Apa Itu Rebo Wekasan dan Adakah Amalan Khusus yang Dianjurkan?
apa itu rebo wekasan

Date

Facebook
Twitter
WhatsApp
Telegram

Daftar Isi

apa itu rebo wekasan

Umat Islam khususnya masyarakat Jawa mengenal hari Rabu terakhir pada bulan Safar dengan sebutan Rebo Wekasan. Sebenarnya apa itu Rebo Wekasan dan adakah amalan khusus yang dianjurkan dalam Islam? Hal ini perlu dijadikan pembahasan karena sebagian orang masih menganggap Rebo Wekasan sebagai hari turunnya berbagai bala. Simak penjelasannya dalam artikel di bawah ini.

Apa Itu Rebo Wekasan?

apa itu rebo wekasan

Apa itu Rebo Wekasan? Rebo Wekasan atau Rebo Pungkasan merupakan hari Rabu terakhir pada bulan Safar. Di tahun ini, hari tersebut bertepatan dengan Rabu, 12 Agustus 2026.

Banyak mitos dan kepercayaan yang beredar di masyarakat bahwa hari ini dihubungkan dengan bencana, khususnya masyarakat di Pulau Jawa. Tak heran, sebagian masyarakat masih melakukan ritual keagamaan untuk menghindari hal-hal tak diinginkan terjadi pada hari itu.

Bagi sebagian masyarakat, Rabu Wekasan memiliki tradisi dan makna tersendiri. Namun, hari tersebut juga kerap dikaitkan dengan anggapan sebagai waktu yang membawa kesialan atau turunnya berbagai musibah. Ritualnya pun beragam, mulai dari sholat, dzikir, hingga berdoa. Ada pula yang mengamalkan ayat-ayat Al-Qur’an tertentu. Lantas, benarkah ada amalan khusus yang dianjurkan pada Rebo Wekasan?

Baca Juga: 3 Doa Memohon Ampunan dan Taubat kepada Allah SWT

Pandangan Islam soal Rebo Wekasan

apa itu rebo wekasan

Mengenai apa itu Rebo Wekasan dalam ajaran Islam, pada dasarnya tidak terdapat dasar yang kuat untuk meyakini bahwa bulan Safar atau hari Rabu tertentu merupakan waktu yang secara khusus membawa kesialan.

Sejumlah ulama juga menjelaskan bahwa umat Islam tidak sepatutnya menggantungkan nasib pada anggapan tentang hari baik atau hari buruk. Ini sebagaimana Rasulullah SAW jelaskan dalam sebuah hadis:

Artinya: “Tidak ada penyakit yang menular dengan sendirinya, tidak ada tathayyur (anggapan sial), tidak ada burung hantu pembawa sial, tidak ada kesialan pada bulan Safar, dan larilah kamu dari penderita kusta sebagaimana engkau lari dari singa.” (HR. Bukhari).

Baca Juga: Apa Hukum Uang Pendaftaran Lomba 17 Agustus Dijadikan Hadiah?

Amalan Rebo Wekasan

apa itu rebo wekasan

Hingga kini masih ada masyarakat yang melakukan amalan-amalan sunah untuk menghindari kesialan pada Rebo Wekasan. Antara lain, memperbanyak doa, istighfar, sholat sunah mutlak, hingga membaca Al-Qur’an. Amalan ini erat kaitannya dengan tradisi yang mengakar di Nusantara. Mengutip NU Online, para ulama mengingatkan agar pelaksanaan berbagai amalan tersebut tidak didasarkan pada keyakinan bahwa bulan Safar atau hari Rabu terakhir memiliki kekuatan mendatangkan manfaat maupun mudarat dengan sendirinya.

Seluruh amalan hendaknya diniatkan semata-mata sebagai bentuk taqarrub (mendekatkan diri) kepada Allah SWT, dan menghindari keyakinan yang menyimpang dari syariat.

Demikian penjelasan mengenai apa itu Rebo Wekasan dan adakah amalan khusus yang dianjurkan. Pada dasarnya tidak ada dalil yang mensyariatkan amalan khusus pada hari Rebo Wekasan, namun umat Islam dibolehkan melakukan amalan sunah dengan niat mendekatkan diri kepada Allah SWT.

More
articles

Scroll to Top