Bulan Ramadan identik dengan momen hangat, salah satunya buka puasa bersama alias bukber. Mulai dari reuni teman lama, kumpul keluarga, sampai acara komunitas, semua berlomba-lomba bikin acara bukber. Tapi sayangnya, nggak sedikit orang yang terjebak dalam kesalahan saat buka bersama. Bukannya jadi momen ibadah, malah bisa bikin pahala berkurang.
Hindari 5 Kesalahan Saat Buka Bersama

Yuk, cek 5 kesalahan saat buka bersama yang sering diabaikan, biar Ramadan kita tetap berkualitas!
1. Terlambat Buka Puasa Karena Sibuk Acara
Ini yang paling sering terjadi. Karena terlalu fokus nunggu teman lengkap atau sibuk dokumentasi, buka puasanya malah kelewat waktu. Padahal Rasulullah SAW bersabda:
“Manusia akan senantiasa berada dalam kebaikan selama mereka menyegerakan berbuka.” (HR. Bukhari dan Muslim)
Jadi, jangan tunggu rame dulu baru buka. Segera buka dengan kurma atau air putih, baru lanjut acara.
2. Lupa Berdoa Saat Buka Puasa
Saking hebohnya suasana bukber, banyak yang langsung seruput es buah tanpa sempat berdoa. Padahal waktu buka puasa adalah salah satu waktu mustajab untuk berdoa.
Doa simpel tapi penuh makna:
Dzahabazh zhoma’u wabtallatil ‘uruqu wa tsabatal ajru insya Allah.
Artinya: “Telah hilanglah dahaga, telah basahlah kerongkongan, semoga ada pahala yang ditetapkan, jika Allah menghendaki.”
atau….
Arab latin: Allahumma laka shumtu wabika amantu wa ‘ala rizqika afthartu birahmatika yaa arhamar rahimin
Artinya: “Ya Allah, untuk-Mu aku berpuasa, dan kepada-Mu aku beriman, dengan rizqi-Mu aku berbuka, dengan rahmat-Mu, wahai Dzat yang Maha Penyayang”.
Baca juga: Apa Itu Lailatul Qadar? Ungkap Makna, Waktu, dan Tanda-tanda Kedatangannya
3. Lupa Shalat Maghrib Gara-gara Makan & Ngobrol

Nah ini nih yang paling bahaya! Banyak yang kelamaan ngobrol, makan santai, akhirnya shalat maghrib malah ditinggal atau dikerjakan terburu-buru. Ingat, shalat tetap prioritas utama, bukan sekadar formalitas setelah kenyang.
4. Makan Berlebihan Sampai Kekenyangan
Bukber sering jadi ajang balas dendam setelah seharian puasa. Akibatnya, makanan nggak terkendali, perut jadi begah, dan ibadah malam jadi berat. Rasulullah SAW bersabda:
“Cukuplah bagi manusia beberapa suap untuk menegakkan tulang punggungnya.” (HR. Tirmidzi)
5. Sibuk Foto-Foto, Lupa Makna Ramadan
Boleh aja dokumentasi, tapi jangan sampai momen spiritual berubah jadi konten semata. Ramadan bukan tentang seberapa keren tempat bukber, tapi seberapa dalam ibadah kita.

Bukber memang seru, tapi jangan sampai jadi ajang lalai. Yuk, bijak dalam menikmati momen buka puasa bersama. Ingat, Ramadan cuma datang setahun sekali, jangan sia-siakan karena hal sepele!
Biar makin optimal, yuk sempurnakan dengan kebaikan sedekah!


