1 Rajab 1447 H Kapan? Ini Keutamaan, Doa, dan Amalan yang Dianjurkan
peristiwa penting di bulan rajab

Date

Facebook
Twitter
WhatsApp
Telegram

Daftar Isi

1 Rajab 1447 H

Rajab adalah salah satu bulan mulia yang memiliki keistimewaan di dalam Islam. Bulan ini juga jadi penanda semakin dekatnya kita kepada bulan Ramadan. Lantas 1 Rajab 1447 H kapan datangnya? Simak penjelasan di bawah ini sekaligus keutamaan, doa, dan amalan yang dianjurkan.

Bulan Rajab: Salah Satu Bulan Haram dalam Islam

1 Rajab 1447 H

Tanpa terasa umat Islam telah memasuki pekan terakhir Jumadil Akhir. Ini artinya 1 Rajab 1447 H segera tiba.

Rajab sendiri merupakan bulan ketujuh dalam Kalender Hijriah dan merupakan salah satu dari empat bulan yang dimuliakan (disebut Syahrul Hurum atau Bulan Haram), bersama Muharram, Dzulqa’dah, dan Dzulhijjah.

Berdasarkan kalender resmi Kemenag, 1 Rajab 1447 H jatuh pada tanggal 21 Desember 2025. Berdasarkan Kalender Hijriah Global Tunggal (KHGT) 1 Rajab 1447 Hijriah juga ditetapkan pada 21 Desember 2025. Mengingat Hijriah menggunakan penanggalan bulan (qamariyah), maka malam 1 Rajab terjadi pada 20 Desember petang.

Baca Juga: Penyaluran Bantuan ke Aceh Tamiang: Bangkitkan Harap di Tengah Gelap

Keutamaan Bulan Rajab

1 Rajab 1447 H

Setelah mengetahui 1 Rajab 1447 H kapan, penting untuk mengetahui apa saja keutamaan bulan Rajab. Berikut ini beberapa keutamaannya:

1. Bulan Haram

Bulan Rajab termasuk bulan suci yang dimuliakan Allah SWT, bersama Zulkaidah, Zulhijah, dan Muharram, di mana dosa lebih besar dan pahala kebaikan berlipat ganda.

2. Momen Isra Miraj

Terjadi peristiwa luar biasa Nabi Muhammad SAW melakukan perjalanan malam dari Masjidil Haram ke Masjidil Aqsa dan naik ke langit, menjadi pengingat kebesaran Allah.

Baca Juga: UCare Indonesia Salurkan Bantuan ke Korban Banjir dan Tanah Longsor di Sumbar

3. Bulan Ampunan dan Persiapan Ramadan

1 Rajab 1447 H

Pada bulan Rajab umat Islam dianjurkan untuk memperbanyak istighfar. Bulan ini juga menjadi “bulan menanam benih” kebaikan dan melatih diri, sehingga siap menyambut Ramadan dengan jiwa yang bersih.

4. Pahala yang Dilipatgandakan

Pada bulan Rajab, amal saleh seperti sedekah, puasa sunah, dan sholat sunah akan mendapatkan ganjaran berupa pahala yang dilipatgandakan.

Doa 1 Rajab 1447 H

1 Rajab 1447 H

Saat memasuki malam 1 Rajab 1447 H, umat Islam dianjurkan untuk memperbanyak membaca doa. Salah satunya yaitu doa yang diajarkan oleh Rasulullah SAW untuk memohon keberkahan dan perjumpaan dengan Ramadan.

Berikut ini doanya:

اَللّٰهُمَّ بَارِكْ لَنَا فِي رَجَبَ وَشَعْبَانَ وَبَلِّغْنَا رَمَضَانَ

Latin: Allahumma barik lana fi Rajaba wa Sya’bana wa ballighna Ramadan.

Artinya: “Ya Allah, berkahi kami di bulan Rajab dan Sya’ban, dan sampaikanlah kami ke bulan Ramadan.”

Baca Juga: Bentuk-bentuk Sedekah Jumat, Amalan Mulia Penuh Keberkahan

Amalan yang Dianjurkan

1 Rajab 1447 H

Terdapat beberapa amalan sunah yang dianjurkan bagi umat Islam saat memasuki bulan Rajab. Apa saja?

1. Memperbanyak Doa

Membaca doa khusus saat memasuki Rajab: “Allaahumma baariklanaa fii rajabawa syabaana, wa ballighnaa ramadhaana.”.

2. Puasa Sunah

Puasa di bulan Rajab sangat dianjurkan karena keutamaannya, bisa puasa sunah Senin-Kamis, Daud, atau puasa umum di bulan haram.

3. Bertaubat

1 Rajab 1447 H

Umat Islam juga dianjurkan untuk bertaubat dan memperbanyak istighfar agar memperoleh ampunan dari Allah SWT.

4. Sholat Sunah

Memasuki 1 Rajab 1447 H dan seterusnya, umat Islam juga disunahkan untuk memperbanyak sholat sunah seperti Dhuha, Tahajud, dan sholat sunah malam 1 Rajab.

Baca Juga: Bantuan Bencana Sumatera Gelombang Pertama Sudah Hadir di 3 Titik Terdampak

5. Sedekah

1 Rajab 1447 H

Bersedekah dan membantu sesama juga sangat dianjurkan pada bulan Rajab. Pasalnya, Allah akan melipatgandakan pahala bagi umat Islam yang berbuat baik di bulan tersebut.

Itulah penjelasan mengenai 1 Rajab 1447 H kapan, sekaligus penjelasan mengenai keutamaan, doa, dan amalan yang dianjurkan bagi umat Muslim. Semoga Allah senantiasa melimpahkan keberkahan bagi kita semua dan mempertemukan kita kembali dengan Ramadan. Aamiin yaa Robbal ‘Alamiin.

More
articles

Scroll to Top