Protokol Kesehatan Penyembelihan Hewan Kurban di Masa Pandemi

Date

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on whatsapp
WhatsApp
Share on telegram
Telegram

Bulan Dzulhijjah sebentar lagi akan tiba, artinya Hari Raya Idul Adha atau Hari Raya Kurban juga akan nampak di depan mata. Bahkan sudah beberapa minggu terakhir ini, sahabat bisa menyaksikan banyaknya penjual hewan kurban yang mulai menawarkan dagangannya untuk diperjual belikan.

Namun di masa pandemi ini, proses penyembelihan hewan kurban akan cukup berbeda dengan proses penyembelihan di tahun-tahun sebelumnya. Covid-19 ini, membuat banyak perubahan tatanan hidup. Salah satunya dari segi tata cara penyembelihan hewan kurban.

Bahkan Kementerian Agama Republik Indonesia menerbitkan panduan penyembelihan hewan kurban tahun 1441H/2020M, guna mengantisipasi agar penerapan protokol kesehatan dalam penyembelihan hewan kurban tetap berjalan dengan baik di era new normal ini.

Berikut adalah tata cara penyembelihan hewan kurban, penyelenggaraan sesuai dengan protokol kesehatan new normal sesuai Surat Edaran (SE) Nomor 18 Tahun 2020:

1.Penerapan jaga jarak fisik (Physical distancing), meliputi:

  • Pemotongan hewan kurban dilakukan di area yang memungkinkan penerapan jarak fisik;
  • Penyelenggara mengatur kepadatan di lokasi penyembelihan, hanya dihadiri oleh panitia dan pihak yang berkurban;
  • Pengaturan jarak antar panitia pada saat melakukan pemotongan, pengulitan, pencacahan, dan pengemasan daging;
  • Pendistribusian daging hewan kurban dilakukan oleh panitia ke rumah mustahik.

2. Penerapan kebersihan personal panitia, meliputi:

  • Pemeriksaan kesehatan awal yaitu melakukan pengukuran suhu tubuh di setiap pintu/jalur masuk tempat penyembelihan dengan alat pengukur suhu oleh petugas;
  • Panitia yang berada di area penyembelihan dan penanganan daging, tulang, serta jeroan harus dibedakan;
  • Setiap panitia yang melakukan penyembelihan, pengulitan, pencacahan, pengemasan, dan pendistribusian daging hewan harus menggunakan masker, pakaian lengan panjang, dan sarung tangan selama di area penyembelihan;
  • Penyelenggara hendaklah selalu mengedukasi para panitia agar tidak menyentuh mata, hidung, mulut, dan telinga, serta sering mencuci tangan dengan sabun atau hand sanitizer;
  • Panitia menghindari berjabat tangan atau kontak langsung, serta memperhatikan etika batuk/bersin/meludah;
  • Panitia yang berada di area penyembelihan harus segera membersihkan diri (mandi) sebelum bertemu anggota keluarga.

3.Penerapan kebersihan alat, meliputi:

  • Melakukan pembersihan dan disinfeksi seluruh peralatan sebelum dan sesudah digunakan, serta membersihkan area dan peralatan setelah seluruh prosesi penyembelihan selesai dilaksanakan;
  • Menerapkan sistem satu orang satu alat. Jika pada kondisi tertentu seorang panitia harus menggunakan alat lain maka harus dilakukan disinfeksi sebelum digunakan.

More
articles

Kontak Kami

Jl. Rajawali Raya No.73 RT.009/RW.002, Kel. Kayuringin Jaya, Kec. Bekasi Selatan, Kota Bekasi, Jawa Barat 17144

+62-822-2333-9773

(021) 88960316