
Musim haji 2026 telah tiba. Salah satu bacaan yang biasa dibaca jemaah haji dan umrah adalah bacaan Talbiyah. Simak lafal bacaan talbiyah dalam artikel di bawah ini lengkap dengan bahasa Arab, Latin, dan artinya.
Apa Itu Bacaan Talbiyah?


Sebelum mengetahui lafal bacaan Talbiyah, penting untuk memahami apa itu definisi bacaan talbiyah. Kalimat Talbiyah adalah zikir atau seruan yang diucapkan oleh jemaah haji atau umrah sebagai bentuk jawaban atas panggilan Allah SWT untuk beribadah. Membaca talbiyah dihukumi sunah muakkadah bagi jemaah haji maupun umrah.
Baca Juga: Kapan Waktu Pelaksanaan Kurban? Ini Batas Akhirnya Sesuai Syariat


Bacaan talbiyah diucapkan sejak calon jemaah haji berniat untuk haji (ihram) tepatnya ketika akan mengambil miqat hingga masuk ke Masjidil Haram. Kalimat talbiyah ini dibaca lantang dan berkelanjutan oleh jemaah haji hingga melontar jumrah aqabah pada 10 Dzulhijjah.
Baca Juga: 5 Amalan yang Setara Haji dan Umrah, Salah Satunya Membantu Sesama
Lafal Bacaan Talbiyah


Pada dasarnya lafal bacaan talbiyah yang utama adalah lafal yang diajarkan langsung oleh Rasulullah SAW. Namun, menambahkan bacaan lain yang memiliki dasar riwayat, hukumnya dianggap baik. Begitu juga tambahan yang tidak berasal dari riwayat tetap dibolehkan selama berisi doa dan pujian yang baik.
Para ulama menganjurkan agar bacaan talbiyah dibaca dengan hati yang hadir, penuh dengan kekhusyukan, serta diiringi kesadaran bahwa perjalanan haji dan umrah adalah perjalanan menuju rahmat dan ampunan Allah SWT.
Baca Juga: Catat, 4 Syarat Hewan Kurban dan Cara Memilihnya Sesuai Syariat


Berikut ini lafal bacaan talbiyah yang paling utama sesuai yang diajarkan Rasulullah SAW melansir laman Majelis Ulama Indonesia (MUI):
لَبَّيْكَ اللَّهُمَّ لَبَّيْكَ، لَبَّيْكَ لا شَرِيكَ لكَ لَبَّيْكَ، إنَّ الحَمْدَ والنِّعْمَةَ لكَ وَالمُلكَ، لا شَرِيكَ لكَ
Artinya: “Aku memenuhi panggilan-Mu ya Allah, aku memenuhi panggilan-Mu. Aku memenuhi panggilan-Mu, tiada sekutu bagi-Mu, aku memenuhi panggilan-Mu. Sesungguhnya segala puji, nikmat, dan kerajaan adalah milik-Mu. Tiada sekutu bagi-Mu.”
Saat membaca lafal bacaan talbiyah, jemaah haji dan umroh diharapkan tidak hanya mengucapkannya dnegan lisan, tapi juga meresapi maknanya dalam hati.
