Bagaimana Pelaksanaan Qurban di Tengah Darurat Pandemi?

Date

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on whatsapp
WhatsApp
Share on telegram
Telegram

Dalam satu tahun, ada dua hari raya umat islam. Yang pertama Hari Raya Idul Fitri (1 Syawal) dan kedua Hari Raya Idul Adha (10 Dzulhijjah). Dalam islam, Idul Adha merupakan salah satu momentum yang penting. Di hari tersebut, umat islam melaksanakan shalat Idul Adha dan menyembelih hewan qurban. Hal ini sebagai wujud ketaqwaan dan ketaatan terhadap perintah Allah. Sekaligus keteladan terhadap perjuangan kisah Nabi Ibrahim As dan Nabi Ismail As.

Tiap tahun tentunya, ibadah qurban senantiasa dirayakan di Indonesia. Namun, karena Indonesia saat ini masuk ke dalam negara yang memiliki kasus Positif Covid-19 cukup besar, maka  Kementerian Agama mengeluarkan SE Nomor 17 tahun 2021 tentang Peniadaan Sementara Peribadatan di Tempat Ibadah, Malam Takbiran, Salat Iduladha, dan Petunjuk Teknis Pelaksanaan Qurban Tahun1442 H/2021 M di Wilayah PPKM Darurat.

Karenanya, pelaksanaan qurban di tengah pandemi wajib memenuhi ketentuan sesuai SE Nomor 17 tahun 2021, yaitu:

a. Penyembelihan hewan qurban dilaksanakan sesuai syariat Islam, termasuk kriteria hewan yang disembelih;

b. Penyembelihan hewan qurban berlangsung dalam waktu tiga hari, yakni pada tanggal 11, 12 dan 13 Dzulhijjah untuk menghindari kerumunan di lokasi pelaksanaan qurban;

c. Pemotongan hewan qurban dilakukan di Rumah Pemotongan Hewan Ruminasia (RPH-R);

d. Dalam hal keterbatasan jumlah dan kapasitas RPH-R, pemotongan hewan qurban dapat dilakukan di luar RPH-R dengan ketentuan:

1) Penerapan jaga jarak fisik (physical distancing), meliputi:

a) Melaksanakan pemotongan hewan qurban di area yang luas sehingga memungkinkan diterapkannya jaga jarak fisik;

b) Penyelenggara melarang kehadiran pihak-pihak selain petugas pemotongan hewan qurban; c) Menerapkan jaga jarak fisik antarpetugas pada saat melakukan pemotongan, pengulitan, pencacahan, dan pengemasan daging;

d) Pendistribusian daging hewan qurban dilakukan oleh petugas kepada ke tempat tinggal warga yang berhak;

e) Petugas yang mendistribusikan daging qurban wajib mengenakan masker rangkap dan sarung tangan untuk meminimalkan kontak fisik dengan penerima.

2) Penerapan protokol kesehatan dan kebersihan petugas dan pihak yang berkurban:

a) Pemeriksaan kesehatan awal yaitu melakukan pengukuran suhu tubuh petugas dan pihak yang berkurban di setiap pintu/jalur masuk tempat penyembelihan dengan alat pengukur suhu tubuh (thermogun);

b) Petugas yang menangani penyembelihan, pengulitan, pencacahan daging, tulang, serta jeroan harus dibedakan;

c) Setiap petugas yang melakukan penyembelihan, pengulitan, pencacahan, pengemasan, dan pendistribusian daging hewan harus menggunakan masker, pakaian lengan panjang, dan sarung tangan selama di area penyembelihan;

d) Penyelenggara hendaklah selalu mengedukasi para petugas agar tidak menyentuh mata, hidung, mulut, dan telinga, serta sering mencuci tangan dengan sabun atau hand sanitizer;

e) Petugas menghindari berjabat tangan atau kontak langsung, serta memperhatikan etika batuk/bersin/meludah;

f) Petugas yang berada di area penyembelihan harus segera membersihkan diri (mandi) sebelum bertemu anggota keluarga.

3) Penerapan kebersihan alat:

a) Melakukan pembersihan dan disinfeksi seluruh peralatan sebelum dan sesudah digunakan, serta membersihkan area dan peralatan setelah seluruh prosesi penyembelihan selesai dilaksanakan;

b) Menerapkan sistem satu orang satu alat. Jika pada kondisi tertentu seorang petugas harus menggunakan alat lain, makaharus dilakukan disinfeksi sebelum digunakan.

Di samping itu, pendistribusian daging qurban sebaiknya langsung dikirimkan ke rumah-rumah warga agar menghindari terjadinya kerumunan. Yuk sahabat yang ingin berqurban, baiknya kamu serahkan saja ke UCare Indonesia. Jadikan qurban kamu lebih aman, tanpa harus ikut kerumunan. Qurban akan diolah jadi rendang dan langsung didistribusikan di Hari Tasyriq. Berkahnya dapat, amannya dapat.

Pesan qurban di sini https://s.id/PowerQurban

More
articles

Kontak Kami

Jl. Rajawali Raya No.73 RT.009/RW.002, Kel. Kayuringin Jaya, Kec. Bekasi Selatan, Kota Bekasi, Jawa Barat 17144

+62-822-2333-9773

(021) 88960316