Tak Rela Pedagang Kecil Berjuang Sendirian, LAZ UCare Indonesia Ulurkan Bantuan di Masa Pandemi

Date

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on whatsapp
WhatsApp
Share on telegram
Telegram

[vc_row][vc_column][vc_single_image image=”10233″ img_size=”full” alignment=”center”][/vc_column][/vc_row][vc_row][vc_column][vc_column_text]Di masa pandemi, sektor UMKM (Usaha Mikro Kecil dan Menengah) merupakan sektor yang paling merasakan dampak krisis ekonomi. Tidak sedikit para pedagang kecil yang sangat merasakan beratnya mencari pendapatan di masa-masa ini. Semuanya resah memikirkan bagaimana biaya untuk memenuhi kebutuhan hidup ke depannya. Biasanya mereka mendapatkan pendapatan yang lumayan dari upahnya menarik atau berjualan, kini semenjak orang-orang diharuskan berdiam di rumah aja pendapatan mereka turun drastis. Hal inilah yang dirasakan oleh pedagang keliling, tukang becak dan pengemudi ojek online dan pekerja harian lainnya.

 

Tidak tinggal diam, LAZ UCare Indonesia menyusuri jalanan di sekitaran Kota Bekasi untuk memberikan bantuan kepada masyarakat sekaligus pelaku ekonomi yang terdampak. Kegiatan ini dilakukan sebagai bentuk kepedulian LAZ UCare Indonesia kepada pedagang kecil, tukang becak, ojek online, serta profesi yang terdampak pandemi corona.

 

Kegiatan SPBU (Sedekah Pangan Buat Umat) ini dilakukan pada hari Selasa, 14 April 2020 di daerah Bekasi Timur sejak pukul 16.00-20.00 WIB. Alhamdulillah, kegiatan berjalan dengan lancar dan bantuan diterima oleh 30 penerima manfaat. Di antaranya adalah Pak Darsono (pedagang minuman keliling) di Hutan Kota Bekasi, Bu Ningsih di depan TransMart Bekasi dan pengemudi ojek online di Jl. Agus Salim.[/vc_column_text][/vc_column][/vc_row][vc_row][vc_column][vc_single_image image=”10235″ img_size=”full” alignment=”center”][/vc_column][/vc_row][vc_row][vc_column][vc_column_text]Bicara tentang Pak Darsono, beliau adalah pedagang minuman seduh keliling. Penghasilan saat ini ada untuk makan saja. Itupun sudah Alhamdulillah. Meskipun pandemi ramai dibicarakan, Pak Darsono masih terus berdagang. Habis kalau ngga jualan bingung juga, katanya. Kalau tidak usaha nanti tidak ada biaya untuk makan. Pria asli Indramayu ini memiliki 6 orang anak dan tinggal di Kayuringin. Ia berharap agar Corona ini bisa cepat terselesaikan.

 

“Kalau ada corona gini kan bingung. Pengennya sih pemerintah biar bisa menyesuaikan dan diselesaikan. Jadi kan kasihan orang-orang kaya kita. Biasanya dapet Rp 100.000 – Rp 150.000/hari. Semenjak ada corona, Rp 50.000 juga belum dapet.” Cerita Pak Darsono kepada Kami.

 

Selain Pak Darsono, ada juga Ibu Ningsih (nama samaran) yang merupakan pedagang cilok di depan Transmart Bekasi. Perempuan paruh baya ini asli Kuningan, yang telah merantau sejak 6 tahun lalu. Adapun pekerjaan suami adalah ojek pangkalan.

 

Menurutnya, hari-hari setelah corona datang ini membuat dagangannya sepi dan pendapatannya jadi menurun deras. Sedangkan ia dan keluarga tetap butuh makan dan biaya untuk membayar kontrakan. Biasanya ia memperoleh Rp 200.000/hari, tapi semenjak corona ini jadi Rp 50.000 ke bawah.[/vc_column_text][/vc_column][/vc_row][vc_row][vc_column][vc_single_image image=”10236″ img_size=”full” alignment=”center”][/vc_column][/vc_row][vc_row][vc_column][vc_column_text]Masih banyak lagi orang-orang yang merasakan dampak ekonomi di saat pandemi ini. Tidak hanya Pak Darsono atau Ibu Ningsih saja, tapi masih banyak orang pinggiran lainnya yang merasakan betapa beratnya perjuangan di masa ini.

 

Namun dengan bergotong royong, tentu hal-hal berat menjadi ringan. Seperti bantuan dari Sahabat yang bisa meringankan beban dan biaya hidup mereka dengan cara berbagi melalui:

https://donasi.ucareindonesia.org/bersama-lawan-corona/

 

atau melalui transfer ke:

 

BSM 7100 3000 14

Mandiri 167 000 2432 085

BNI Syariah 068 566 4701

A.n Yayasan Ukhuwah Care Indonesia

 

 

Tambahkan infaq Rp. 119 sebagai tanda donasi.

Contoh: transfer Rp. 1.000.119

 

Konfirmasi dan informasi ke

Telp. (021) 8896 0316

Hotline. 0813 9555 5868

 

Informasi lengkap dan sapa kami melalui:

Instagram : @lazucare

FB : Laz U-care ID

Twitter : LAZ Ucare

Telegram : https://t.me/UCareIndonesia

Website : https://www.ucareindonesia.org

Email : [email protected]

 

 [/vc_column_text][/vc_column][/vc_row]

More
articles