Kemuliaan Anak Yatim Serta Anjuran untuk Memperhatikannya
cara bersedekah yang baik

Date

Facebook
Twitter
WhatsApp
Telegram

Daftar Isi

Kemuliaan anak yatim terkandung dalam ajaran agama Islam. Islam sangat memberikan perhatian penuh terhadap kehidupan anak yatim. Umat Islam diperintahkan untuk memperhatikan anak-anak yatim hingga memenuhi kasih sayang kepadanya. Sehingga menyakiti, melukai, membentak apalagi berlaku sewenang-wenang kepadanya sangat dilarang.

Allah SWT berfirman dalam surat Ad-Dhuha Ayat 9

فَأَمَّا ٱلْيَتِيمَ فَلَا تَقْهَرْ

Fa ammal-yatīma fa lā taq-har

Artinya: Sebab itu, terhadap anak yatim janganlah kamu berlaku sewenang-wenang.

Anak yatim dilarang untuk dihardik, namun dianjurkan untuk memberikan kepada mereka kasih sayang. Bukan hanya keperluan dan kebutuhan hidup yang diberikan, tapi juga memberikan perhatian dan kasih sayang untuk mereka.

Kemuliaan Anak Yatim dan Anjuran Mengasihinya

kemuliaan anak yatim

Syekh Ali Jaber rahimahullah menceritakan, “Ada hadist qudsi, saat anak yatim menangis datang seorang soleh dan mengusap kepalanya dan memeluk anak yatim itu. Kata Allah kepada malaikat, “Siapa yang menghentikan tangisnya anak yatim itu?”. Malaikat pun menjawab, “Ya Allah, itulah ada hambamu yang membuat anak itu diam tidak menangis lagi.”  Maka Allah SWT melanjutkan, “Saksikan wahai malaikatku dengan kesenangan selama-lamanya. Aku akan balas dengan kesenangan dan tidak akan menangis lagi orang itu yang menghentikan tangis anak yatim.”

Baca juga: Dukung Pendidikan, UCare Sampaikan Bantuan Biaya Pendidikan Anak Yatim Kota Bekasi

Keistimewaan memelihara dan mencintai anak yatim maka surga jaminannya. Jika mereka nakal maka itu ujiannya. Anak yatim dikatakan sebagai anaknya nabi. Bila dielus kepala, dicium keningnya maka dosanya diampuni oleh Allah SWT. Mudah bagi umat Nabi Muhammad SAW untuk mencari pahala sebanyak-banyaknya, namun kembali lagi pada kesungguhan diri.

Hikmah Keyatiman Rasulullah SAW

Rasulullah menjelaskan kondisi dan keadaan, bagaimana saat beliau menjadi yatim senantiasa dalam lindungan Allah. Bagaimana Rasulullah waktu pertama kali sebelum turun wahyu mencari kebenaran, beliau sungguh sendirian di dalam gua Hira sambil Allah memberikan wahyu untuk memberikan petunjuk kepada Rasulullah. Rasulullah sendiri menghadapi proses keyatiman, namun Allah SWT selalu memberikan petunjuk padanya.

kemuliaan anak yatim

Allah sangat menghargai orang-orang yang mempedulikan sebagian rezekinya untuk diberikan pada anak yatim. Anak yatim bukan hanya memerlukan materi, tapi juga membutuhkan kasih sayang karena kasih cintanya yang memberikan orangtuanya. Apalagi anak yatim miskin, berhak mendapatkan zakat maal (di setiap haul) untuk dibagi kepada anak yatim miskin.

Kemuliaan Anak Yatim dan Wujud Syukur dengan Berbagi untuk Mereka

kemuliaan anak yatim

Allah memberikan penekanan agar kita memperhatikan anak yatim. Salah satu kunci bersyukur atas nikmat Allah adalah memberikan perhatian terhadap anak-anak yatim. Karena itu dalam surat Ad Dhuha dijelaskan tentang nikmat Allah kepada kita, maka ceritakan. Berarti kita merasa nikmat itu.


وَاَمَّا بِنِعْمَةِ رَبِّكَ فَحَدِّثْ

wa ammā bini’mati rabbika fa ḥaddiṡ
Artinya: “Dan terhadap nikmat Tuhanmu hendaklah engkau nyatakan (dengan bersyukur).” (QS. Ad-Dhuha: 11)

Syekh Ali Jaber rahimahullah menyampaikan bahwa apapun yang kita dapatkan dari rezeki, kemudahan dan kelancaran boleh kita ceritakan. Tapi bukan ceritakan ke sembarangan orang, tapi ceritakan kepada orang shaleh yang mendoakan. Kita ceritakan kepada orang baik yang membanggakan nikmat itu.

Sahabat, itulah tadi keistimewaan dan kemuliaan anak yatim. Jaminan surga diberikan bagi siapa saja yang senang memperhatikan hidup anak-anak yatim dan turut membantu memenuhi kebutuhannya. MasyaAllah, bukan hanya hati anak-anak yatim yang dibuat senang, namun bagi yang memperhatikannya pun akan dapat kebaikan dan keberkahan melimpah.

Ingin turut andil membahagiakan anak-anak yatim di Kota Bekasi dan sekitarnya?

cara memuliakan anak yatim

Klik dan berikan infak terbaik sahabat melalui bantusesama.co/SedekahYatim

More
articles