Apa itu Lailatul Qadar? Lailatul Qadar adalah malam yang sangat mulia dan penuh berkah dalam bulan Ramadan. Allah SWT menyebutkan dalam Al-Qur’an bahwa malam ini lebih baik dari seribu bulan, artinya ibadah yang dilakukan pada malam tersebut memiliki nilai yang luar biasa besar. Umat Muslim sangat dianjurkan untuk memperbanyak amal ibadah karena pahalanya lebih besar daripada ibadah selama 83 tahun. Maka tidak heran, banyak orang berlomba-lomba untuk mendapatkannya.
Maka jika ditanya, apa itu Lailatul Qadar? Ia merupakan malam dengan kemuliaan yang melebihi 1000 bulan, dalam hal keutamaan ibadah dan amal saleh. Orang yang menjumpai Lailatul Qadar selalu terdorong beramal saleh. Lailatul Qadar akan datang di tiap Ramadan, namun waktunya akan berbeda-beda di setiap tahun.
Makna Lailatul Qadar

Menjawab lebih dalam tentang apa itu Lailatul Qadar, perlu dipahami bahwa malam ini memiliki makna yang sangat istimewa:
1. Penetapan dan Pengaturan
Lailatul Qadar merupakan malam penetapan takdir kehidupan manusia selama setahun ke depan, sebagaimana disebutkan dalam QS. Ad-Dukhan: 4, bahwa pada malam itu dijelaskan segala urusan yang penuh hikmah.
2. Keagungan dan Kemuliaan
Malam ini juga menjadi malam yang agung karena Allah SWT menurunkan wahyu pertama kepada Nabi Muhammad SAW. Dijelaskan bahwa malam ini adalah waktu turunnya Al-Qur’an.
“Sesungguhnya Kami menurunkannya (Al Quran) pada malam lailatul qadar. Tahukah kamu, apakah malam qadar itu? Malam qadar adalah lebih baik daripada seribu bulan. Pada malam itu, turunlah malaikat-malaikat dan Jibril dengan izin Tuhan mereka, (membawa segala urusan), (seluruh malam itu) sejahtera sampai terbit fajar.” (QS Al-Qadr [97] ayat 1-5).
Berdasarkan teks ayat diatas Lailatul Qadar adalah malam ketika Allah SWT pertama kali menurunkan wahyu berupa ayat-ayat Al-Qur’an kepada Nabi Muhammad saw melalui malaikat Jibril. (sumber: kemenag)
3. Terbatas dan Sempit
Disebut juga sebagai malam yang sempit karena banyaknya malaikat yang turun ke bumi, sebagaimana dijelaskan dalam QS. Al-Qadr: 4.
“Pada malam itu turun para malaikat dan Rūḥ (Jibril) dengan izin Tuhannya untuk mengatur semua urusan.”
Hadist Tentang Waktu Lailatul Qadar
Dari Abu Sa’id Al-Khudri radhiyallahu ‘anhu, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
فَالْتَمِسُوهَا فِي الْعَشْرِ الْأَوَاخِرِ وَالْتَمِسُوهَا فِي كُلِّ وِتْرٍ
“Carilah lailatul qadar pada sepuluh hari terakhir Ramadhan, carilah pada malam-malam ganjil.” (HR. Bukhari, no. 2027 dan Muslim, no. 1167)
Baca juga: Jumat Pekan Kedua Ramadan, Hadirkan Paket Berbuka untuk Warga Palestina
Kapan Lailatul Qadar Terjadi?


Jika kita bertanya apa itu Lailatul Qadar dan kapan terjadinya, jawabannya adalah: waktunya dirahasiakan oleh Allah. Namun para ulama menyampaikan beberapa pendapat:
1.Ibnu Ishaq mengutip Al-Baqir: 17 Ramadan (QS. Al-Anfal: 41)
2.Imam Syafi’i berpendapat malam ke-21 atau ke-23.
3.Mayoritas ulama dan masyarakat Arab meyakini malam ke-27 Ramadan. Malam ke-27, surat Al-Qadar terdiri dari 30 kata dan kata hiya (Lailatul Qadar) adalah kata ke-27.
4.Ibnu Arabi: Itu tidak bisa dipisahkan dari malam Jumat di 10 malam terakhir Ramadan
Hikmah dari dirahasiakannya waktu Lailatul Qadar adalah agar kita memperbanyak ibadah di seluruh malam Ramadan, khususnya 10 malam terakhir.
Tanda-tanda Kedatangan Lailatul Qadar


Apa itu Lailatul Qadar dan bagaimana mengenalinya? Rasulullah SAW memberikan beberapa petunjuk tentang tanda-tandanya, di antaranya:
Matahari terbit di pagi harinya dalam keadaan putih dan tanpa cahaya menyilaukan (HR. Muslim).
Malamnya terasa damai, tenang, tidak panas, tidak dingin, dan langit terlihat bersih (HR. Ahmad).
Namun tanda-tanda ini hanya bisa dirasakan oleh mereka yang hatinya terjaga dan jiwanya bersih.
Siapa yang Bisa Menjumpai Lailatul Qadar?
Lailatul Qadar hanya bisa dirasakan oleh mereka yang menyambutnya dengan itikaf, dzikir, doa, membaca Al-Qur’an, dan memperbanyak amal ibadah seperti sedekah. Malam ini adalah malam penuh rahmat, ampunan, dan ketetapan takdir. Maka dari itu, siapkan hati dan jiwa untuk menyambutnya dengan sungguh-sungguh.
Yuk, Raih Keistimewaan Lailatul Qadar!
Sekarang kita telah memahami apa itu Lailatul Qadar, yakni malam terbaik dalam setahun yang menjadi waktu turunnya Al-Qur’an dan ketetapan takdir. Meskipun waktu pastinya dirahasiakan, kita dianjurkan memperbanyak ibadah pada 10 malam terakhir Ramadan. Semoga kita semua termasuk orang-orang yang mendapatkan keberkahan Lailatul Qadar.
Referensi: Muchlis M. Hanafi, Pengantin Ramadhan, Tangerang: Lentera Hati, 2015.




