Muslim Wajib Tahu, Waktu Pelaksanaan Puasa Syawal dan Niatnya
puasa Syawal atau qadha Ramadhan

Date

Facebook
Twitter
WhatsApp
Telegram

Daftar Isi

waktu pelaksanaan puasa Syawal

Salah satu amalan yang disunahkan pada bulan Syawal setelah Idul Fitri adalah puasa Syawal. Pahala puasa ini disebut seperti kita berpuasa sepanjang tahun. Lantas, kapan waktu pelaksanaan puasa Syawal?

Anjuran tentang Puasa Syawal

waktu pelaksanaan puasa Syawal

Sebelum mengetahui waktu pelaksanaan puasa Syawal, simak terlebih dulu penjelasan mengenai anjuran tentang puasa tersebut.

Puasa Syawal adalah puasa sunah yang dilaksanakan pada bulan Syawal, tepatnya setelah merayakan Hari Raya Idul Fitri. Umat Muslim sudah bisa berpuasa pada 2 Syawal untuk meraih keutamaannya. Anjuran puasa Syawal dijelaskan Rasulullah SAW dalam sebuah hadis yang berbunyi:

“Sungguh Rasulullah SAW bersabda, “Siapa yang berpuasa Ramadhan, kemudian diiringi dengan puasa enam hari di bulan Syawal, maka ia seperti berpuasa sepanjang tahun.” (HR Muslim no 1164)

Puasa Syawal juga bisa menjadi tanda-tanda diterimanya puasa di bulan Ramadhan. Meski begitu, umat Muslim yang hendak berpuasa perlu tahu, berapa hari waktu pelaksanaan puasa Syawal?

Baca Juga: Happiness Ramadhan 1447 H: Berbagi Paket Buka Puasa di Bekasi Barat

Waktu Pelaksanaan Puasa Syawal

waktu pelaksanaan puasa Syawal

Melansir laman MUI, persis satu hari setelah Idul Fitri, menurut Mazhab Imam Syafii, Imam Ahmad, dan ulama lainnya, umat Islam dianjurkan melaksanakan puasa Syawal selama enam hari.

Bila memungkinkan, puasa bisa dilakukan secara langsung enam hari berturut-turut pada 2-7 Syawal. Namun, orang yang berpuasa di luar tanggal itu, sekalipun tidak berurutan, tetap mendapat keutamaan puasa Syawal seperti pahala puasa wajib setahun penuh.

Baca Juga: Penyaluran Zakat Fitrah dan Sembako Mulia Ramadhan 1447 H: Sebarkan Kebahagiaan Sederhana

Niat Puasa Syawal

waktu pelaksanaan puasa Syawal

Setelah mengetahui waktu pelaksanaan puasa Syawal, berikut ini lafal niat puasa Syawal yang bisa dibaca:

نَوَيْتُ صَوْمَ غَدٍ عَنْ أَدَاءِ سُنَّةِ الشَّوَّالِ لِلّهِ تَعَالَى

Nawaitu shauma ghadin ‘an adâ’i sunnatis Syawwali lillahi ta‘âlâ.

Artinya: “Aku berniat puasa sunnah Syawal esok hari karena Allah.”

Demikian penjelasan mengenai waktu pelaksanaan puasa Syawal berapa hari. Semoga kita bisa menyempurnakan ibadah Ramadhan kita dengan melaksanakan puasa sunah di bulan Syawal.

More
articles

Scroll to Top