rp. 119 sebagai tanda donasi.

Contoh: transfer Rp. 1.000.119

 

Konfirmasi dan informasi ke

Telp. (021) 8896 0316

Hotline. 0813 9555 5868

 

Informasi lengkap dan sapa kami melalui:

Instagram : @lazucare

FB : Laz U-care ID

Twitter : LAZ Ucare

Telegram : https://t.me/UCareIndonesia

Website : https://www.ucareindonesia.org

Email : [email protected]

 

 [/vc_column_text][/vc_column][/vc_row]

More
articles