Apa Itu Zakat Investasi? Ini Pengertian, Syarat, dan Cara Menghitungnya
apakah harta warisan wajib dizakati

Date

Facebook
Twitter
WhatsApp
Telegram

Daftar Isi

apa itu zakat investasi

Salah satu harta yang wajib dizakati bagi umat Islam adalah zakat investasi. Zakat investasi memiliki ketentuan tersendiri yang penting untuk dipahami agar harta kita tetap berkah. Simak penjelasan mengenai apa itu zakat investasi lengkap dengan pengertian, syarat, dan cara menghitungnya.

Pengertian Zakat Investasi

apa itu zakat investasi

Mengutip BAZNAS, dalam istilah Fiqih zakat investasi disebut dengan zakat “almustaghillat.” Lalu apa pengertian zakat investasi?

Zakat investasi adalah zakat yang dikeluarkan atas keuntungan atau nilai aset investasi, seperti saham, properti, tabungan, reksa dana, dan lainnya yang telah mencapai nisab dan haul.

Allah SWT memerintahkan umat Islam untuk menunaikan zakat sebagai bentuk ibadah dan cara membersihkan harta, salah satunya dijelaskan dalam Al-Qur’an Surat At-Taubah ayat 103 yang artinya:

“Ambillah zakat dari sebagian harta mereka, dengan zakat itu kamu membersihkan dan menyucikan mereka …” (Q.S. At-Taubah: 103).

Baca Juga: 7 Jenis Harta yang Wajib Dizakati Umat Muslim, Apa Saja?

Ketentuan dan Syarat Zakat Investasi

apa itu zakat investasi

Setelah mengetahui apa itu zakat investasi, penting untuk mengetahui ketentuannya. Ketentuan zakat investasi mewajibkan umat Muslim membayarkan 2,5 persen dari nilai aset investasi jika telah memenuhi syarat nisab setara 85 gram emas dan haul (satu tahun kepemilikan).

Baca Juga: Zakat Akhir Tahun: Pengertian, Jenis, dan Cara Menghitungnya

apa itu zakat investasi

Adapun syarat wajib zakat investasi adalah sebagai berikut:

  • Kepemilikan sempurna: aset harus halal dan dimiliki sepenuhnya
  • Mencapai nisab: setara 85 gram emas
  • Mencapai haul: satu tahun hijriah

Baca Juga: Catat! Jadwal Puasa Sunah Rajab 2025 dan Cara Mengerjakannya

Cara Menghitung Zakat Investasi

apa itu zakat investasi

Setelah mengetahui apa itu zakat investasi, ketentuan, dan syaratnya, selanjutnya kita perlu memahami cara menghitung zakat investasi. Berikut ini caranya:

1. Hitung total pendapatan atau keuntungan bersih dari investasi dalam setahun.

2. Kurangi dengan kebutuhan pokok atau pengeluaran yang dibolehkan, seperti biaya operasional investasi.

3. Pastikan jumlah akhir mencapai nisab.

4. Bayarkan zakat sebesar 2,5 persen dari total keuntungan bersih.

Demikian penjelasan mengenai apa itu zakat investasi lengkap dengan ketentuan, syarat, dan cara menghitungnya. Kamu bisa menunaikan zakat melalui LAZ UCare Indonesia di sini.

More
articles

Scroll to Top