Siapa Saja orang yang Berhak Menerima Zakat Penghasilan

Date

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on whatsapp
WhatsApp
Share on telegram
Telegram

Zakat profesi atau zakat penghasilan menjadi salah satu ijtihad ulama di era modern. Zakat ini dibebankan kepada siapapun yang memiliki penghasilan selain dari tani, tambang, ternak, serta dagang. (Silakan zakat di kitabisa) Jenis profesi yang dibebani zakat ini di antaranya adalah pejabat, karyawan swasta, pegawai negeri sipil, dokter, dosen, advokat, dan sebagainya.

Seperti halnya dengan jenis zakat lain, zakat penghasilan juga tak bisa diberikan kepada semua orang. Ada ketentuan dalam syari’at yang mewajibkan golongan penerima zakat, termasuk di antaranya adalah zakat penghasilan. Kalau pemberian zakat tersebut tidak diberikan pada golongan penerima zakat yang tepat, tak ubahnya seperti infak dan sedekah.

Orang-Orang yang Berhak Menerima Zakat Penghasilan

Ketentuan terkait golongan penerima zakat telah diatur oleh Allah SWT dalam Al Quran surat At-Taubah ayat 60 yang berbunyi

Sesungguhnya, zakat-zakat itu hanyalah untuk orang-orang fakir, orang-orang miskin, pengurus-pengurus zakat, para muallaf yang dibujuk hatinya, untuk (memerdekakan) budak, orang-orang yang berutang, fi sabilillah, ibnu sabil, sebagai ketetapan yang diwajibkan Allah, dan Allah Maha Mengetahui lagi Maha Bijaksana

Metode pembayaran zakat profesi secara online bisa Anda lakukan dengan memanfaatkan layanan UCare Indonesia. Pembayaran zakat di dapat Anda lakukan di mana saja dan kapan saja. Cukup dengan menuju ke situs resmi atau web donasi. Anda juga dapat menghitung besaran zakat profesi yang harus dibayarkan lewat layanan ini. Anda tinggal bayar sesuai hasil perhitungan, dan zakat pun akan disalurkan kepada pihak yang benar-benar berhak. Mudah, kan?

More
articles