Bolehkah Bersedekah Namun Punya Hutang?
Bolehkah Fidyah Dibayar dengan Uang?

Date

Facebook
Twitter
WhatsApp
Telegram

Daftar Isi

“Bolehkah bersedekah namun punya hutang?” Mungkin pernah terbesit pertanyaan tersebut dalam hati sahabat.
Dalam Islam, sedekah adalah memberikan sesuatu kepada orang lain tanpa dibatasi waktu dan jumlah tertentu. Sedekah bisa dalam bentuk harta, tenaga, waktu dan pikiran atau pun perbuatan baik lainnya. Sedekah memiliki banyak keistimewaan bagi yang menunaikannya. Namun membayar hutang juga merupakan tindakan yang mulia.

Bolehkah Bersedekah Namun Punya Hutang? Ini Pendapat Buya Yahya

Buya Yahya dalam majlisnya menegaskan bahwa dalam segala amalan harus ada ilmunya. Semua amal yang tidak pakai ilmu tidak diterima oleh Allah SWT. Bagaimana jika seseorang punya hutang tapi ingin berinfak dan bersedekah?
“Bila seseorang punya hutang ketahui dulu bahwa membayar hutang adalah kewajiban jauh lebih besar pahalanya dibanding sedekah. Dan kalau menunda jadi dosa. Makanya pahala membayar hutang lebih besar karena ia akan mendapatkan pahala. Kemudian setelah itu, hukum sedekah dan infak dibedakan.” Ujar Buya Yahya.

Hukum Tentang Bolehkah Bersedekah Namun Punya Hutang?

Pertama, jika hutangmu merupakan hutang yang sudah jatuh tempo maka harus bayar. Tidak boleh bersedekah sedangkan hutangnya menumpuk dan sudah jatuh tempo.


Kedua, kalau hutangnya belum jatuh tempo dan misalkan bayarnya bulan Sya’ban dan punya gambaran untuk membayarnya, maka Anda masih bisa bersedekah karena belum jatuh tempo.


Ketiga, boleh bersedekah atau infak, sementara anda punya hutang yang jatuh tempo dengan catatan meminta izin kepada orang meminjamkan uang.

Baca juga: Keajaiban Sedekah, Harta Bertumbuh dan Berkembang


“Pak, saya kan punya hutang 10 juta harus saya bayar sekarang. Cuma kira-kira saya punya duit 5 juta, apakah boleh kasih tempo lagi, saya mau sedekah ke Pondok,” Kalau dia tidak mengizinkan, maka bayarkan hutang karena itu lebih gede pahalanya. Hutang belum beres jatuh tempo, tapi bersedekah, maka itu menjadi masalah.” Nasihat Buya Yahya.

Beramal Murni Hanya Karena Allah Azza Wa Jalla

Bolehkah Bersedekah Namun Punya Hutang

Takutlah kepada Allah, amallah karena Allah SWT. Takutlah kepada Allah SWT. Bukan karena mengejar ingin mendapat sanjungan dari manusia. Karena dengan belum membayar hutang padahal sudah jatuh tempo sama dengan menyakiti orang yang dipinjami hutangnya.


“Termasuk belum bayar zakat dan sedekah. Dan betul kata orang kaya, sedekah lebih mudah daripada bayar zakat. Sebab bayar zakat tidak ada yang menyanjung. Sedangkan sedekah banyak yang menyanjung. Padahal pahala zakat lebih gede daripada pahala sedekah. Tapi begitulah setan menjerumuskan orang lebih senang pada yang sunnah daripada yang wajib.” Tutup Buya Yahya.

Dengan begitu sahabat kita mengetahui tentang “Bolehkah bersedekah namun punya hutang?”. Alangkah baiknya mendahulukan yang wajib yaitu membayar hutang apalagi jika sudah jatuh tempo. Karena hutang adalah kewajiban dan sedekah adalah sunnah. Adapun tetap dibolehkan bersedekah dengan syarat belum jatuh tempo serta memperoleh izin dari yang memberikan hutang.

Semoga dengan demikian, bukan hanya kewajiban yang ditunaikan, tapi juga mengundang rahmat dan ridha dari Allah Subhanahu Wa Ta’ala.

More
articles