
Berdoa merupakan amalan yang disukai Allah SWT dari seorang hamba. Meski bisa dilakukan kapan saja, terdapat waktu-waktu mustajab berdoa kepada Allah. Kapan saja waktunya? Simak penjelasan lengkapnya dalam artikel di bawah ini.
Berdoa: Cara Terbaik Mendekatkan Diri kepada Allah SWT

Berdoa adalah salah satu cara terbaik untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT dan meminta pertolongan dalam berbagai masalah hidup. Berdoa juga bukti nyata dari keimanan dan ketergantungan seorang hamba kepada Allah SWT. Perintah tentang berdoa bahkan dijelaskan dalam Al-Qur’an Surat Al-Mu’min ayat 60 yang artinya:
“Berdoalah kepada-Ku, niscaya akan Aku perkenankan bagimu.”
Berdoa bisa dilakukan kapan saja. Namun, tidak semua waktu doa dapat memberikan hasil yang optimal. Berikut ini beberapa waktu mustajab berdoa kepada Allah yang dapat membantu meningkatkan kesempatan mendapatkan jawaban doa.
Baca Juga: 5 Amalan Malam Jumat Sesuai Sunah Rasulullah SAW, Apa Saja?
Waktu Mustajab Berdoa kepada Allah

Ada beberapa waktu mustajab berdoa kepada Allah SWT, dimulai dari setelah adzan, di sepertiga malam terakhir, hingga saat turun hujan. Berikut ini rinciannya.
Waktu antara Adzan dan Iqomat
Melansir NU Online, waktu jeda antara adzan dan iqomat adalah waktu mustajab untuk berdoa. Hal ini seperti hadis Rasulullah SAW yang berbunyi:
الدعاء لا يرد بين الأذان والإقامة
Artinya: “Doa di antara adzan dan iqamah tidak tertolak” (HR. Tirmidzi, 212, ia berkata: “Hasan Shahih”)
Baca Juga: 7 Golongan yang Berhak Menerima Sedekah Subuh, Siapa Saja?
Hari Jumat
Dalam sebuah hadis yang diriwayatkan oleh Abu Hurairah, Rasulullah SAW bersabda bahwa pada hari Jumat terdapat suatu waktu di mana doa seorang Muslim yang sedang melaksanakan sholat dan berdoa kepada Allah akan dikabulkan. Waktu ini menjadi momen yang sangat dianjurkan untuk memperbanyak doa karena berpeluang besar diterima.
Hari Arafah

Waktu mustajab berdoa kepada Allah SWT selanjutnya adalah saat hari Arafah. Hari Arafah adalah hari ketika para jamaah haji melakukan wukuf di Arafah, yaitu tanggal 9 Dzulhijjah.
Pada hari tersebut dianjurkan memperbanyak doa, baik bagi jamaah haji maupun bagi seluruh kaum Muslimin yang tidak sedang menunaikan ibadah haji.
Saat Berpuasa hingga Menjelang Berbuka
Doa orang yang berpuasa hingga menjelang berbuka termasuk doa yang tidak akan tertolak. Ini menunjukkan bahwa selama menjalani ibadah puasa, baik di bulan Ramadhan maupun puasa sunah, umat Islam dianjurkan untuk memperbanyak doa, terutama menjelang berbuka.
Baca Juga: Sedekah Subuh untuk Lansia dan Janda Dhuafa: Ringankan Beban, Penuhi Kebutuhan Harian
Saat Turun Hujan

Hujan merupakan nikmat Allah Ta’ala. Oleh karena itu tidak boleh mencelanya. Sebagian orang merasa jengkel dengan turunnya hujan, padahal yang menurunkan hujan tidak lain adalah Allah Ta’ala.
Oleh karena itu, daripada tenggelam dalam rasa jengkel lebih baik memanfaatkan waktu hujan untuk berdoa memohon apa yang diinginkan kepada Allah. Pasalnya ketika turun hujan merupakan waktu mustajab untuk berdoa.
Malam Lailatul Qadar
Pada malam ini dianjurkan memperbanyak ibadah termasuk memperbanyak doa. Sebagaimana yang diceritakan oleh Ummul Mu’minin Aisyah Radhiallahu’anha:
“Aku bertanya kepada Rasulullah: Wahai Rasulullah, menurutmu apa yang sebaiknya aku ucapkan jika aku menemukan malam Lailatul Qadar? Beliau bersabda: Berdoalah:
اللهم إنك عفو تحب العفو فاعف عني
Artinya: “Ya Allah, sesungguhnya engkau Maha Pengampun dan menyukai sifat pemaaf, maka ampunilah aku” (HR. Tirmidzi, 3513, Ibnu Majah, 3119, At Tirmidzi berkata: “Hasan Shahih”)
Baca Juga: 5 Keutamaan Zakat, Menghapus Dosa hingga Mendatangkan Keberkahan
Sepertiga Malam Terakhir

Sepertiga malam terakhir merupakan salah satu waktu mustajab untuk berdoa. Meski begitu, sebagian besar umat manusia lebih memilih melanjutkan mimpi dalam tidurnya. Rasulullah SAW bersabda dalam sebuah hadis:
“Sesungguhnya pada malam hari itu ada suatu waktu yang jika kebetulan seorang muslim berdoa meminta kebaikan dunia dan akhirat ketika itu, maka Allah akan mengabulkan doanya. Dan waktu yang mustajab itu ada terus setiap malam.” (HR Ahmad dan Muslim)
Itulah waktu-waktu mustajab berdoa kepada Allah SWT yang perlu diketahui. Pilihlah waktu mustajab berdoa tersebut agar meningkatkan kesempatan mendapatkan jawaban doa. Aamiin yaa robbal ‘alamiin.


