Pemkot Padang Ingin Jadikan Program Pro Ibu Ucare Indonesia Jadi Role Model

Date

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on whatsapp
WhatsApp
Share on telegram
Telegram


 
UCAREINDONESIA.ORG – Pemerintah Kota Padang mengundang Ketua Dewan Pembina Laz Ukhuwah Care Indoensia, Achmad Ridwan sebagai narasumber pelatihan pemberdayaan ekonomi mikro Kota Padang.
 
Dalam kesempatan itu, Achmad Ridwan menyampaikan “Succes Story Pemberdayaan Ekonomi Kaum Dhuafa melalui Program Pro Ibu di hadapan 50 Koperasi dan Masyarakat Ekonomi Syariah Kota Padang.
 
Menurut pria lulusan ekonomi itu, dirinya diundang ke sana, karena Pro Ibu telah berhasil membina 4.000 anggota di Kota Bekasi yang rata-rata terlibat dari rentenir.
 

 
Hal itu juga disampakan oleh Kepala Bagian Perekonomian Setda Kota Padang Swesti Fanloni saat memberikan sambutan.
 
“Kami ingin belajar dari Laz Ucare Indonesia, bagaimana menjalankan program pemberdayaan untuk kaum dhuafa yang begitu sustainable,” katanya Jumat (21/2/2020).
 
Achmad Ridwan menyambut baik jika pemerintah Kota Padang ingin belajar ke Kota Bekasi terkait program Pro Ibu.
 
“Insya Alloh, Laz Ucare siap mengajarkan koperasi di Kota Padang,” katanya saat di wawancara.
 
Salah satu peserta pelatihan sempat bertanya mengenai Sisa Hasil Usaha (SHU), karena program Pro Ibu merupakan program pemberdayaan dengan lingkup koperasi seperti mereka.
 
Menurut Achmad Ridwan, esensi dari SHU itu membuat orang bahagia. Kalau mendapatkan SHU tidak membuat anggota dari Koperasi tidak bahagia untuk apa.
 
“Sudah bertahun-tahun program Pro Ibu memberikan hasil melebihi SHU. Ketika ada anggota yang meninggal, minimal mereka mendapatkan uang 20 juta,” katanya.
 
Pria yang disapa Ridwan mengatakan dengan metode berkelompok, mengajarkan anggota menabung dan saling tolong menolong itulah yang harus dilakukan setiap koperasi.
 
“Dari 4 ribu orang itu yang terkena rentenir sekarang sudah berusaha sendiri,” katanya.

More
articles