Qurban, Bukti Cinta Nabi Ibrahim Kepada Sang Kholiq

Date

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on whatsapp
WhatsApp
Share on telegram
Telegram

Qurban adalah satu kata yang berasal dari bahasa Arab “Qariba” yang berarti dekat atau mendekatkan. Sesuai dengan artinya Qurban dimaksudkan untuk mendekatkan diri kepada ALLAH SWT, dengan rasa penuh cinta dan keikhlasan mengerjakan sebagian dari perintah NYA. Begitu juga dengan bapak tauhid kita Nabi ALLAH Ibrahim AS. bukti Cinta kepada sang kholiq, tertulis indah dalam Alquran.

Dalam satu ceramah Gus Baha yang diunggah ke dalam Youtube, beliau mengangkat suatu kisah dalam kitab Hikam, bahwa Nabi Ibrahim pernah diajak ke alam malakut ( alamnya para malaikat dan jin) oleh ALLAH.

Di kisahkan Nabi Ibrahim di tanya oleh ALLAH prihal prilaku orang yang berbuat zina dan keburukan lainnya.

” Bagaimana menurutmu, Ibrahim?” ALLAH bertanya kepada Nabi Ibrahim

” Matikan saja ya ALLAH, mereka memakan rizky MU tetapi di dunia berbuat maksiat.” Jawab Ibrahim kepada sang Kholiq

Seketika ALLAH pun mencabut nyawa para penzina dan lain-lain tadi.

” Lalu bertemu renternir yang suka makan riba dan mencekik fakir miskin secara ekonomi, menurutmu bagaimana Ibrahim?” ALLAH bertanya kembali.

” Ya matikan saja ya ALLAH, mereka mamakan rezeki MU, tapi … tidak menuruti perintah-MU yang melarang riba.” Ibrahim kembali menjawab.

Jawaban Nabi Ibrahim di kabulkan oleh ALLAH, namun hasil jawaban ini kelak menjadi ujian bagi sang Nabi.

Hingga suatu saat ALLAH mengujinya, untuk menyembelih Ismail anak yang di Cintainya.

Sontak saja Nabi Ibrahim protes, “Ya ALLAH, ini buah hatiku, kenapa Engkau suruh aku menyembelihnya?”

Lalu ALLAH berkata, ” Apakah kamu tidak ingat saat AKU ajak kamu ke alam Malakut, kamu suruh AKU cabut nyawa banyak orang…itu hambaku, AKU menantikan tobatnya, enak saja kamu suruh AKU cabut nyawanya, tanpa fikir-fikir AKU turuti mu.”

Kemudian ALLAH menyampaikan kalimat perintah sekaligus ujian bagi ayahnya Ismail, “Sekarang AKU suruh kamu sembelih anakmu, kok kamu fikir-fikir?”

Kisah yang agung tentang pembuktian Cinta Nabi Ibrahim kepada sang Kholiq, terkisah dalam firman ALLAH Qur’an Surat As Saffat (37) : 102 – 109. Semoga menjadi keteladan bagi kita sebagai hamba ALLAH yang penuh Cinta dan Ketaqwaan…Aamiin.

More
articles