Pengertian dan Dalil Fidyah, Serta Cara Mudah Menunaikannya!
pengertian dan dalil fidyah

Date

Facebook
Twitter
WhatsApp
Telegram

Daftar Isi

Apa pengertian dan dalil fidyah? Lalu, bagaimana cara menunaikannya agar mudah?

Artikel ini akan membahas tentang pengertian dan dalil fidyah, lengkap dengan cara mudah membayarnya melalui UCare Indonesia!

Pengertian dan Dalil Fidyah

pengertian dan dalil fidyah

Dalam Islam, fidyah merupakan keringanan yang diberikan untuk golongan tertentu yang tidak mampu untuk menunaikan puasa Ramadan. Sebagai ganti dari puasa wajib yang tidak ditunaikan, mereka harus menggantinya dengan fidyah atau memberi makan fakir miskin sesuai dengan hari yang ditinggalkan. Takaran fidyah dikeluarkan setara dengan makanan pokok untuk satu orang miskin selama sehari.

Menurut Imam Malik, Imam As Syafi’i bahwa fidyah yang harus dikeluarkan adalah satu mud. Yaitu dengan memberi makan fakir miskin sehari tiga kalinya. Fidyah dibayarkan kepada orang miskin. Orang miskin adalah mereka yang mempunyai pemasukan tapi tak mencukupi kebutuhan.

Pengertian dan Dalil Fidyah, Serta Cara Menunaikannya!

pengertian dan dalil fidyah

Dalam Al-Quran, perintah fidyah secara jelas tertulis dalam ayat berikut: “(yaitu) dalam beberapa hari yang tertentu. Maka barangsiapa diantara kamu ada yang sakit atau dalam perjalanan (lalu ia berbuka), maka (wajiblah baginya berpuasa) sebanyak hari yang ditinggalkan itu pada hari-hari yang lain. Dan wajib bagi orang-orang yang berat menjalankannya (jika mereka tidak berpuasa) membayar fidyah, (yaitu): memberi makan seorang miskin. Barangsiapa yang dengan kerelaan hati mengerjakan kebajikan, maka itulah yang lebih baik baginya. Dan berpuasa lebih baik bagimu jika kamu mengetahui.” (QS. Al-Baqarah: 184)

Secara terang disebutkan untuk golongan yang berat menjalankan puasa karena alasan tertentu maka diwajibakan membayar fidyah. Adapun golongan tersebut antaranya adalah orang tua lansia yang tidak sanggup berpuasa, orang sakit parah, ibu hamil dan ibu yang menyusui yang khawatir dengan kondisi diri atau bayinya.

Dalam mazhab Syafii, Jika ibu hamil tidak puasa karena khawatir terhadap dirinya yang lemah, maka qodho saja. Tapi jika ibu hamil karena khawatir karena ada unsur kekhawatiran terhadap kesehatan dan kondisi anak, maka ia kena dua yaitu qadha dan fidyah. Maka golongan tersebut dibolehkan menunaikan fidyah. Fidyah boleh diberikan secara langsung atau bisa diwakilkan melalui lembaga untuk mengelola dana fidyahnya sehingga disampaikan kepada yang berhak menerimanya dalam bentuk makanan.

Berdasarkan SK Ketua BAZNAS No. 07 Tahun 2023 tentang Zakat Fitrah dan Fidyah untuk wilayah Ibukota DKI Jakarta Raya dan Sekitarnya, ditetapkan bahwa nilai fidyah dalam bentuk uang sebesar Rp60.000,-/hari/jiwa.

2 Cara Mudah Bayar Fidyah dengan Mudah

pengertian dan dalil fidyah

UCare Indonesia siap membantu sahabat untuk mengelola dan menyalurkan fidyah agar disampaikan kepada golongan yang berhak menerimanya.

Baca juga: Cara Menunaikan Fidyah Melalui UCare Indonesia

Ada 2 layanan untuk membayar fidyah melalui UCare Indonesia.

Pertama, menggunakan platform bantu sesama, klik di sini.

Kedua, layanan transfer antar bank melalui rekening berikut:

BSI 685 664 7010

BCA 066 327 1960

Mandiri 167 000 2432 085

A.n Yayasan Ukhuwah Care Indonesia

Konfirmasi: (hotline) 0822 2333 9773

Sahabat itulah tadi seputar pengertian dan dalil fidyah, serta cara menunaikan fidyah dengan mudah melalui UCare Indonesia!

More
articles