Zakat Menanggulangi Pandemi, Benarkah?

Date

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on whatsapp
WhatsApp
Share on telegram
Telegram

[vc_row][vc_column][vc_single_image image=”10295″ img_size=”full ” alignment=”center”][/vc_column][/vc_row][vc_row][vc_column][vc_single_image image=”10295″ img_size=”full” alignment=”center”][/vc_column][/vc_row][vc_row][vc_column][vc_column_text]Di masa pandemi, peran zakat untuk menghadapi situasi ini sangatlah besar. Apalagi, Zakat yang diyakini selama ini merupakan alternatif untuk mengatasi kemiskinan juga wabah penyakit. Dari waktu ke waktu, pengelolaan zakat pun diprediksi akan terus meningkat. Apalagi di masa sekarang ini.

 

Dengan segala kemungkinan alokasi dana yang ada, maka zakat dapat disalurkan untuk program-program ekonomi dalam mengatasi efek pandemi Covid-19. Cukuplah peran LAZ sebagai penyalur dan pendistribusi dana zakat. Tanpa harus berfokus kepada bagaimana cara pengobatan virus, karena itu sudah dikerahkan kepada para tenaga medis dan ahlinya. Biarkan itu menjadi amanah mereka dalam lingkup sisi kesehatannya.

 

Namun, peran LAZ dan zakat itu sendiri lebih difokuskan kepada upaya sekaligus solusi untuk menghadapi pandemi, terutama dalam peranan untuk ekonomi, kesejahteraan dan dakwah itu sendiri.

 

Benar jika zakat adalah upaya untuk menanggulangi pandemi atau efek dari pandemi itu sendiri. Sebab, zakat sebagai solusi ekonomi bagi umat. Di antaranya dapat membantu biaya operasional bagi keluarga penderita yang terinfeksi Covid-19. Terutama bagi mereka yang menjadi tulang punggung atau kepala keluarga tentu membutuhkan bantuan untuk mendukung pengobatan atau kebutuhan pangan keluarganya.

 

Bukan hanya bagi keluarga yang suspect, tapi juga bagi keluarga miskin dan mereka yang rentan tertular tentu peran zakat saat ini sangat diprioriaskan. Dari dana zakat yang ada, dapat membantu untuk mengurangi beban kebutuhan pangan mereka. Sehingga dengan bantuan tersebut diharapkan tidak ada cerita kelaparan atau kekurangan makanan di masa pandemi.

 

Dari dana zakat juga bisa diberdayakan untuk memberikan bantuan disinfektan, hand sanitizer atau masker untuk mencegah penularan virus Corona. Menekan masyarakat agar tidak tertular atau menularkan, sekaligus membantu tenaga medis yang berada di garda terdepan agar tidak kewalahan akibat banyaknya pasien yang terus bertambah.

 

Dengan zakat juga, dapat memberikan edukasi kepada muzakki dan mustahiq agar lebih semangat dalam memberikan bantuan untuk sesama di masa sulit ini. Terutama kesulitan pada ekonomi pasti sangat dirasakan bagi pedagang kecil, buruh harian atau pekerja informal dimana mereka mengandalkan pendapatan dari jalanan. Yang mana untuk mencukupi kebutuhan pokok saat ini dirasa lebih berat.

 

Seperti yang kita tahu, pandemi ini tidak hanya melahirkan korban kesehatan tapi juga melahirkan korban ekonomi. Apalagi, ini karena pendapatan mereka turun drastis, otomatis ekonominya pun ikut meringis. Di sinilah peran zakat hadir di tengah masyarakat. Apalagi bagi masyarakat pra sejahtera tentu amat berguna. Terkadang yang kecil di mata sebagian orang, justru menjadi sesuatu besar yang sangat berguna sekali bagi orang yang lain.

 

Dalam zakat di masa pandemi ini juga sebagai tombak ukur keimanan kita, sejauh mana kita menjadi manusia yang bermanfaat untuk sesama. Sejauh mana kita tunjukkan nilai kemanusiaan dan sosial untuk orang-orang di sekitar kita. Dari sini seharusnya kita menyadari, ada begitu banyak manfaat dan peran zakat. Baik sebelum pandemi, apalagi di masa pandemi seperti hari ini.

 

Zakat yang dikeluarkan oleh muzakki sebagai upaya betapa giroh atau semangatnya seorang hamba untuk berbagi, tapi juga sebagai wujud kepatuhan kepada perintah Rabbnya Yang Maha Gagah.

 

Namun, tidak bisa sendiri untuk menjadikan zakat sebagai solusi di tengah pandemi. Perlu bantuan dan dukungan dari banyak pihak. Perlu gotong royong dari banyak masyarakat agar kita bisa bersama-sama melawan pandemi ini.

 

Biarlah tugas kita ikhtiar dunia dan langit. Selebihnya kita pasrahkan kepadaNya…

InsyaAllah, kita bisa bersama-sama melalui semua ini.

 

Jangan khawatir meski Sahabat #DirumahAja sahabat tetep bisa tunaikan zakatnya tanpa harus ke luar rumah.

 

Sahabat bisa menyalurkannya melalui transfer ke:

 

BSM 7100 3000 14

Mandiri 167 000 2432 085

BNI Syariah 068 566 4701

A.n Yayasan Ukhuwah Care Indonesia

 

 

Tambahkan infaq Rp. 119 sebagai tanda donasi.

Contoh: transfer Rp. 1.000.119

 

Konfirmasi dan informasi ke

Telp. (021) 8896 0316

Hotline. 0813 9555 5868

 

Informasi lengkap dan sapa kami melalui:

Instagram : @lazucare

FB : Laz U-care ID

Twitter : LAZ Ucare

Telegram : https://t.me/UCareIndonesia

Website : https://www.ucareindonesia.org

Email : [email protected]

 [/vc_column_text][/vc_column][/vc_row]

More
articles