Dua Mata yang Tidak Akan Tersentuh Api Neraka
DUA MATA

Date

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on whatsapp
WhatsApp
Share on telegram
Telegram

Masih ingatkah sahabat pernyataan yang menyebutkan bahwa manusia tempatnya salah dan berbuat dosa? Benar, seringkali karena untuk memenuhi hawa nafsu segala cara dilakukan. Meskipun kerap kali harus berbentrokan dengan kemaslahatan bahkan cenderung menyalahi syari’at.

Sebagai hambanya yang beriman, seorang muslim pasti ada rasa gelisah dan takut manakala melangkah pada sesuatu yang tidak dibenarkan dalam islam. Apalagi kalau sampai terjerumus kepada lembah dosa dan kemaksiatan. Akan timbul dalam hatinya rasa ketidaknyamanan serta kegelisahan akibat dosa dan kesalahnnya. Namun, seorang muslim tentu akan segera menyadari bahwa Allah Subhanahu Wa Ta’ala senantiasa membukakan pintu maaf dan taubat bagi para hambaNya.

Di samping itu, tahukah sahabat bahwa air mata bisa menjadi penyelamat?

Dalam sebuah kisah diceritakan, seorang laki-laki datang menemui Rasulullah, kemudian bertanya, “Wahai Rasulullah, bagaimana caranya agar aku selamat dari api neraka?” Beliau menjawab, “Dengan air matamu.”

Laki-laki itu kembali bertanya, “Bagaimana aku bisa selamat dari neraka hanya dengan air mataku?”

Beliau menjawab, “Teteskan air matamu karena takut kepada Allah, karena Dia tidak akan menyiksa (pemilik) mata yang menangis karena takut kepadaNya.” (HR. Al Khathib dalam kitab Tarikh Baghdad)

Baca artikel lainnya: Mendalami Makna Hijrah Bagi Seorang Muslim

Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam dari sahabat Ibnu Abbas,

عَيْنَانِ لاَ تَمَسُّهُمَا النَّارُ عَيْنٌ بَكَتْ مِنْ خَشْيَةِ اللَّهِ وَعَيْنٌ بَاتَتْ تَحْرُسُ فِى سَبِيلِ اللَّهِ

Dua mata yang tidak akan tersentuh oleh api neraka yaitu mata yang menangis karena takut kepada Allah dan mata yang bermalam (begadang) untuk berjaga-jaga (dari serangan musuh) ketika berperang di jalan Allah.” (HR. Tirmidzi. Hadits ini shohih ligoirihi –yaitu shohih dilihat dari jalan lainnya- , sebagaimana dikatakan oleh Syaikh Al Albani dalam Shohih At Targib wa At Tarhib no. 1229)

Jadi jika hari ini belum menangis karena Allah, maka menangislah. Menangis sembari memohon ampunan kepada Allah karena khawatir dengan dosa-dosa yang telah diri perbuat. Menangislah dengan hati yang khusyu, sembari bermunajat kepada Allah agar masih diberikan waktu untuk terus memperbanyak amal sholeh. Jemput pahala lewat berbagi kepada sesama, klik di sini.

More
articles

Kontak Kami

Jl. Rajawali Raya No.73 RT.009/RW.002, Kel. Kayuringin Jaya, Kec. Bekasi Selatan, Kota Bekasi, Jawa Barat 17144

+62-822-2333-9773

(021) 88960316